Peran Pendidikan Kewarganegaraan dalam Pendidikan Multikultural

Main Article Content

Lara Sati
Dinie Anggareni Dewi

Abstract

PKn berbasis pendidikan multikultural (PKn) merupakan disiplin ilmu yang menanamkan prinsip-prinsip multikulturalisme.Dalam kehidupan berbangsa Indonesia diharapkan prinsip-prinsip tersebut dapat diterapkan pada peserta didik dalam lingkungan keluarga, sekolah, lingkungan dan kehidupan berbangsa, sehingga mereka bisa menjadi warga yang demokrasi, warga negara yang bertanggung jawab, menghormati keragaman dan bertahan dalam keragaman. Warga negara berbasis multikulturalisme memupuk paradigma keberagaman dengan tetap menghargai perbedaan, perbedaan individu (tubuh, jenis kelamin, usia, warna kulit, dan tinggi badan), serta perbedaan budaya, sosial, agama, bahasa, suku, dan kelompok. Warga negara yang berlandaskan multikulturalisme memegang peranan yang sangat penting dalam memajukan keberagaman masyarakat Indonesia, sehingga keberagaman tidak akan menjadi sumber konflik, tetapi sebagai dasar toleransi dan saling menghormati untuk membangun kebhinekaan bangsa Indonesia.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Sati, L. ., & Dewi, D. A. . (2021). Peran Pendidikan Kewarganegaraan dalam Pendidikan Multikultural. Jurnal Pendidikan Tambusai, 5(1), 904–910. Retrieved from https://jptam.org/index.php/jptam/article/view/1051
Section
Articles of Research

References

Charles. (2017). Pendidikan Multikultural untuk Memperkuat Kohesifitas Persatuan dan Kesatuan Bangsa. Jurnal Educative: Journal of Educational Studies. 2 (1). Hlm. 30-46.

Arif, Dikdik Baehaqi. (2017). Pengembangan Kebajikan Kewargaan (Civic Virtue) dalam Masyarakat Multikultural Indonesia: Peran Pendidikan Kewarganegaraan . Journal Civics & Social Studies Vol.1 No. 1. Juni 2017

Nanggala, Agil. Pendidikan Kewarganegaraan Sebagai Pendidikan Multikultural . Jurnal Soshum Insentif ISSN 2655 268X | 2655-2698. Volume 3, No. 2, Tahun 2020

Dwintari, J. W. (2018). Urgensi Pendidikan Kewarganegaraan Berbasis Multikultural dalam Pembinaan Keberagaman Masyarakat Indonesia. Civic Culture: Jurnal Ilmu Pendidikan PKn dan Sosial Budaya. 2 (1). Hlm. 69 81.

Lestari, G. (2015). Bhinnekha Tunggal Ika: Khasanah Multikultural Indonesia di Tengah Kehidupan SARA. Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. 28 (1). Hlm. 31-37.

Kamal, Muhiddinur. Pendidikan Multi Kultural Bagi Masyarakat yang Majemuk. Dosen STAIN Bukittinggi, Sumatera Barat. Jurnal Al-Ta’lim, Jilid 1, Nomor 6 November 2013, hlm.451 458

Hilmy, Masdar, 2003. Menggagas Pendidikan Berbasis Multikulturalisme. Ulumuna,VII,12 9Juli Desember)

Mahfud, Choirul, 2004. Menggagas Pendidikan Multikultural. Surabaya: Radar Surabaya 4 November

Atmadja, N. B. (2003). Multikulturalismne dalam perspektif filsafat Hindu. Makalah disajikan dalam Seminar Damai dalam Perbedaan. Singaraja: 5 Maret 2013

Budimansyah, D. dan Suryadi, K (2008). PKn dan masyarakat multikultural. Bandung: UPI. Chandra. (2012) Penerapan model debat dalam pembelajaran budaya demokrasi untuk meningkatkan mengemukakan pendapat siswa (penelitian tindakan kelas pada pembelajaran PKn di kelas XI IPA 1 SMA Laboratorium Percontohan UPI Bandung). Bandung: UPI.

Hanum, F. & Raharja, S. (2011). Pengembangan model pendidikan multikultural. Jurnal Penelitian Pendidikan, 04 (2).

Suparlan, P. (2002). Menuju masyarakat Indonesia yang multikultural. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Tilaar, H. A. R. (2007). Multikultural: tantangan tantangan global masa depan dalam transforrmasi pendidikan. Jakarta: Grasindo.

Mahfud, C. (2010). Pendidikan multikultural. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Naim, Ngainun dan Sauqi, Achmad.Pendidikan Multikultural Konsep dan Aplikasi. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media, 2008.