Penerapan Permainan Tradisional Engklek dalam Mengembangkan Kecerdasan Majemuk Pada Anak Usia Dini

Main Article Content

Herdayanti Herdayanti
Sri Watini

Abstract

Potensi atau kemampuan setiap anak berbeda – beda artinya bahwa anak – anak memiliki kemampuan dan kemauan terhadap suatu bidang sendiri sesuai dengan minat dan bakat anak tersebut. Aspek kemampuan ini kita kenal sebagai kecerdasan majemuk pada Anak Usia Dini, Perkembangan dari kecerdasannya memiliki tingkatan yaitu belum berkembang , cukup berkembang, serta mampu atau sangat mampu berkembang, sehingga dengan adanya tingkatan tersebut kita perlu mengupayakan secara optimal kecerdasan majemuknya. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan kecerdasan majemuk anak Usia Dini melalui pembelajaran dari permainan tradisional engklek di TK A&B kids Development Center Preschool and Kindergarten. Hal ini disebabkan ada beberapa anak yang kemampuan dasarnya  belum berkembang dan adanya kecenderungan rasa jenuh terhadap pembelajaran yang monoton, dengan permainan di harapkan anak anak memiliki motivasi belajar yang lebih baik dan suasana yang menyenangkan, Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah tindakan kelas ( class Action Researh ) dengan pendekatan kualitatif. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini pengamatan langsung pada permainan yang di lakukan anak anak dengan media permainan tersebut. Hasil dari penelitian dan pengembangan berdasarkan pada uji efektivitas maka pembelajaran dengan permainan ini dapat mengembangkan kecerdasan majemuknya.


 

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Herdayanti, H., & Watini, S. (2021). Penerapan Permainan Tradisional Engklek dalam Mengembangkan Kecerdasan Majemuk Pada Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan Tambusai, 5(3), 6222–6227. Retrieved from https://jptam.org/index.php/jptam/article/view/1930
Section
Articles of Research

References

Arikunto. (2013). penelitian tindakan kelas.

Gardner, H. (n.d.). frame of mind the theory of multiple intelligences.

k, h. i. (2016). metode pembelajaran bermain memerlukan kerja sama.

nur. (2000). metode pembelajaran ditandai dengan adanya truktut tugas tujuan dan penghargaan.

sugiyanto. (2010). prefesionalisme guru.

watini, s. (2019). pendekatan kontekstual dalam meningkatkan hasil belajar sains anak usia dini. jurnal obsesi, 82-90.

watini, s. (2020). Implementation of ASYIK Play model in Enhancing Character Value of Early Childhood. Journal Of Physics Conference Series, 1477.

watini, s. (2020). Improving citizen's awarness in conserving Diversity of Malay Tradisional Dance in Malaysia through hta Art appreciation performed by student of early childhood education. International journalof psychosocial, 2730 - 2737..