Pengaruh Supervisi Kepala Sekolah terhadap Kinerja Guru pada SMK Negeri 1 Kota Solok

Main Article Content

Fanny Harlina
Nellitawati Nellitawati
Anisah Anisah
Lusi Susanti

Abstract

Penelitian ini didasarkan oleh hasil pengamatan penulis mengenai pengaruh pengawasan kepala sekolah tentang pelaksanaan pendidik di SMK Negeri 1 Kota Solok. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan data tentang pengaruh pengawasaan kepala sekolah terhadap kemampuan pendidik di SMK Negeri 1 Kota Solok dilihat dari penanda manajemen kepala dan pelaksanaan pendidik. yaitu; (1) merencanakan kegiatan pengawasan kepala sekolah; (2) pelaksanaan pengawasaan akademik; (3) menindaklanjuti hasil supervisi akademik; (4) kuantitas; (5) kualitas; (6) bekerja sama; (7) tanggung jawab. Jenis penelitian ini bersifat korelasional dengan metode penelitian kuantitatif. Penelitian ini memiliki populasi semua pendidik yang ada pada SMK Negeri 1 Kota Solok yang berjumlah 174 orang guru maka besar sampel yang diambil adalah 64 responden. Penelitian ini menggunakan strategi pengujian purposive dan dalam penelitian ini menggunakan metode pengujian kuantitatif dan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dan penelitian pasti. Pengumpulan data dalam investigasi ini menggunakan survei dengan skala Likert yang telah dicoba untuk legitimasi dan ketergantungan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa eksibisi guru di SMK Negeri 1 Kota Solok berada pada kelas cukup dengan ketercapaian sebesar 78,99%, jumlah penunjukan berada pada klasifikasi diterima dengan laju ketuntasan 81,82%, penanda mutu dengan tingkat ketuntasan. sebesar 77,91%,, indikator bekerja sama dengan tingkat pencapaian sebesar 79.04%, dan indikator tanggung jawab dengan tingkat pencapaian sebesar 77.20%. Supervisi kepala sekolah pada SMK Negeri 1 Kota Solok ada pada bagian cukup dengan presentasi 77.15%. Petunjuk untuk menyusun latihan manajemen skolastik berada pada kelas cukup dengan tingkat ketuntasan 78,28%, petunjuk untuk melaksanakan pengawasan ilmiah dengan kecepatan pencapaian 76,28%, petunjuk melingkari kembali hasil pengawasan skolastik dengan tingkat ketercapaian 76,90%. Dilihat dari hasil estimasi uji hubungan antara faktor kepengurusan kepala sekolah dengan pameran guru, maka nilai kepentingannya adalah 0,004 dan tingkat kepentingannya adalah 5% atau pada taraf 95%. Ada hubungan antara faktor manajemen kepentingan dengan pameran instruktur di SMK Negeri 1 Kota Solok. Dari hasil estimasi uji hubungan, 0,004 lebih rendah dari 0,05. Langkah-langkah dalam menguji teori menyatakan bahwa dengan asumsi efek samping dari kepentingan lebih rendah dari 0,05, ada hubungan antara faktor-faktor tersebut. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa ada hubungan antara faktor pengawasan kepala sekolah dengan presentasi guru di SMK Negeri 1 Kota Solok.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Harlina, F., Nellitawati, N., Anisah, A., & Susanti, L. (2021). Pengaruh Supervisi Kepala Sekolah terhadap Kinerja Guru pada SMK Negeri 1 Kota Solok. Jurnal Pendidikan Tambusai, 5(2), 5365–5369. https://doi.org/10.31004/jptam.v5i2.1680
Section
Articles of Research

References

Astarini, D. (2016). Meningkatkan kemampuan kepala sekolah dalam menyusun program supervisi akademik melalui pendampingan dan supervisi manajerial. Jurnal Manajemen Dan Supervisi Pendidikan, 1(1), 36–41. https://doi.org/10.17977/um025v1i12016p036

Astuti, R., & Dacholfany, M. I. (2016). Pengaruh supervisi pengawas sekolah dan kepemimpinan kepala sekolah terhadap kinerja guru SMP di Kota Metro Lampung. Jurnal Lentera Pendidikan Pusat Penelitian LPPM UM Metro, 1(2), 204–2017. https://www.semanticscholar.org/paper/PENGARUH-SUPERVISI-PENGAWAS-SEKOLAH-DAN-KEPALA-GURU-Astuti-Dacholfany/a7b0cf9b960429ab6d8c42714bea3ce24dde70a5

Atikah, C. (2018). Kegiatan supervisi pendidikan dalam menunjang kinerja guru di TK Islam Tirtayasa Serang. Jurnal Paud Agapedia, 2(1), 45–52. https://doi.org/10.17509/jpa.v2i1.24387

Auliya, U. U., Thomas, P., & Latifah, L. (2012). Pengaruh supervisi kepala sekolah dan motivasi kerja guru terhadap kinerja guru. Economic Education Analysis Journal, 1(2), 8–13. https://doi.org/10.15294/eeaj

Bacal. (2018). Persepsi Guru tentang Kinerja Kepala Sekolah Dasar Negeri Kecamatan Gunung Tujuh Kerinci. Bahana Manajemen Pendidikan. Vol 7 (2). 34.

Fitriani, F., Harun, C. Z., & Ibrahim, S. (2016). Strategi kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru di SMA Negeri 1 Mutiara Kabupaten Pidie. Jurnal Administrasi Pendidikan Pascasarjana Universitas Syiah Kuala, 4(2), 68–76. http://jurnal.unsyiah.ac.id/JAP/article/view/4791

Hasibuan, M. S. P. (2001). Manajemen sumber daya manusia. Bumi Aksara. https://books.google.co.id/books?id=8_qFnQEACAAJ

Khairil, D. dan. (2016). Persepsi Guru tentang Pelaksanaan Supervisi Kepala Sekolah Di SMK Negeri Se-Kecamatan Lubuk Begalung Padang. Bahana Manajemen Pendidikan. Vol 1 (1). 2.

Murwansyah. (2014). Hubungan Budaya Organisasi Dengan Kinerja Guru Di Sekolah Dasar Swasta Kecamatan Koto Tangah Padang. Bahana Manajemen Pendidikan. Vol 2 (1) 288.

Pidarta. (n.d.). Kompetensi Supervisi Kepala Sekolah terhadap Pelaksanaan Tugas Guru SMP Negeri Kecamatan Padang Timur. Bahana Manajemen Pendidikan. Vol 1 (1). 183. 2013.

Purwanto. (n.d.). Persepsi Guru tentang Pelaksanaan Supervisi oleh Kepala Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Padang Panjang Barat Kota Padang Panjang. Bahana Manajemen Pendidikan. Vol 2 (1). 406. 2014.

Ramadona, M., & Wibowo, R. (2016). Pengaruh supervisi kepala sekolah terhadap kinerja guru di SMP K 1 Penabur Pasar Baru Jakarta Pusat. Research and Development Journal of Education, 3(1), 27–34. https://doi.org/10.30998/rdje.v3i1.1445

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>