Daya Terima Konsumen terhadap Pengaruh Teknik Pemasakan Pada Proses Pengolahan Sate Lilit Nabati (Steaming, Deep Frying dan Pan Seared)
Keywords:
Sate Lilit Nabati, Metode Pamasakan Sate Lilit Nabati, Uji Organoleptik Sate Lilit Nabati, Daya Terima Sate Lilit NabatiAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk membuat inovasi produk sate lilit nabati, dengan menggunakan tahu putih dan tiga macam tepung (terigu, tapioka, dan meat replacer) sebagai pengganti ayam dalam produk sate lilit. Ada tiga metode yang digunakan dalam pemasakan awal, yaitu pan seared, steaming, dan deep frying. Hal ini dilakukan untuk menganalisis kualitas organoleptik dari sate lilit nabati hingga mencapai hasil optimal yang menyerupai produk “sate lilit” asli yang terbuat dengan daging ayam/ikan. Penelitian ini dilakukan di laboratorium Tata Boga Universitas Negeri Jakarta selama 6 bulan. Metode penelitian awal dimulai dari memilih jenis produk modifikasi hingga uji organoleptik pada aspek warna, aroma, rasa dan tekstur. Dilanjutkan dengan uji organoleptik kepada 10 orang ahli dibidang tata boga serta 25 panelis agak terlatih dan 75 panelis tidak terlatih. Hasil yang diperoleh dalam penelitian menurut panelis ahli adalah teknik pan seared dan menurut panelis agak terlatih dan panelis tidak terlatih adalah teknik steaming.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2024 Ni Luh Putu Yuliarini
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).