Kebudayaan dalam Konsep Pedagogik Berbasis Kearifan Lokal

Main Article Content

Elza Amalia Salsya Bani

Abstract

Abstrak


Penelitin ini bertujuan untuk memperoleh sebuah penjelasan mengenai bagaimana hubungan antara kebudayaan yang diimplementasikan dalam pendidikan pedagogik yang berlandaskan kearifan lokal. Dalam penelitian ini memiliki latar belakang dimana dalam kehidupan sesungguhnya manusia menjadi objek utama dalam pembentukan kebudayaan. Manusia yang berkelompok dan menghasilan sebuah masyarakat yang nantinya akan membuat kebudayaan. Dari banyaknya kebudayaan yang dimiliki di negara Indonesia menghasilkan kearifan lokal yang dalam hal ini nilai-nilai tersebut tidak boleh hilang meskipun pendidikan akan terus mengalami perubahan serta perkembangan di dalamnya. Dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Dimana deskriptif kualitatif berarti penelitian yang dalam penelitiannya menggunakan cara penyampaian dengan cara menganalisis serta memberikan sebuah deskripsi. Berarti di dalamnya menganalisi dan juga mengkaji sebuah fakta secara sistematik yang betujuan untuk memperoleh kemudahan dalam proses pemahaman serta mudah dalam mengambil sebuah simpulan. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini ialah kebudayaan harus menjadi sebuah landasan dalam pelaksanaan pendidikan. Serta dalam pelaksanaan pendidikan perlu adanya faktor-faktor pendukung di dalamnya. Dalam pelaksaan pendidikan juga tidak boleh menghilangkan nilai-nilai kearifan lokal yang ada. karena ini menjadi identitas dari negara kita. Jika ini hilang maka identitas kita sebagai bangsa Indonesia juga akan ikut hilang.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Salsya Bani, E. A. . (2021). Kebudayaan dalam Konsep Pedagogik Berbasis Kearifan Lokal. Jurnal Pendidikan Tambusai, 5(1), 1605–1612. Retrieved from https://jptam.org/index.php/jptam/article/view/1146
Section
Articles of Research

References

Kistanto, N. H. (2017). Tentang Konsep Kebudayaan. Sabda?: Jurnal Kajian Kebudayaan, 10(2), 1–11. https://doi.org/10.14710/sabda.v10i2.13248

Kusuma, R. S. (2018). Peran sentral kearifan lokal dalam peningkatan kualitas pendidikan. Jurnal Pedagogik, 05(02), 228–239.

moleong, lexy J. (1999). Metodologi Penelitian Kualitatif.

Prof. Dr. Koentjaraningrat. (2007). “Manusia dan Kebudayaan Di Indonesia.” Djambatan.

Suharsimi, A. (2010). Prosedur penelitian dan Pendekatan Praktek. Rineka Cipta, 10.

Sulfemi, W. B. (2019). Kemampuan Pedagogik Guru. 1(1), 75–86. https://doi.org/10.31227/osf.io/wnc47

Herlambang,Y. . (2018). Pedagogik Telaah Kritis Ilmu Pendidikan dalam Multiperspektif.

Umanailo, M. C. B. (2016). Ilmu Sosial Budaya Dasar.

Yadi Ruyadi. (2010). Model Pendidikan Karakter Berbasis Kearifan Budaya Lokal (Penelitian terhadap Masyarakat Adat Kampung Benda Kerep Cirebon Provinsi Jawa Barat untuk Pengembangan Pendidikan Karakter di Sekolah). Proceedings of The 4th International Conference on Teacher Education; Join Conference UPI & UPSI, November, 576–594. http://file.upi.edu/Direktori/PROCEEDING/UPI-UPSI/2010/Book_3/MODEL_PENDIDIKAN_KARAKTER_BERBASIS_KEARIFAN_BUDAYA_LOKAL_(Penelitian_terhadap_Masyarakat_Adat_Kampung_Benda_Kerep_Cirebon_Provinsi_Jawa_Barat_untuk_Pengembangan_Pendidikan_Karakter_di_Sekolah).

Similar Articles

1 2 3 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.