Tingkat Kebugaran Jasmani Mahasiswa Semester III Program Studi PJKR

Authors

  • Fredik Edison Nope Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Universitas Kristen Artha Wacana, Indonesia
  • Yahya Jecson Palinata Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Universitas Kristen Artha Wacana, Indonesia
  • Julian Jeminel Leko Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Universitas Kristen Artha Wacana, Indonesia
  • Ramona Mathias Mae Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Universitas Kristen Artha Wacana, Indonesia

Keywords:

Tingkat Kebugaran, Jasmani

Abstract

Tes kebugaran jasmani yang selama ini dilakukan, dijadikan sebagai parameter dalam menentukan kebugaran jasmani peserta didik. Tes Kebugaran Jasmani Indonesia (TKJI) merupakan batteru test yang terdiri dari beberapa item tes yaitu (1) tes lari cepat (2) tes pull up (3) tes baring duduk (sit-up) (4) loncat tegak (5) lari jarak sedang. Bagi mahasiswa kebugaran jasmani hal yang bermanfaat dalam melakukan aktivitas belajar. Pelaksanaan pembelajaran pada program studi PJKR menitikberatkan pada aktivitas jasmani dan olahraga, sehingga setiap mahasiswa diwajibkan agar dapat melaksanakan proses pembelajaran dengan kondisi tubuh yang bugar. Pendekatan penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 28 orang yang terdiri dari 18 orang putra dan 10 orang putri dengan menggunakan instrument Tes Kebugaran Jasmani Indonesia (TKJI) untuk usia 16-19 tahun. Hasil analisis komponen Tes Kebugaran Jasmani Indonesia (TKJI) pada putra PJKR semester III diperoleh tidak ada yang berkategori Baik Sekali dan Baik, 5 orang mahasiswa (27,78%) berkategori Sedang, 13 orang mahasiswa (72,22%) berkategori Kurang dan tidak ada yang berkategori Kurang Sekali. Tingkat kebugaran jasmani mahasiswa putri PJKR UKAW Semester III diperoleh tidak ada yang berkategori Baik Sekali dan Baik, 1 orang mahasiswa (10%) berkategori Sedang, 6 orang mahasiswa (60%) berkategori Kurang dan 3 orang mahasiswa (30%) berkategori Kurang Sekali.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdul, R., Bambang, I., & Fachrudin. (2021). Tingkat Kebugaran Jasmani pada Siswa Ekstrakurikuler Futsal di SMA Negeri 1 Tegalwaru. Riyadhoh: Jurnal Pendidikan Olahraga. Vol 4. No 2. Hal 71-81. DOI: http://dx.doi.org/10.31602/rjpo.v4i2.5267

Arikunto, Suharsimi. (2010). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Azwar, Saifuddin. (2007). Metode Penelitian.Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Giriwiyono Santoso Y.S. (2005). Manusia dan Olahraga. Bandung: Institut Teknologi Bandung.

Imam, S & Rudy, S. (2021). Pengaruh Latihan Senam Ayo Bersatu Terhadap Peningkatan Kebugaran Jasmani Mahasiswi Akbid Wahana Husada. Riyadhoh: Jurnal Pendidikan Olahraga. Vol 4. No 2. Hal 124-130. DOI: http://dx.doi.org/10.31602/rjpo.v4i2.5936

Irianto, & Pekik Djoko. (2011). Pedoman Praktis Berolahraga Untuk Kesegaran dan Kesehatan.Yogyakarta: Andi Offset.

Kemendiknas (2010). Tes Kesegaran Jasmani Indonesia (TKJI). Jakarta: Pusat Pengembangan Kualitas Jasmani.

Komarudin. (2016). Penilaian Hasil Belajar. Bandung: PT Remaja Rosdakarya Offset.

Lutan, Rusli. (2001). Asas-Asas Pendidikan Jasmani. Jakarta: Depdiknas

Sanjaya,Wina. (2009). Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta: Prenada.

Sugiyono (2006). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Suharjana (2013). Kebugaran Jasmani. Yogyakarta: Jogja Global Media.

Downloads

Published

2023-05-23

How to Cite

Nope, F. E. ., Palinata, Y. J. ., Leko, J. J. ., & Mae, R. M. . (2023). Tingkat Kebugaran Jasmani Mahasiswa Semester III Program Studi PJKR. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(2), 4669–4678. Retrieved from https://jptam.org/index.php/jptam/article/view/6448

Issue

Section

Articles of Research

Citation Check