Kelayakan Pati Bengkuang (Pachyrhizus Erosus) dan Kunyit (Curcuma Domestica) Sebagai Lulur Tradisional untuk Perawatan Kulit Kering

Authors

  • Yunanda Yunanda Tata Rias Dan Kecantikan, Universitas Negeri Padang, Indonesia
  • Rahmiati Rahmiati Tata Rias Dan Kecantikan, Universitas Negeri Padang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/jptam.v7i3.10635

Keywords:

Bengkuang (Pachyrhizus Erosus, Kunyit (Curcuma Domestica), Lulur Tradisional

Abstract

Penampilan fisik bagi seorang wanita menjadi cantik, awet muda, dan menarik itu penting. Lulur adalah kosmetika yang digunakan untuk merawat dan membersihkan kulit dari kotoran dan sel kulit mati. Lulur terbagi beberapa bentuk sediaan yaitu lulur bubuk, lulur krim. Salah satu buah-buahan sering dimanfaatkan sebagai kosmetik adalah bengkuang (Pachyrhizus erosus) yang mengandung antioksidan vitamin C, flavonoid, dan saponin yang merupakan tabir surya alami untuk mencegah kerusakan kulit oleh radikal bebas. Salah satu bahan tradisional yang digunakan dalam pengawetan kosmetik ialah tanaman kunyit (Curcuma domestica), penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pembuatan dan kandungan vitamin C, uji pH dan flavonoid pati bengkuang (Pachyrhizus erosus) dan kunyit (Curcuma domestica) sebagai lulur tradisional untuk kulit kering serta untuk menganalisis kelayakan yang dilihat dari tekstur, aroma, daya lekat, dan kesukaan penelis. Panelis terdiri dari 2 orang dosen Tata Rias FPP UNP, 2 orang industri salon dan 3 orang mahasiswa UNP. Metode Penelitian ini merupakan pendekatan kuantitatif, dengan desain eksperimen. Hasil Penelitian 1 kg bengkuang (Pachyrhizus erosus)  yang telah bersih dari kulitnya dan menghasilkan 40gr pati bengkuang (Pachyrhizus erosus), Uji pH yang didapat pada penelitian ini yaitu (F1= 5,5), (F2= 6) dan (F3= 6,5) dengan tekstur halus, cukup beraroma khas kunyit(Curcuma domestica). Dapat disimpulkan bahwa lulur mempunyai daya lekat, hasil hedonik didapatkan Formulasi tiga (F3) yang disukai oleh panelis.

References

Indratmoko, S., & Widiarti, M. (2017). Formulasi dan uji sifat fisik lulur serbuk kulit buah manggis (Garcinia mangostana Linn) dan serbuk kopi (Coffea arabica Linn) untuk perawatan tubuh. Jurnal Kesehatan Al-Irsyad, 18-23.

Ittiqo, D. H., Ardiansyah, A., & Fitriana, Y. (2021). Formulasi dan Uji Kecerahan Ekstrak Krim Lulur Daun Kelor (Moringa oleifera) Sebagai Pemutih Kulit Pada Tikus Putih (Rattus norvegicus). Lumbung Farmasi: Jurnal Ilmu Kefarmasian, 2(1), 39-44..

Idzati, Eka Maulana, et al. "Pra Desain Pabrik Propilen Glikol melalui Proses Hidrogenasi Gliserol." Journal of Fundamentals and Applications of Chemical Engineering (JFAChE) 1.2 (2020): 22-25.

Maryanto, Duwi, S. T. Tri Widayatno, and M. Mujiburrohman. Prarancangan Pabrik Sorbitol Dengan Proses Hidrogenasi Katalitik Kapasitas 65.000 Ton/Tahun. Diss. Universitas Muhammadiyah Surakarta, 2017.

Pramuditha, N. (2016). Uji Stabilitas Fisik lulur Krim Dari Ampas Kelapa (Cocos nucifera L.) Dengan Menggunakan Emulgator Anionik Dan Nonionik (Doctoral dissertation, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar).

Rusmana, W. E. (2019). Formulasi lotion organik ekstrak kulit manggis (Garcinia mangostana L.) dan uji efektivitas terhadap ph kulit. INFOKES (Informasi Kesehatan), 3(2), 102-114

Sugiyono. (2008). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung : Alfabeta.

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif,. Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Tranggono, I.R. dan F. Latifah. 2007. Buku Pegangan Ilmu Pengetahuan Kosmetik. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Downloads

Published

11-11-2023

How to Cite

Yunanda, Y., & Rahmiati, R. (2023). Kelayakan Pati Bengkuang (Pachyrhizus Erosus) dan Kunyit (Curcuma Domestica) Sebagai Lulur Tradisional untuk Perawatan Kulit Kering. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(3), 25345–25351. https://doi.org/10.31004/jptam.v7i3.10635

Issue

Section

Articles of Research

Citation Check