Pengembangan SMK Berbasis Potensi Daerah dan Kebutuhan Tenaga Kerja di Kabupaten Manggarai

Main Article Content

Servasius S. Jemorang
Bernadetha Nadeak
Lisa G. Kailola

Abstract

Pengembangan sekolah kejuruan perlu disesuaikan dengan potensi daerah dan kebutuhan tenaga kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan sekolah kejuruan di Kabupaten Manggarai dari aspek kesesuaian dengan potensi daerah, dan kebutuhan tenaga kerja, serta faktor-faktor yang mempengaruhinya.  Metode yang digunakan ialah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Kompetensi keahlian di SMK memiliki peta prioritas yang tidak sesuai dengan peta potensi daerah dan peta kebutuhan tenaga kerja pada setiap sektor, dan perkembangan demikian lebih disebabkan oleh komitmen Pengembangan SMK Pemerintah Kabupaten Manggarai, Kecenderungan Siswa untuk memilih SMA daripada SMK, Ketersediaan Lahan, Kecenderungan Siswa Pada Jurusan SMK Tertentu, komitmen Pemerintah Provinsi NTT, dan output SMK. Kesimpulannya : pengambangan SMK tidak sesuai dengan potensi daerah  dan kebutuhan tenaga kerja yang disebabkan komitmen pengembangan SMK Pemerintah Kabupaten Manggarai yang kurang, kecenderungan siswa yang lebih memilih SMA daripada SMK, kurangnya etersediaan lahan untuk membangun SMK, kecenderungan siswa pada jurusan SMK tertentu saja, komitmen Pemerintah Provinsi NTT yang kurang dalam pengembangan SMK ketimbang SMA, dan output SMK yang lebih banyak lanjutkan studi ketimbang langsung bekerja.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Jemorang, S. S. ., Nadeak, B. ., & Kailola, L. G. . (2021). Pengembangan SMK Berbasis Potensi Daerah dan Kebutuhan Tenaga Kerja di Kabupaten Manggarai. Jurnal Pendidikan Tambusai, 5(2), 3335–3342. Retrieved from https://jptam.org/index.php/jptam/article/view/1395
Section
Articles of Research

References

Badan Pusat Statistik Kabupaten Manggarai. (2016). Kabupaten Manggarai Dalam Angka.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Manggarai. (2017). Kabupaten Manggarai dalam Angka.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Manggarai. (2018). Kabupaten Manggarai Dalam Angka.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Manggarai. (2019). Kabupaten Manggarai Dalam Angka.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Manggarai. (2020). Kabupaten Manggarai Dalam Angka.

Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah. (2018). Spektrum Keahlian Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)/ Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK). www.dikdasmen.kemendikbud.go.id.

Direktorat SMK. (2017). Panduan Sinkronisasi Bidang Keahlian Di SMK Dengan Prioritas Potensi Unggulan Wilayah dan Tenaga Kerja.

Ghoshray, A., Ordóñez, J., & Sala, H. (2016). Euro, crisis and unemployment: Youth patterns, youth policies? Economic Modelling, 58(9952), 442–453. https://doi.org/10.1016/j.econmod.2016.05.017

Husein, M. T. (2019). LINK AND MATCH PENDIDIKAN SEKOLAH KEJURUAN. Rausyan Fikr, 15(2), 39–47.

Lettmayr, C. F., & Riihimäki, T. (2011). Learning While Working. In Publications Office of the European Union (Vol. 53, Issue 9). Publications Office of the European Union.

Samsu. (2017). Metode penelitian: teori dan aplikasi penelitian kualitatif, kuantitatif, mixed methods, serta research & development. In Diterbitkan oleh: Pusat Studi Agama dan Kemasyarakatan (PUSAKA). Pusaka Jambi.

Sekretariat Kabinet Republik Indonesia. (2016). Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2016 tentang Revitalisasi SMK dalam rangka Peningkatan Kualitas dan Daya Saing SDM Indonesia (pp. 1–10). https://kemdikbud.go.id/main/files/download/e451d9ec3a04121

Sudira, P. (2012). Filosofi dan Teori Pendidikan Vokasi dan Kejuruan. UNY Press.

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan Tindakan. ALFABETA, CV.

UNESCO. (2016). Strategy for Technical and Vocational Education and Training (TVET) 2016-2021 (pp. 1–14). United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO). https://doi.org/10.1007/978-3-319-95870-5_300263

Vasilyeva, T., Lyeonov, S., & Lopa, L. (2018). Forecasting Supply and Demand In the Regional Labor Market: In Search of Optimal Proportions of Financing Vocational Education Institutions In the Region. SocioEconomic Challenges, 2(1). https://doi.org/10.21272/sec.2(1).69-84.2018.