Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Intergritas Laporan Keuangan pada Perusahaan Manufaktur

Main Article Content

Muh. Syahru Ramadhan
Rizkiana Iskandar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh independensi auditor, komisaris independen, ukuran dewan komisaris, komite audit, kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional, kualitas audit, serta integritas ukuran keuangan perusahaan. melaporkan. Populasi penelitian dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur. Sedangkan pengambilan sampel secara purposive dilakukan dengan teknik pengambilan sampel dan pengumpulan data berupa laporan keuangan tahunan 2014-2018. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan variabel independen berpengaruh terhadap variabel dependen. Sedangkan variabel pengujian audit parsial komite audit, kualitas audit, dan ukuran perusahaan berpengaruh terhadap integritas laporan keuangan. Sedangkan variabel independensi auditor, komisaris independen, ukuran dewan komisaris, kepemilikan manajerial, dan kepemilikan institusional tidak berpengaruh terhadap integritas laporan keuangan. Nilai Adjusted R-square yang menunjukkan kemampuan model dalam menjelaskan variabel dependen sebesar 87,1%, sedangkan sisanya sebesar 12,9% dipengaruhi oleh variabel lain di luar model penelitian ini

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Ramadhan, M. S. ., & Iskandar, R. . (2021). Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Intergritas Laporan Keuangan pada Perusahaan Manufaktur . Jurnal Pendidikan Tambusai, 5(1), 849–858. Retrieved from https://jptam.org/index.php/jptam/article/view/1040
Section
Articles of Research

References

Amalia, Dewi. 2013. Pengaruh Karakteristik Perusahaan terhadap Corporate Social Responsibility Disclosure di Bursa Efek Indonesia. Media Riset Akuntansi. Volume 3, Nomor 1, Hlm 34–47. Jakarta: Universitas Bakrie.

Arens, Alvin A., Randal J. Elder, dan Mark S. Beasley. 2008. Auditing dan Pelayanan Verifikasi. Ed. 9. Jakarta: PT INTERMASA.

Astria, Tia. 2011. Analisis Pengaruh Audit Tenure, Struktur Corporate Governance, dan Ukuran KAP terhadap Integritas Laporan Keuangan. Skripsi. Semarang: Universitas Diponegoro. Didapatkan: http://eprints.undip.ac.id (diakses 2 September 2014).

Baridwan, Zaki. 2000. Intermediate Accounting. Edisi. 7. Yogyakarta: BPFE UGM.

Christiawan, Jogi Yulius., dan Josua Tarigan. 2007. “Kepemilikan Manajerial: Kebijakan Hutang, Kinerja dan Nilai perusahaan”. Jurnal Akuntansi dan Keuangan (Mei), Hlm. 1–8. Didapatkan: http://cpanel.petra.ac.id (diakses 8 Juli 2014).

Citra, Nesia Elva. 2013. Pengaruh Mekanisme Good Corporate Governance dan Kualitas Audit terhadap Integritas laporan keuangan (Studi Empiris pada Badan Usaha Milik Negara di Kota Padang).Skripsi. Volume 1, Nomor 3, Hlm 1–26. Padang: Universitas Negeri Padang. Didapatkan: http://ejournal.unp.ac.id (diakses 28 Desember 2014).

Dirgantari, Novi. 2002. Analisis terhadap Perbedaan Ekstensifikasi Praktek Sosial Disclosure pada Perusahaan–perusahaan Emiten di Bursa Efek Jakarta Berdasarkan Tipe Industri dan Ukuran perusahaan. Tesis. Semarang: Universitas Diponegoro. Didapatkan: http://eprints.undip.ac.id (diakses 28 Desember 2014).

Efrianti, Desi. 2012. Pengaruh Kepemilikan Institusional, Komisaris Independen dan Komite Audit terhadap Integritas Informasi Laporan Keuangan. Jurnal Ilmiah Ranggagading (Oktober), Hlm.119–127. (diakses 2 Januari 2012).

Febrian, Bayu. 2007. Pangaruh Pengungkapan Sukarela, Beta Saham, dan Ukuran perusahaan terhadap Cost of Euity Capital pada Perusahaan Manufaktur yang Go Publik di Indonesia. Skripsi. Malang: Universitas Brawijaya (diakses 28 Desember 2014).

