Metode Pembelajaran Berbasis Perkembangan Motorik Kasar Anak Usia Dini di Taman Kanak-Kanak Twin Course Pasaman Barat

Main Article Content

Harmi Saputri
Azi Matur Rahmi

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh kemampuan motorik kasar pada anak usia dini di taman kanak-kanak Twin Course Kabupaten Pasaman Barat. Pada TK tersebut telah terlaksana pembelajaran motorik kasar dengan baik. Pada saat senam, dan kegiatan olahraga terlihat anak mahir dalam melakukan kegiatan, seperti melompat dengan baik, lari santai. Begitu pula lembaga ini banyak memenangkan lomba-lomba olahraga yang berhubungan dengan motorik kasar. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pegumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Metode Pembelajaran Berbasis Perkembangan Motorik Kasar Anak Usia Dini Di Taman Kanak-Kanak


Twin Course Pasaman Barat sudah baik. Pembelajaran motorik kasar anak usia dini yaitu dilakukan dengan gerakan eksplorasi berupa metode yang digunakan anak membiarkan bebas bergerak di dalam atau diluar ruangan., gerakan ritmit atau berirama berupa gerakan senam, menari, dan gerakan gerakan yang senada serasi yang dilakukan anak berkelompok dan gerakan menguji diri berupa berjalan diatas papan titian, gerakan senangang diatur bentuknya, gerakan menggunakan balok dan berjalan diatas balok dengan memindahkan balok kedepan satu persatu agar anak tidak jatuh ketanah

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Saputri, H. ., & Rahmi, A. M. . (2021). Metode Pembelajaran Berbasis Perkembangan Motorik Kasar Anak Usia Dini di Taman Kanak-Kanak Twin Course Pasaman Barat. Jurnal Pendidikan Tambusai, 5(1), 659–664. Retrieved from https://jptam.org/index.php/jptam/article/view/1003
Section
Articles of Research

References

Apriani, Arini. 2017. Penerapan Tari Kreatif Dengan Eksplorasi Imagery Lingkungan Hidup Anak Usia Dini. 486-1-10-20171129.

Asep Rohendi & Laurens Saba. 2017. Perkembangan Motorik. Bandung: Alfabeta.

Agus Mahendra. 2007. Teori Belajar Mengajar Motorik. Bandung: FPOK-UPI.

Bebbi Oktara. 2010. Cabang Olahraga Populer Aktifitas Ketangkasan dan Bela Diri. Depok: Binamuda Ciptakreasi.

Mulyasa. 2012. Manajemen PAUD. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Mulyasa. 2012. Manajemen PAUD. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Moleong, L Lexy. 2008. Metodologi Penelitian Kualitatif. USA: Rosda.

Lestari, Ayu. 2015. Hubungan Antara Latihan Senam Irama Dengan Kemampuan Gerakan Terkoordinasi Anak Usia Dini. 294952968.

Trianto. 2011. Desain Pengembangan Pembelajaran Tematik Bagi Anak Usia Dini TK/RA &Anak kelas awal SD/MI. Jakarta: Kencana Prenada Media Group

Samsudin. (2008). Pembelajaran Motorik di Taman Kanak-Kanak. Prenada Media Grup: Jakarta

Sujiono, Yuliani. (2009). Konsep Dasar PAUD. Jakarta: Universitas Terbuka.

Suyadi & Maulidya Ulfah. 2013. Konsep Dasar paud.Yogyakarta: PT Remaja Rosda Karya.

Suryana, Dadan. 2013. Pendidikan Anak Usia Dini (teori dan praktik pembelajaran). Padang : Unp Press.

Suryana, Dadan. 2018. Pendidikan Anak Usia Dini Stimulasi dan Aspek Perkembangan Anak. Padang: Prenadamedia Group.

Yuliansih. (2015). Pengaruh Senam Irama Terhadap Kemampuan Motorik Anak Usia 5 Tahun. Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Yulsyofriend. 2013. Permainan Membabaca dan Menulis Anak usia dini. Padang: Sukabina.