Meta Analisis Model Blended Learning Menggunakan LMS dalam Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Kejuruan

Main Article Content

Maulidyna Khoirunnisa'
Gde Agus Yudha Prawira Adistana

Abstract

Blended Learning merupakan salah satu inovasi dalam pemilihan model pembelajaran yang dapat mempengaruhi efektivitas proses pembelajaran serta kualitas hasil belajar terutama pada jenjang pendidikan kejuruan. Model pembelajaran ini diketahui dapat mengatasi keterbatasan terkait pembelajaran online dan tatap muka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh hasil belajar siswa pendidikan kejuruan pada penerapan model Blended Learning menggunakan LMS. Metode penelitian yang digunakan adalah systematic literature review berupa meta analisis dengan pendekatan kuantitatif pada 11 sampel artikel jurnal penelitian terdahulu. Berdasarkan hasil meta analisis menunjukkan adanya pengaruh besar pada penerapan model blended learning menggunakan LMS dalam meningkatkan hasil belajar. Hal ini dilihat dari hasil perhitungan effect size keseluruhan sebesar 1,01. Nilai tersebut menyatakan bahwa model Blended Learning menggunakan LMS termasuk dalam kategori tinggi dan dapat diterapkan dalam pembelajaran siswa jenjang pendidikan kejuruan.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Khoirunnisa’, M., & Adistana, G. A. Y. P. . (2021). Meta Analisis Model Blended Learning Menggunakan LMS dalam Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Kejuruan. Jurnal Pendidikan Tambusai, 5(1), 1638–1648. Retrieved from https://jptam.org/index.php/jptam/article/view/1152
Section
Articles of Research

References

Adistana, G. A. Y. P. (2016). “Pengaruh blended learning station-rotation (kooperatif vs kompetitif) dan gaya kognitif, terhadap keterampilan intelektual manajemen konstruksi”. DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM.

Ali, N., & Adistana, G. A. Y. P. (2019). “Penerapan Blended Learning Menggunakan Aplikasi Google Classroom Pada Kompetensi Dasar Mempresentasikan Jenis-Jenis Alat Berat Pada Pekerjaan Konstruksi”. Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan, 5(2).

Anwar, R. (2005). “Meta Analisis. Pertemuan Fertilitas Endokrinologi Reproduksi bagian Obstetri dan Ginekologi”. RSHS/FKUP Bandung, (pp. 1-18). Bandung.

Batita, M.S.R., Wijoyo, S.H. and Herlambang, A.D., 2013. “Analisis Perbandingan Blended Learning berbasis Edmodo dan Google Classroom ditinjau dari Motivasi dan Hasil Belajar Siswa”. Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer e-ISSN, 2548, p.964X.

Garner, B., & Oke, L. (2015). “Blended Learning: Theoretical Foundations”. Marion, IN: Indiana Wesleyan University

Hamalik, Oemar. 2005. Perencanaan Pengajaran Berdasarkan Pendekatan Sistem. Jakarta: PT Bumi Aksara

Husamah, H. (2014). Pembelajaran bauran (Blended Learning). Jakarta: Prestasi Pustakarya

Kitchenham, B. and Charters, S. (2007). “Guidelines for Performing Systematic literature reviews in Software Engineering”. Technical Report EBSE 2007-001. Keele University and Durham University Joint Report.

Pitaloka, E.D. and Suyanto, S., 2019. “Meta Analisis: Blended Learning Pada Pembelajaran Biologi, Kimia, Fisika Dan Matematika di Indonesia”. Jurnal Pendidikan Biologi, 11(1), pp.32-39.

Retnawati, Heri etc. 2018. Pengantar Analisis Meta. Yogyakarta: Parama Publishing

Rofiqoh, J., Sucipto, T. L. A., & Basori, B. (2020). “Pengaruh Blended Learning Menggunakan Think Pair Share Berbantuan Google Classroom Dengan Traditional Learning Terhadap Hasil Belajar dan Motivasi Belajar Siswa”. Jurnal Ilmiah Pendidikan Teknik dan Kejuruan, 13(1), 11-16.

Rothan, H. A., & Byrareddy, S. N. (2020). “The epidemiology and pathogenesis of coronavirus disease (COVID-19) outbreak”. Journal of Autoimmunity. [online] Tersedia di

Sudjana, Nana. 2010. Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya

Wahono, R. S. (2015). “A Systematic literature review of Software Defect Prediction”. Journal of Software Engineering, 1(1), 1-16.