ANALISIS KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA MTs DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA MATERI PSLV

Main Article Content

Chintya Chintya Zulvi Mustika1 Mustika

Abstract

Kemampuan komunikasi matematis siswa sangat diperlukan dalam pembelajaran matematika. Kemampuan komunikasi yang rendah dapat menyebabkan kesulitan dalam menyelesaikan permasalahan matematika khususnya pada soal cerita. Penelitian ini diukur dengan cara menganalisis kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal tes kemampuan awal komunikasi matematis secara tertulis. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesalahan dan penyebabnya dalam menyelesaikan soal pada materi PLSV. Penelitian ini berjenis deskriptif kualitiatif, subjek penelitiannya adalah 6 orang dari 38 siswa kelas VII di salah satu MTs di Kabupaten Bandung Barat. Kesalahan yang dilakukan siswa saat menjawab soal yaitu, tidak paham konsep – konsep sederhana, tidak mengetahui maksud soal, tidak bisa menerjemahkan soal kedalam kalimat matematika, tidak bisa menyelesaikan kalimat matematika, tidak cermat dalam menghitung, kesalahan dalam menulis angkaMaka dapat disimpulkan tingkat kemampuan komunikasi matematis siswa berdasarkan pada tes tulis dan hasil wawancara ternyata masih tergolong rendah.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Mustika, C. (2018). ANALISIS KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA MTs DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA MATERI PSLV. Jurnal Pendidikan Tambusai, 2(6), 1719-1726. Retrieved from https://jptam.org/index.php/jptam/article/view/162
Section
Articles

References

Bernard, M. (2015). Meningkatkan Kemampuan Komunikasi dan Penalaran Serta Disposisi Matematik Siswa SMK dengan Pendekatan Kontekstual Melalui Game Adobe Flash CS. 4.0. Dalam Jurnal Infinity. Vol.4-No.2 Infinity 2015
Farida N. (2015). Analisis Kesalahan Siswa SMP Kelas VIII dalam Menyelesikan Soal Cerita Matematika.
Hanifah A N dan Setianingsih R. (2014). Penggunaan Scaffolding untuk Mengatasi Kesalahan Siswa Kelas VII H SMP Negeri 2 Mojokerto dalam Menyelesaikan Soal Cerita pada Materi Persamaan Linear Satu Variabel. 3(3)
Herdiman, I. (2018). Pengembangan Lembar Kerja Siswa Berbasis Pendekatan Kontekstual Pada Materi Lingkaran Untuk Siswa SMP. 2(3), 40
NCTM. (1989). Curriculum and Evaluation Standards for School Mathematics. Reston, VA : NCTM
Marpaung, Y. (1986). Proses Berpikir Siswa dalam Pembentukkan Konsep Algoritma Matematis. Makalah Pidato Dies Natalies XXXI IKIP Sanata Dharma Salatiga, 25 Oktober 1986.
Nasution. S 2002. “Berbagai Pendekatan dalam Proses Belajar Mengajar”. Bandung : PT Bumi Aksara
Ratnaningsih, N. (2008). ”Berbagi Kemampuan Berpikir Matematik”. Makalah dalam Acara Seminar Pendidikan Matematika di Universitas Siliwangi. Tasikmalaya: tidak diterbitkan.
Schoenfeld, A. H. (1992). Learning to Think Mathematically. Problem Solving, Metacognition, and Sense-making in Mathematics. Dalam D. Grouws (ED.), Handbook for Researh on Mathematics Teaching and Learning, 334-370. New York: MacMillan.