Hubungan Kelengkapan Pengisian Formulir Rekam Medis Pasien Umum dengan Mutu Rekam Medis di UPTD Puskesmas Kebumen II

Main Article Content

Tri Khusnawati

Abstract

Rekam medis akan terlaksana dengan baik apabila bagian pengelolahan dilakukan dengan baik. Kelengkapan pengisian berkas rekam medis oleh tenaga medis akan memudahkan tenaga kesehatan lain dalam memberikan tindakan kepada pasien. Dapat juga dijadikan sumber data pada bagian rekam medis dalam pengelolahan data  yang kemudian menjadi informasi yang berguna.Jenis penelitian ini adalah deskriptif observasional pendekatan kualitatif. Sampel penelitian sebanyak 30 formulir rekam medis pasien pemeriksaan umum yang diambil menggunakan teknik random sampling.Hasil penelitian ini menunjukan sebagian besar formulir rekam medis pemeriksaan umum sudah lengkap, yaitu sebesar 96%,sedangkan angka ketidaklengkapannya mencapai 4%. penyebab ketidaklengkapan pengisian formulir rekam medis pasien umum antara lain kurangnya ketelitian petugas pengisian berkas rekam medis karena mayoritas formulir yang tidak terisi kolomnya adalah identitas, diagnosis, dan tanda tangan dokter. Berdasrkan uji chi square didapatkan nilai p value 0,00 (p value > 0,05). Dasar pengambilan keputusan ini adalah jika p value lebih kecil dari 0,05 maka H0 ditolak dan Ha diterima yang artinya adanya pengaruh antara variabel bebas dengan variabel terikat.Karena p value lebih kecil dari 0,05 sehingga dengan demikian, terdapat korelasi atau hubungan antara kelengkapan pengisian formulir rekam medis pasien umum dengan mutu rekam medis.


 

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Khusnawati, T. . (2021). Hubungan Kelengkapan Pengisian Formulir Rekam Medis Pasien Umum dengan Mutu Rekam Medis di UPTD Puskesmas Kebumen II. Jurnal Pendidikan Tambusai, 5(3), 6055–6060. Retrieved from https://jptam.org/index.php/jptam/article/view/1911
Section
Articles of Research

References

Apriyantini D. Analisis Hubungan Kelengkapan Pengisian Resume Medis Terhadap Kesesuaian Standar Tarif INA-CBG ’ s Instalasi Rawat Inap Teratai RSUP Fatmawati Jakarta. 2:194–203.

Hatta, G. (2011). Pedoman Manajemen Informasi Kesehatan Di Sarana Pelayanan Kesehatan. Jakarta: Universitas Indonesia..

Hidayati, M., & Dewi, R. M. (2019). Pengaruh Kelengkapan Formulir Resume Medis Rawat Inap terhadap mutu Rekam Medis di RSUD Kabupaten Sumedang. Jurnal INFOKES-Politeknik Piksi Ganesha, 3(2), 72–82. http://journal.piksi.ac.id/index.php/INFOKES/article/view/46

Kemenkes RI (2008). Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor 129/ MENKES/SK/II/2008 tentang Standar Pelayanan Minimal Rumah Sakit. Jakarta: Kemenkes RI.

Kemenkes RI (2008). Peraturan Menteri Kesehatan Indonesia Nomor 269/ MENKES/PER/2008 tentang Rekam Medis. Jakarta: Kemenkes RI

Kemenkes RI (2018). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2018 tentang Kewajiban Rumah Sakit dan Kewajiban Pasien. Jakarta: Kemenkes RI.New England Journal of Medicine.https://doi.org/10.1056/nejmoa1407279

Notoatmodjo S. (2012). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Nurfadhilah, N. (2017). Analisis Hubungan Kelengkapan Pengisian Resume Medis Terhadap Kesesuaian Standar Tarif INA-CBG’S Instalasi Rawat Inap Teratai RSUP Fatmawati Jakarta. Jurnal Kedokteran dan Kesehatan, 13(1), 90. https://doi.org/10.24853/jkk.13.1.90-103

Sarwanti, 2014. Analisis hubungan perilaku dokter spesialis surgical dalam pengisian kelengkapan resume medik pasien rawat inap di RSUP Fatmawati tahun 2014.

Sugiyono. (2016). Memahami Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.

Susanto, E., & Windari, A. (2008). Studi deskriptif kelengkapan dokumen rekam medis rawat inap pada kasus bedah orthopedy di rsud kota semarang 1,