Faktor Risiko yang Mempengaruhi Kejadian Preeklamsia – Preeklamsia Berat di RS Sitti Khadijah I Muhammadiyah Cabang Makassar Tahun 2022

Authors

  • Widya Dian Pratiwi Syam Universitas Muslim Indonesia, Indonesia
  • Mona Nulanda Universitas Muslim Indonesia, Indonesia
  • Haeriyanti Haeriyanti Universitas Muslim Indonesia, Indonesia
  • Masita Fujiko Universitas Muslim Indonesia, Indonesia
  • Abadi Aman Universitas Muslim Indonesia, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/jptam.v8i1.14524

Keywords:

Preeklampsia, Preeklampsia Berat (PEB)

Abstract

Preeklamsia adalah sindrom klinis pada masa kehamilan (setelah kehamilan 20 minggu) yang ditandai dengan peningkatan tekanan darah (>140/90 mmHg) pada wanita yang tekanan darahnya normal pada usia kehamilan sebelum 20 minggu. Preeklamsia Berat (PEB) adalah sindrom klinis pada masa kehamilan (setelah kehamilan 20 minggu) yang ditandai dengan peningkatan tekanan darah (>160/110 mmHg) pada wanita yang tekanan darahnya normal pada usia kehamilan sebelum 20 minggu. Faktor resiko terjadinya preeklamsia adalah usia, nulliparitas, riwayat preeklamsia sebelumnya, riwayat penyakit hipertensi dan diabetes melitus, riwayat keluarga dan obesitas. Mengetahui Faktor Resiko yang Mempengaruhi Kejadian Preeklamsia – Preeklamsia Berat (PEB) di RS Sitti Khadijah I Muhammadiyah Cabang Makassar Periode 2022. Desain penelitian ini adalah analitik dengan pendekatan cross sectional retrospektif. Pengumpulan data dilakukan pada satu periode tertentu dan pengamatan subjek penelitian hanya dilakukan sekali selama penelitian berlangsung. Penelitian ini dilakukan dengan melihat tabel rekapitulasi hasil pengamatan rekam medik di RSIA Sitti Khadijah I Makassar periode 2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas pasien dengan usia 21 – 35 Tahun sebanyak 69,5 %. Ibu hamil dengan Overweight 40,7 %. Pasien yang memiliki Riwayat Hipertensi Kronik sebanyak 56 orang atau 51,9 %. Pasien yang tidak memiliki Riwayat preeklampsia dikehamilan sebelumnya sebanyak 88 orang atau 81,4 %. Pasien dengan tidak memiliki Riwayat penyakit Diabetes Mellitus sebanyak 97 orang atau 89,9 %. Pasien dengan status Primigravida sebanyak 61 orang atau 56,4 %. Dengan Faktor Risiko Preeklampsia dan Preeklampsia Berat terbanyak berada pada kelompok usia produktif yaitu 21-35 tahun, Kemudian Faktor risiko ibu hamil dengan Status Gizi Overweight dan Obesitas 1, Serta Faktor Risiko lain juga yaitu pasien ibu hamil dengan Riwayat Primigravida dan Riwayat Hipertensi Kronik. Serta Angka Kejadian penyakit Preeklampsia dan Preeklampsia Berat yaitu total 108 pasien, dengan 55 pasien terdiagnosis Preeklampsia Berat, sedangkan 53 pasien terdiagnosis Preeklampsia.

References

Fakumi medical journal. (2022). Abdominal P, Exercise S, Penurunan T, Nyeri I;2(5):359–675

Nursal DGA, Tamela P, Fitrayeni F. (2017). Faktor Risiko Kejadian Preeklampsia Pada Ibu Hamil Di Rsup Dr. M. Djamil Padang Tahun 2014. J Kesehat Masy Andalas;10(1):38.

Nurbaniwati N. (2021). Gambaran Faktor Risiko dan Tanda Klinis Pasien Bersalin Dengan Preeklampsia (Studi di RSUD Waled Tahun 2018). Tunas Med J Kedokt Kesehatan;7(1):8.

Ahmad ZF, Surya S, Nurdin I. (2019). FAKTOR RISIKO KEJADIAN PREEKLAMSIA DI RSIA SITI Jurnal Ilmiah Media Publikasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi. Akdemika J UMGO;8(2):150–62.

Nasruddin.nasrudiin. (2019). Umi medical journal. UMI Med J;4(1):117–29.

Laksono S, Masrie MS. (2020). Kardiologi D, Vaskuler K, Uhamka FK. HIPERTENSI DALAM KEHAMILAN: TINJAUAN NARASI. Herb-Medicine Journal.

Muzalfah R, Dyah Y, Santik P, Wahyuningsih AS. (2018). Kejadian Preeklampsia pada Ibu Bersalin. Higeia J Public Health Research Development [Internet] ;2(3):417–28. Available from : https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/higeia/article/view/21390/11 738

Sutters, M., (2017). Systemic hypertension, in McPhee, S., Papadakis, M.A.(eds). Current Medical Diagnosis and Treatment. McGrawHill Lange. New York. P: 439-71.

Mamuroh L, Nurhakim F. (2018). Prosiding Seminar Nasional dan Diseminasi Penelitian Kesehatan STIKes Bakti Tunas Husada Tasikmalaya. 978–602 p.

Obstetri P, Indonesia G, Kedokteran H, Maternal F. (2016). Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran DIAGNOSIS DAN TATALAKSANA PRE-KLAMSIA.

