Hubungan Pembelajaran Sains dan Keterlibatan Orang Tua terhadap Kemandirian Anak Usia Dini di Taman Kanak-Kanak Anakku Sayang Kecamatan X Koto Singkarak

Main Article Content

Nurbaiti Nurbaiti
Yaswinda Yaswinda

Abstract

Penelitian ini di latar belakangi oleh masih banyaknya anak-anak di Taman Kanak-Kanak Anakku Sayang yang masih memiliki tingkat kemandirian yang rendah. Oleh karena itu, peneliti ingin melakukan penelitian yang bertujuan meningkatkan kemandirian anak melalui pembelajaran sains dan keterlibatan orang tua. Karena kemandirian merupakan faktor penting dalam menentukan masa depan anak kelak.  Berdasarkan Penelitian yang akan dilakukan maka tujuan dari penelitian ini adalah sebagai berikut: (1). Meningkatkan kemandirian anak usia dini (Y) melalui pembelajaran  sains sederhana (X1) yang dilakukan disekolah. (2). Memunculkan kesadaran orang tua (X2) agar berpartisipasi dalam peningkatan kemandirian anak (Y) di rumah. (3). Mengetahui manfaat dari pembelajaran sains (X1) dan keterlibatan orang tua (X2) terhadap kemandirian anak (Y). Jenis Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah  metode kuantitatif. Metode penelitian ini dilakukan dengan metode Pengujian Hipotesis Asosiatif. Hipotesis Asosiatif diuji dengan teknik korelasional. Hipotesis Asosiatif no. 1, dan 2 diuji dengan Korelasi Product Moment. Hipotesis no. 3 dengan korelasi ganda. Untuk memprediksi bagaimana pengaruh variabel independen (bebas) terhadap variabel dependen (terikat) maka dianalisis dengan regresi. Berdasarkan hasil instrument kemandirian anak dalam variabel keterlibatan orangtua tergambar bahwa diantara 30 orang terdapat 4 orang anak dengan persentase 33,33 % yang termasuk kategori kemandirian mulai 10, dan 1 orang anak dengan persentase 66,67 % . Sedangkan hasil instrument ke 2 dalam segi pembelajaran sains tergambar bahwa diantara 30 orang terdapat 4 orang anak dengan persentase 26,67 % yang termasuk kategori sering. Hasil instrument ke 3 dalam segi kemandirian anak tergambar bahwa diantara 30 orang terdapat 5 orang anak dengan persentase 26,67 % yang termasuk kategori selalu.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Nurbaiti, N., & Yaswinda, Y. (2021). Hubungan Pembelajaran Sains dan Keterlibatan Orang Tua terhadap Kemandirian Anak Usia Dini di Taman Kanak-Kanak Anakku Sayang Kecamatan X Koto Singkarak. Jurnal Pendidikan Tambusai, 5(1), 1795–1802. Retrieved from https://jptam.org/index.php/jptam/article/view/1177
Section
Articles of Research

References

Badrudin, (2013), Manajemen Peserta Didik, (Bahan Ajar). Jakarta: PT INDEKS

Brewer, Jo Ann & Miller, Patricia H., (2007), Introduction to Early Childhood Education, Boston: Allyn And Bacon.

Direktorat PAUD Kemendikbud (2020)

Gross, J.J. & Jonathan R. (2012). Emotion and Emotion Regulation: A Map for Psychotherapy Researchers. Clinical Psychology: Science and Practice. Blackwell Publishing on behalf of the American Psychological Association.

Jamaris, yulianti. 2010. Perkembangan dan Pengembangan Anak Usia Taman Kanak-kanak. Jakarta: Gramedia

Keputusan 23 November 1928 no. 01.074, tentang Pergantian Nama Soewardi Soeryaningrat menjadi Ki Hadjar Dewantara. (Koleksi Museum Dewantara Kirti Griya).

Nugraha, Ali. 2005. Pengembangan Pembelajaran Sains Pada Anak Usia Dini. Jakarta: Depdiknas.

Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2011). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sumanto dkk dalam Putra 2013 https://media.neliti.com/media/publications/155834-ID-none.pdf

Yamin, M. (2013).Strategi dan Metode dalam Model Pembelajaran. Jakarta: Referensi (GP Press Group).

Yaswinda, Y Yulsyofriend jurnal Pendidikan Anak Usia Dini 2 (2), 13-22, 2018. 14, 2018. Pengaruh Return on Asset, Leverage, ...

Y Yaswinda, Y Yulsyofriend jurnal Pendidikan Anak Usia Dini 2 (2), 13-22, 2018. 14, 2018. Pengaruh Return on Asset, Leverage, ...

Yulianti, Dwi (2010). Bermain Sambil Belajar Sains di Taman Kanak-kanak. Jakarta: PT Indeks