Perkembangan Emosi Anak Usia Sekolah Dasar

Main Article Content

Henni Marsari
Neviyarni Neviyarni
Irdamurni Irdamurni

Abstract

Perkembangan emosi siswa sekolah dasar penting untuk diketahui agar proses pembelajaran yang dilaksanakan disekolah dapat berjalan dengan baik. Maka perlunya informasi yang mengkaji perkembangan emosi siswa sekolah dasar. Tujuan  penulisan artikel ini adalah untuk mengkaji proses perkembangan emosi siswa sekolah dasar. Penelitian ini merupakan penelitian studi literatur yang mengkaji sebanyak 21 jurnal yang berhubungan dengan karakteristik perkembangan sosial siswa sekolah dasar. Hasil pengkajian tersebut dijadikan sebagai referensi untuk menemukan karakteristik perkembangan sosial siswa sekolah dasar. Perkembangan emosi merupakan suatu keadaan yang lebih kompleks dimana pikiran dan perasaan ditandai dalam bentuk perubahan bilogis yang muncul akibat dari prilaku individu baik berupa perasaan, nafsu maupun suasana mental yang tidak terkontrol. Karakteristik utama perkembangan emosi siswa sekolah dasar ditandai dengan siswa sudah memahami kaidah dan aturang yang berada dilingkungan. Ada empat faktor yang mempengaruhi perkembangan emosi siswa sekolah

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Marsari, H. ., Neviyarni, N., & Irdamurni, I. (2021). Perkembangan Emosi Anak Usia Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Tambusai, 5(1), 1816–1822. Retrieved from https://jptam.org/index.php/jptam/article/view/1182
Section
Articles of Research

References

Anggraini, W., & Kuswanto, C. W. (2019). Teknik Ceklist Sebagai Asesmen Perkembangan Sosial Emosional di RA. Al-Athfaal: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini, 2(2), 61-70.

Astuti, M. (2013). Implementasi Program Fullday School Sebagai Usaha Mendorong Perkembangan Sosial Peserta Didik TK Unggulan Al-Ya’lu Kota Malang. Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan, 1(2), 1-10.

Gardner, H. (1992). Multiple intelligences (Vol. 5, p. 56). Minnesota Center for Arts Education.

Hasanah, F. F., & Latif, M. A. (2019). Teknik Ceklis sebagai Asesmen Perkembangan Sosial Emosional di RA Insan Mulia Bambanglipuro. Golden Age: Jurnal Ilmiah Tumbuh Kembang Anak Usia Dini, 4(4), 35-42.

Hasiana, I. (2020). Peran Keluarga dalam Pengendalian Perilaku Emosional pada Anak Usia 5-6 Tahun. Child Education Journal, 2(1), 24-33.

Hassim, S., CHUA, C. T., Majid, R. A., Jelas, Z. M., & Yusof, H. A. M. (2012). Perkembangan Kecerdasan Emosi Kanak-kanak Prasekolah Bermasalah Pendengaran: Implikasinya Terhadap Penglibatan Ibu Bapa (The Emotional Intelligence Development of Pre-Schoolers with Hearing Difficulties: Implications on Parental Involvement). Akademika, 82(2), 1-10

Ilham. (2020). Perkembangan Emosi Dan Sosial Pada Anak Usia Sekolah Dasar. Jurnal Pemikiran dan Penelitian Pendidikan Dasar, 4(1), 162-180.

Ilyas, S. N. (2019). Aplikasi Multiple Intelligences System (MIS) dalam Pembelajaran Anak Usia Dini Studi Kasus di Rumah Sekolah Cendekia Makassar. PAUDIA: Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini, 8(2), 1-10.

Jannah, M., Yacob, F., & Julianto, J. (2017). Rentang Kehidupan Manusia (life span development) dalam islam. Gender Equality: International Journal of Child and Gender Studies, 3(1), 97-114.

Maulinda, R., Muslihin, H. Y., & Sumardi, S. (2012). Analisis Kemampuan Mengelola Emosi Anak Usia 5-6 Tahun (Literature Riview). Jurnal PAUD Agapedia, 4(2), 300-313.

Maullyah, I. (2017). Perkembangan Mental Emosional pada Anak Umur 3-5 Tahun Ditinjau dari Sikap Orang Tua. Jurnal Riset Kebidanan Indonesia, 1(2), 48-55.

Mayar, F. (2013). Perkembangan sosial anak usia dini sebagai bibit untuk masa depan bangsa. Al-Ta lim Journal, 20(3), 459-464.

Merianti, L., & Nuine, E. A. (2018). Analisis Hubungan Perkembangan Emosional Anak Umur 8–12 Tahun Terhadap Kejadian Sibling Rivalry. Jurnal Endurance: Kajian Ilmiah Problema Kesehatan, 3(3), 474-482.

Merianti, L., & Nuine, E. A. (2018). Analisis Hubungan Perkembangan Emosional Anak Umur 8–12 Tahun Terhadap Kejadian Sibling Rivalry. Jurnal Endurance: Kajian Ilmiah Problema Kesehatan, 3(3), 474-482.

Nurmalitasari, F. (2015). Perkembangan sosial emosi pada anak usia prasekolah. Buletin Psikologi, 23(2), 103-111.

Priyanto, A. (2014). pengembangan kreativitas pada anak usia dini melalui Aktivitas bermain. Jurnal Ilmiah Guru Caraka Olah Pikir Edukatif, (2)., 1-10.

Rofiah, N. H. (2016). Menerapkan multiple intelligences dalam pembelajaran di sekolah dasar. DINAMIKA Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 8(1), 1-10.

Sa’diyah, R. (2013). Melatih Kecerdasan Emosi Anak Usia Dini. INSANIA: Jurnal Pemikiran Alternatif Kependidikan, 18(1), 117-134.

Setyaningsih, T. S. A., & Wahyuni, H. (2018). Stimulasi Permainan Puzzle Berpengaruh terhadap Perkembangan Sosial dan Kemandirian Anak Usia Prasekolah. Jurnal Keperawatan Silampari, 1(2), 62-77.

Susanto, H. (2006). Mengembangkan kemampuan self regulation untuk meningkatkan keberhasilan akademik siswa. Jurnal Pendidikan Penabur, 7(5), 64-71.

Syahrul, S., & Nurhafizah, N. (2021). Analisis Pengaruh Pola Asuh Orang Tua Terhadap Perkembangan Sosial dan Emosional Anak Usia Dini Dimasa Pandemi Corona Virus 19. Jurnal Basicedu, 5(2), 683-696.

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>