World Health Organization (WHO), (2013). A Global Brief on Hypertension. World Health Day 2013.

F. Gary C, Leveno J.L, Bloom L.S, Hauth C.J. et al (2012). Guideline Hypertention of Pregnancy. Obstetri Williams. Ed 23,Vol.2;771

Fouedjio, J.H. (2015). Predictors of eclampsia among preeclamptic patients: a case control study in Yaounde, Cameroon. International Journal of Reproduction, Contraception, Obstetrics and Gynecology, 5(7): 2204-2209

M. Djamhoer, F. Firman, S.Jusuf. (2013). Hipertensi Dalam Kehamilan. Ilmu Kesehatan Reproduksi. Obstetri Patologi. Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran. Ed 3;EGC:99-100

K. Leveno J, et al (2002). Pathophysiology of Hypertention pregnancy. Obstetrical complication to pregnancy. Williams Manual of Obstetrics. 21th ed; 342

Roeshadi (2018). Bagian RH, Obstetri K, Ginekologi D. Upaya Menurunkan Angka Kesakitan dan Angka Kematian Ibu pada Penderita Preeklampsia dan Eklampsia*.NCBI

Hercus, A., Dekker, G., & Leemaqz, S. (2020). Primipaternity and birth interval; independent risk factors for preeclampsia. The journal of maternal-fetal & neonatal medicine, 33(2), 303-306.

Norwitz E dan Schorge J, 2008, At a Glance Obstetri dan Ginekologi, Terjemahan oleh Diba Artsiyanti EP, Erlangga, Jakarta.

Satgas PAKI. Buku Panduan Preeklampsia-Eklampsia & Perdarahan Pasca Persalinan. 2017;

Al WEN et. Journal of Issues in Midwifery. J Issues Midwifery. (2017); (2549-6581); 1-18

Hypertention G. ACOG Practice Bulletin.(2019) No. 202: Gestasional Hypertention and Preeclampsia. Obstet Gynecol; 133(1):e 1-25

Pankiewicz K, Szczerba E, et al (2019). Non-Obstetric Complication in Preeclampsia.. Menopause Rev;18(2):99-109

Setyawati anita, et al. 2018. Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Preeklampsia Di Indonesia. Universitas Padjadjaran.

Pandiangan JM, Kusnanto H. Determinan Preeklamsia Pada Ibu Hamil di Bantul. Ber Kedokt Masy. 2017;33(9):423-426.

Ayatullah Harun, et al. 2019. Faktor yang Berhubungan Terhadap Kejadian Preeklampsia di RSUD Syekh Yusuf Gowa Tahun 2019. Jurnal Kesehatan Delima Pelamonia.

Aziza Nurul, et al. 2022. Hubungan Usia dan Paritas dengn Kejadian Preeklampsia pada Ibu Bersalin. Fakultas Universitas Muslim Indonesia Medical Journal.

Nulanda M. Analisis Hubungan Indeks Massa Tubuh Terhadap Kejadian Kasus Preeklampsia Di RSIA Sitti Khadijah 1 Makassar. UMI Medical Journal: Jurnal Kedokteran. 2019;4(1).

Quedarusman H. Hubungan Indeks Massa Tubuh Ibu dan Peningkatan Berat Badan Saat Kehamilan dengan Preeklampsia. J e_Biomedik. 2013;vol.1 no.1:305-311

Fajarsari D. Pengaruh Paritas dan Indeks Massa Tubuh (IMT) terhadap Kejadian Preeklampsia di Kabupaten Banyumas. J Ilm. 2016;Vol. 7 no:104-113.)

Pradana A, Seno K, Puruhita N. Hubungan antara Indeks Massa Tubuh (IMT) dengan Nilai Lemak Viseral (Studi Kasus pada Mahasiswa Kedokteran Undip). 2014.)

Sa’adah, Niswatus, Supanji Raharja AC. Hubungan Antara Pertambahan Berat Badan Ibu Hamil Dengan Angka Kejadian Preeklampsia Di RSUD DR. Moewardi Surakarta. 2013.)

Denantika O, Serudji J, Revilla G. Hubungan Status Gravida dan Usia Ibu terhadap Kejadian Preeklampsia di RSUP Dr. M. Djamil Padang Tahun 2012-2013. Jurnal Kesehatan Andalas. 2015;4(1):212–7.

Bhattacharya S, Campbell DM, Smith NC. Preeclampsia in the Second Pregnancy: Does Previous Outcome Matter? Obstet Gynecol Surv. 2009;64(9).Availablefrom:https://journals.lww.com/obgynsurvey/Fulltext/2009/09000/Preeclampsia_in_the_Second_Pregnancy__Does.7.

Ahadiyah Zuraida. 2021. Hubungan Faktor Risiko Terhadap Kejadian Preeklampsia pada Ibu Bersalin di RSUD Kabupaten Bangkalan.

Downloads

Published

15-04-2024

How to Cite

Syam, W. D. P., Nulanda, M., Haeriyanti, H., Fujiko, M., & Aman, A. (2024). Faktor Risiko yang Mempengaruhi Kejadian Preeklamsia – Preeklamsia Berat di RS Sitti Khadijah I Muhammadiyah Cabang Makassar Tahun 2022. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(1), 15117–15126. https://doi.org/10.31004/jptam.v8i1.14524

Issue

Section

Articles of Research

Citation Check