Evaluasi Desain Formulir Manual Rekam Medis Poli Gigi Puskesmas “X” Kabupaten Kebumen

Main Article Content

Juni Tryastuti
Ajrin Aulia Nisa
Helmi Nurlaili

Abstract

Rekam medis kedokteran gigi merupakan suatu dokumentasi sistematis mengenai riwayat perawatan kesehatan gigi seorang pasien oleh saranan pelayanan kesehatan. Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pelayanan Medik Departemen Kesehatan telah menerbitkan Standar Nasional Rekam Medik Kedokteran Gigi pada tahun 2004. Standar ini mengatur data gigi-geligi setiap individu yang termasuk pelayanan kesehatan masyarakat puskesmas. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi desain formulir manual rekam medis poli gigi. Penelitian ini merupakan deskriptif dengan pendekatan studi kasus di Puskesmas “X” Kabupaten Kebumen tahun 2021. Peneliti membandingkan formulir desain rekam medis dengan Panduan Rekam Medis Kedokteran Gigi Kemenkes RI 2015. Peneliti juga mewawancarai perawat gigi dan petugas rekam medis. Pada awalnya, desain formulir rekam medis sesuai dengan Panduan Rekam Medis Kedokteran Gigi Kemenkes RI 2015. Kemudian, terjadi perubahan pada tahun 2019. Perubahan dilakukan untuk meringkas penulisan dimana penulisan ICD-10 dan gigi dimasukan ke dalam kolom diagnosis. Beberapa hambatan pada pengisian rekam medis poli gigi yaitu sulitnya penentuan simbol odontogram, serta terbatasnya waktu dan petugas rekam medis.


 

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Tryastuti, J. ., Nisa, A. A. ., & Nurlaili, H. . (2021). Evaluasi Desain Formulir Manual Rekam Medis Poli Gigi Puskesmas “X” Kabupaten Kebumen. Jurnal Pendidikan Tambusai, 5(3), 6085–6091. Retrieved from https://jptam.org/index.php/jptam/article/view/1916
Section
Articles of Research

References

Dilla, R., dan Putra, D. (2020). Desain Formulir pengkajian Awal Neonatus di Rumah Sakit Tingkat III Baladhika Husada Jember. J-REMI: Jurnal Rekam Medik dan Informasi Kesehatan. 1(3):311-319.

Direktorat Bina Upaya Kesehatan Dasar Kementrian Kesehatan RI. (2015). Panduan Rekam Medis Kedokteran Gigi. Jakarta : Author / Kementrian Kesehatan RI.

Dirjen bina pelayanan medik Depkes RI. Standar Nasional Rekam Medik Kedokteran gigi. Jakarta :Depkes RI (2007).

Fardani, D. P., Wuryanto, E., & Werdiningsih, I. (2015). Sistem Pendukung Keputusan Peramalan Jumlah Kunjungan Pasien Menggunakan Metode Extreme Learning Machine (Studi Kasus?: Poli Gigi Rsu Dr. Wahidin Sudiro Husodo Mojokerto). Journal of Information Systems Engineering and Business Intelligence, 1(1),33. https://doi.org/10.20473/jisebi.1.1.33-40.

Gunawan, A. P. (2012). Gambaran rekam medis gigi puskesmas bahu kota manado ditinjau dari standar nasional rekam medik kedokteran gigi. E-GIGI, 1, No 2, 1–7.

Kementrian Kesehatan RI. (2014). Peraturan Mentri Kesehatan RI Nomor 75 tahun 2014 tentang Puskesmas. Jakarta : Kemenkes RI.

Kurnianingsih, N. B. (2014). Evaluasi Penggunaan Formulir Pasien Rawat Jalan di RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta. Malang: Universitas Gadjah Mada.

Maimun, N., Natassa, J., Trisna, W., Supriatin, Y. (2018). Pengaruh Kompetensi Coder Terhadap Keakuratan dan Ketepatan Pengkodean Menggunakan ICD-10 di Rumah sakit “X” Pekanbaru Tahun 2016. Jurnal Kesmas. 1(1):31-43.

Mangentang, F. R. (2015). Kelengkapan Resume Medis dan Kesesuaian Penulisan Diagnosis Berdasarkan ICD-10 Sebelum dan Sesudah JKN di RSU Bahteramas. Jurnal ARSI, 1(44), 159–168.

Puskesmas “X”. (2021). Formulir Rekam Medis Image. Kabupaten Kebumen.

Republik Indonesia. (2004).Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran. Jakarta.

Sari, R. (2020). Analisis Pelaksanaan Pelayanan Kesehatan di Puskesmas Rumbio Jaya Kecamatan Rumbio Jaya Kabupaten Kampar. (Skripsi). Pekanbaru: Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

Suci, O. (2019). Sistem Pengisian Data Identitas Pasien Pada Berkas Rekam Medis Di Rumah Sakit Umum Karya Husada Kota Perdagangan Kabupaten Simalungun Tahun 2018. (Skripsi). Medan: Universitas Sumatera Utara.

Taftazani, R. Z., & Hidayati, R. (2020). Rancangan Desain Formulir Manual Rekam Medis Balai Pengobatan Gigi Di Puskesmas Kahuripan Kota Tasikmalaya. Jurnal Ilmiah Keperawatan Gigi, 1(2), 28–36. https://doi.org/10.37160/jikg.v1i2.525.

Wariyanti, A. (2014). Hubungan Antara Kelengkapan Informasi Medis Dengan keakuratan Kode Diagnosis Pada Dokumen Rekam Medis Rawat Inap di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Karanganyar Tahun 2013. (Skripsi). Surakarta: Universitas Muhammadyah Surakarta.