UPAYA MENINGKATKAN PROSES PEMBELAJARAN GURU MELALUI LESSON STUDY DI SMAN 1 SEBERIDA KABUPATEN INDRAGIRI HULU TAHUN PELAJARAN 2018/2019

Main Article Content

Aristo Aristo

Abstract

Permasalahan klasik dalam proses pembelajaran yang dilakukan guru adalah guru masih menjadi pusat perhatian; guru tidak memakai media pembelajaran; guru tidak melakukan inovasi dalam pembelajaran. Permasalahan klasik tersebut harus segera dibenahi agar proses pembelajaran menjadi lebih menarik. Salah satu cara membenahi permasalahan tersebut adalah guru mengikuti kegiatan lesson study. Dalam penelitian ini peneliti ingin mengetahui seberapa efektif lesson study mampu meningkatkan kompetensi guru dalam proses pembelajaran di SMAN 1 Seberida.Penelitian tindakan sekolah ini mengambil setting di SMAN 1 Seberida dengan jumlah subjek penelitian 38 guru. Pelaksanaan kegiatan dilaksanakan melalui 2 siklus. Teknik analisis data menggunakan analisis kualitatif yaitu digunakan terhadap data kualitatif yang diperoleh dari pengamatan guru selama berlangsungnya pembelajaran dan selama mengikuti lesson study. Hasil penelitian tindakan ini adalah: 1) Lesson study meningkatkan kemampuan guru dalam proses pembelajaran di SMAN 1 Seberida sebesar 10,29 poin dalam kategori baik.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Aristo, A. (2018). UPAYA MENINGKATKAN PROSES PEMBELAJARAN GURU MELALUI LESSON STUDY DI SMAN 1 SEBERIDA KABUPATEN INDRAGIRI HULU TAHUN PELAJARAN 2018/2019. Jurnal Pendidikan Tambusai, 2(6), 2031-2051. Retrieved from https://jptam.org/index.php/jptam/article/view/194

References

Ahrentzen, Shery dan gary W. Evans. 2005. Distraction, Privacy, and Classroom Desingh. Environment and Behavior. (http://www.proquest.umi.com). Akses 25 Pebruari 2014.
Anwar. 2006. “Penggunaan Peta Konsep Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD untuk meningkatkan Proses, Hasil Belajar, dan Respons pada Konsep Ekosistem”. Jurnal Penelitian Kependidikan. Tahun 16 Nomor 1 Desember. Hal. 217-244.
Depdiknas. 2008. Penilaian Kinerja Guru. Jakarata: Direktorat Tenaga Kependidikan Direktorat Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan Departemen Pendidikan Nasional.
Hall, P.O. 2008. “Learning Support Systems for Management Education: Screening for Success”. MERLOT Journal of Online Learning and Teaching. Vol. 4, No. 3
Har, B.L. dan W.S.Y Alison. “Online Learning on Instructional Strategies as a Substantial Support to Education Reform - "Active Classroom" in the Context of Hong Kong”. Department of Curriculum and Instruction Hong Kong Institute of Education 10 Lo Ping Road, Tai Po, N.T.
Hamalik, Oemar. 2007. Manajemen Pengembangan Kurikulum. Bandung: Remaja Rosda Karya.
Hamalik, Oemar. 2008. Perencanaan Pengajaran Berdasarkan Pendekatan Sistem. Jakarta: Bumi Aksara.
Harsono. 2008. Model-model Pengelolaan Perguruan Tinggi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Heruman. 2008. Model Pembelajaran Matemática di Sekolah Dasar. Cet. Ke-2. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Iskandar, Srini M. 2006. ”Peningkatan Kualitas Pembelajaran Dasar-dasar Sains dengan Mengggunakan Pembelajaran Berkelompok (Learning Together) dan Pembelajaran Timbal Balik (Reciprokal Teaching)”. Jurnal Penelitian Kependidikan. Tahun 16 Nomor 1 Juni 2006.
Miles, Mattew B, dan Amichael. Huberman. 2007. Analisis Data Kualitatif Buku Sumber tentang Metode-metode Baru. Terjemahan Tjetjep Rohendi Rohisi. Jakarta: Universitas Indonesia.
Moleong, L.J. 2006. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Mulyasa, E. 2007. Menjadi Guru Profesional. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Mulyono. 2008. Manajemen Adiministrasi dan Organisasi Pendidikan. Yogyakarya: Pustaka Pelajar.
Patton, FW dan Mergler A Spencer. 2008. “Personal responsibility: the Creation, Implementation and Evaluation of a School-Based Program”. Journal of Student Wellbeing. Vol. 2(1), 35-51.
Pribadi, Benny A. 2009. Model Desain Sistem Pembelajaran. Jakarta: Dian Rakyat.
Riyanto, Yatim. 2009. Paradigma Baru Pembelajaran. Jakarta: Prenada Media Group.
Sardiman. 2008. Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: Rajagrafindo Persada.
Satori, Djam’an dan Aan Komariah. 2010. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.
Siswono, Tatak Yuli Eko. 2007. “Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa Melalui Pengajuan Masalah dan Pemecahan Masalah Matematika”. Makalah Simposium Nasional 2007. Jakarta 26-27 Juli 2007. Pusat Penelitian Kebijakan dan Inovasi Pendidikan, Badan Penelitian dan Pengembangan, Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia. 5
Sobri, Asep Jihad, dan Charul Rochman. 2009. Pengelolaan Pendidikan. Yogyakarta: Multi Presindo.
Sugiyono. 2006. Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif Kualitatif. dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Suharjo. 2005. “Peningkatan Kualitas Pembelajaran Soal Cerita Metematika SD Melalui Penggunaan Bahan Manipulatif”. Jurnal Sekolah Dasar. Tahun 14, Nomor 2.
Sukmadinata, N. S. 2005. Metode penelitian pendidikan. Bandung: Remaja Rosda Karya.
Suwardi. 2007. Manajemen Pembelajaran. Surabaya: Temprina Media Grafika.
Suyitno. 2004. Dasar-dasar dan Proses Pembelajaran Matematika I. Semarang: Unnes Press.
Tilaar, H.A.R. 2008. Manajemen Pendidikan Dasar. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Uno, B. H. 2008. Model Pembelajran : Menciptakan Proses Belajar Mengajar yang Kreatif dan Efektif. Jakarta: Bumi Aksara.
Yushau, Mji and Wessels. 2003. “Creativity and Computer in the Teaching and Learning of Mathematics.” Departmen of Mathematical Sciences: King Fahd Universty.
Wood, N.L. 2008. “Learning Excellence and Development Team LEADing Change in Learning and Teaching”. Asian Social Science. Vol 4, No 3.