Gayatri, Ida Ayu, Sri dan I Dewa Gede Dharma Saputra. 2013. Pengaruh Corporate Governance, Ukuran Perusahaan dan Leverage terhadap Integritas Laporan Keuangan. E–Jurnal Akuntansi, Hlm. 345–360. Bali: Universitas Udayana. Didapatkan: http://ojs.unud.ac.id (diakses 28 Desember 2014).

Ghozali, Imam 2011. Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS 19.

Semarang: Badan Penerbit UNDIP.

Halim, Abdul. 2001. Auditing (Dasar–dasar Audit Laporan Keuangan). Yogyakarta: UPP AMP YKPN.

Hardiningsih, Pancawati. 2010. “Pengaruh Independensi, Corporate Governance, dan Kualitas Audit terhadap Integritas Laporan Keuangan.” Semarang: Universitas Diponegoro. Didapatkan: http://www.unisbank.ac.id (diakses 8 Juli 2014).

Ikatan Akuntan Indonesia. 2012. Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan. Jakarta: Salemba Empat.

Indriantoro, Nur dan Bambang Supomo. 2002. Metodologi Penelitian Bisnis. Yogyakarta:

BPFE UGM.

Institut Akuntan Publik Indonesia. 2011. Standar Profesional Akuntan Publik. Jakarta:

Salemba Empat.

Jama’an. 2008. Pengaruh Mekanisme Corporate Governance dan Kualitas Kantor Akuntan Publik terhadap Integritas Laporan Keuangan. Tesis. Semarang: Universitas Diponegoro. (diakses 28 Desember 2014).

Keputusan Ketua BAPEPAM dan Lembaga Keuangan Nomor:KEP–643/BL Tahun 2012: Pembentukan dan Pedoman Pelaksanaan Kerja Komite Audit. Didapatkan: http://www.bapepam.go.id (diakses 23 Januari 2015).

Nicolin, Ocktavia, dan Arifin Sabeni. 2013. “Pengaruh Struktur Corporate Governance, Audit Tenure, dan Spesialisasi Industry Auditor terhadap Integritas Laporan Keuangan.” Semarang: Diponegoro Journal Of Accounting, Hlm. 1–12. Didapatkan: http://scholar.google.co.id (diakses 8 Agustus 2014).

Otoritas Jasa Keuangan. 2014. Booklet Perbankan Indonesia.

Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 17/PMK.01/2008. Jasa Akuntan Publik.

Peraturan Menteri Negara BUMN No: PER– 01/MBU/2011 tentang Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance).

Perwirasari, Tri Kartika. 2009. “Pengaruh Kepemilikan Manajerial, Kepemilikan Institusional, Komite Audit, Dewan Direksi, Dewan Komisaris, Kualitas Audit, dan Ukuran Perusahaan Terhadap Integritas Laporan Keuangan” Skripsi. Yogyakarta: Universitas Gunadarma. Didapatkan: http://publication.gunadarma.ac.id (diakses 2 Juli 2014).

Pusat Pembinaan Akuntan dan Jasa Penilai. 2014. Didapatkan: http://www.ppajp.depkeu.go.id/ (diakses 25 Januari 2015)

Surat Edaran dari Direksi PT BEJ No SE–008/BEJ/12–2001 tentang Keanggotaan Komite Audit.

Susiana, dan Arleen Herawaty. 2007. Analisis Pengaruh Independensi, Mekanisme Corporate Governance, dan Kualitas Audit terhadap Integritas Laporan Keuangan. Jurnal Simposium Nasional Akuntansi X. Makassar: Unhas. Didapatkan: http://digilib.mercubuana.ac.id (diakses 6 Oktober 2014).

Wahyudi, Johan. 2010. Pengaruh Pengungkapan Good Corporate Governance, Ukuran Dewan Komisaris dan Tingkat Cross–Directorship Dewan terhadap Nilai Perusahaan. Skripsi Dipublikasi. Semarang: Universitas Diponegoro. Didapatkan: http://eprints.undip.ac.id (diakses 6 Oktober 2014).