MODEL PEMBELAJARAN KOOPETATIF PENDEKATAN STRUKTURAL THINK PAIR SQUARE DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR FISIKA DI KELAS X IPA SMAN 1 SUNGAI LALA

Main Article Content

Herlina Susanti

Abstract

Pembelajaran fisika yang disajikan dengan ceramah dan latihan-latihan individual sering tidak disukai oleh para siswa. Akibatnya hasil belajar selalu diurutan paling bawah dibandingkan mata pelajaran lainnya. Padahal fisika memiliki peranan sangat strategis dalam berbagai kehidupan. Untuk menciptakan proses pembelajaran yang menyenangkan, mengasikkan dan dapat meningkatkan hasil belajar, maka perlu adanya perubahan pembelajaran yang menarik yaitu menerapkan pembelajaran kooperatif pendekatan struktural Think Pair Square. Penelitian Tindakan Kelas ini dilaksanakan melalui dua siklus , setiap siklus dilakukan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Pelaksanaan tindakan secara berurutan berupa : pembelajaran klasikal, pembelajaran kelompok, presentasi, evaluasi, dan penghargaan. Pengumpulan data menggunakan metode observasi dengan menggunakan instrument lembar observasi, dokumentasi dengan menggunakan instrument lembar dokumentasi dan tes tulis dengan menggunakan instrument lembar butir soal. Setiap siklus terdiri dari dua pertemuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran model kooperatif dengan pendekatan structural Think Pair Square Skor rata-rata pemahaman peserta didik sebelum tindakan hanya 65,59 pada siklus pertama sebesar 68,19 dan pada siklus ke dua 73,37 berarti ada peningkatan sebesar 5,18 dan tergolong baik.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Susanti, H. (2018). MODEL PEMBELAJARAN KOOPETATIF PENDEKATAN STRUKTURAL THINK PAIR SQUARE DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR FISIKA DI KELAS X IPA SMAN 1 SUNGAI LALA. Jurnal Pendidikan Tambusai, 2(6), 1937-1945. Retrieved from https://jptam.org/index.php/jptam/article/view/187

References

Anita Lie. 2010. Mempraktikkan Cooperative Learning di Ruang-Ruang Kelas. Grasindo. Jakarta.
Daryanto. 2010. Belajar dan Mengajar. Yrama Widia. Bandung.
Depdiknas. 2006. Panduan Penyusunan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan Jenjang Pendidikan Dasar Menengah. BSNP. Jakarta.
Dimyati dan Mudjiono. 2006. Belajar dan Pembelajaran. Rineka Cipta. Jakarta.
Oemar Hamalik. 2004. Perencanaan Pengajaran berdasarkan Pendekatan Sistem. Bumi Aksara. Jakarta
Slameto. 2010. Belajar dan Fakto-Faktor yang Mempengaruhinya. Rineka Cipta. Jakarta
Sudjana. 2000. Strategi Pembelajaran. Falah Production. Bandung.
Syaiful Bahri Djamarah. 2006. Strategi Belajar Mengajar. Rineka Cipta. Jakarta.
Trianto. 2012. Mendesain Model Pembelajaran Inovatif – Progresif. Kencana Prenada Media Grup. Jakarta.