UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS VIII SMP N 3 SIAK HULU PADA POKOK BAHASAN BERBAGAI KONSTITUSI YANG PERNAH DIGUNAKAN DI INDONESIA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL GROUP INVESTIGATION PADA TAHUN PELAJARAN 2017/2018

Main Article Content

Yuslianti Yuslianti

Abstract

Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui Seberapa efektifkah penggunaan model group investigation dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas VIII pada pokok bahasan berbagai konstitusi yang pernah digunakan di Indonesia di SMP N 3 Siak Hulu. Melalui hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran group investigation memiliki dampak positif dalam meningkatkan nilai belajar Peserta didik. Hal ini dapat dilihat dari semakin mantapnya pemahaman dan penguasaan Peserta didik terhadap materi yang telah disampaikan guru selama ini (ketuntasan belajar meningkat dari sklus I, II, dan III) yaitu masing-masing 57,93%, 67,58%, 80,34%. Pada siklus III ketuntasan belajar Peserta didik secara klasikal telah tercapai. Berdasarkan hasil penelitian ini juga diperoleh data bahawa aktivitas Peserta didik dalam proses pembelajaran PKn dengan pembelajaran group investigation menjadi sangat termotivasi terlihat dari hasil lembar pengamatan yang meningkat dari siklus I ke siklus II

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Yuslianti, Y. (2018). UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS VIII SMP N 3 SIAK HULU PADA POKOK BAHASAN BERBAGAI KONSTITUSI YANG PERNAH DIGUNAKAN DI INDONESIA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL GROUP INVESTIGATION PADA TAHUN PELAJARAN 2017/2018. Jurnal Pendidikan Tambusai, 2(6), 2018-2030. Retrieved from https://jptam.org/index.php/jptam/article/view/193

References

Agus suprijono. 2010. Cooperative Learning. Yogyakarta. Pustaka Media
Arikunto, Suharsimi, dkk. 2011. Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Bumi Aksara.
Barth, James L. 1990. Methods of Instruction in Social Studies Education. Maryland: University Press of America.
Chitravelu, Nesamalar, dkk. 1995. ELT Methodology: Principles and Practice. Malaysia: Fajar Bakti SDN.BHD.
Cholisin. 2000. Materi Pokok Ilmu Kewarganegaraan-Pendidikan Kewarganegaraan. UNY. Yogyakarta
Dalyono. 1997. Psikologi Pendidikan. (Jakarta: Rineka Cipta).
Depdiknas.2006. Permendiknas No 22 Tahun 2006 Tentang Standar Isi. Jakarta: Depdiknas.
Emzir. 2010. Metodologi Penelitian Pendidikan: Kuantitatif dan Kualitatif. Jakarta: Rajawali Pers.
Fraenkel, Jack P, et al. 1993. How to Design and Evaluate Research in Education. San Francisco State university: McGraw-Hill.Inc
Istarani, 2011. 58 Model Pembelajaran Inovatif (Referensi Guru Dalam Menentukan Model Pembelajaran). Medan: Media Persada.
Kane, Thomas. S. 2000.The Oxford Essential Guide to Writing. New York: Barkley Books.
Kemmis dan Mc. Taggart. 1982. The Action Researcher Planner. Victoria: Deakin University.
Nawawi, H dalam Yulista Dewi. 2007. Metode Penelitian Deskriptif. Gajah Mada University.
Purwanto. 2010. Evaluasi Hasil belajar. Yogyakarta: Pustaka Pelajar
Roestiyah NK. 2008. Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Rineka Cipta.
Shohamy, Elana. 1985. A Practical Hand Book in Language Testing for the Second Language Teacher. Israel: Tel-Aviv University.
Samsuri. (2011). Pendidikan Kewarganegaraan sebagai Wahana Membangun Karakter Bangsa. Yogyakarta: UNY Press
Sugiarti, Titik. 1997. “Motivasi Belajar”. Jakarta: Cerdas Pustaka