Pemberian Reward and Punishment untuk Meningkatkan Disiplin Guru dalam Kehadiran Mengajar di kelas pada SMP Negeri 1 Kuala Indragiri Kab. Indragiri Hilir Tahun Pelajaran 2019/2020

Main Article Content

Sarmalis Sarmalis

Abstract

Peningkatan mutu pembelajaran disekolah sangat tergantung dari beberapa faktor. Faktor yang sangat penting antara lain adalah penerapan budaya sekolah kearah peningkatan mutu. Budaya sekolah merupakan hal yang positif yang harus dipertahankan dan dilaksanakan oleh semua warga sekolah tanpa merasa terpaksa. Budaya sekolah yang harus dipertahankan salah satunya adalah masalah kedisiplinan, termasuk disiplin para guru dalam kehadiran dikelas pada proses belajar mengajar.Untuk meningkatkan disiplin para guru dapat diupayakan melalui bermacam-macam cara. Dalam Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) ini, dicobakan tindakan berupa pemberian Reward and Punishment untuk para guru di SMP Negeri 1 Kuala Indragiri, Kabupaten Indragiri Hilir. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, karena dari hasil penelitian dan analisa data, ternyata pada siklus kedua, kedisiplinan guru dalam kehadiran dikelas pada proses belajar mengajar meningkat dan memenuhi indikator yang telah ditetapkan sebesar 75%. Dari hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa untuk meningkatkan disiplin guru dalam kehadiran dikelas pada kegiatan belajar mengajar dapat dilakukan dengan pemberian Reward and Punishment kepada guru.


 

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Sarmalis, S. (2021). Pemberian Reward and Punishment untuk Meningkatkan Disiplin Guru dalam Kehadiran Mengajar di kelas pada SMP Negeri 1 Kuala Indragiri Kab. Indragiri Hilir Tahun Pelajaran 2019/2020. Jurnal Pendidikan Tambusai, 5(3), 6892–6899. Retrieved from https://jptam.org/index.php/jptam/article/view/2064
Section
Articles of Research

References

Amstrong. Michael, (1991). Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakrta:Ghalia Indonesia

Anwar Prabu Mangkunegara. (1994). Psikologi Perusahaan. Bandung:PT. Trigenda Karya

Anwar Prabu Mangkunegara (2000). Manajemen Sumber Daya Manusia Perusahaan. Bandung: Penerbit Remaja Rosdakarya.

Arikunto, S. (2002). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta:Rineka Cipta

Aunurrahman. (2009). Belajar dan Pembelajaran. Bandung:Alfabeta

Bambang Nugroho. (2006). Reward dan Punishment. Bulletin CiptaKarya Departemen Pekerjaan Umum Edisi No. 6/IV/Juni 2006

Departemen Pendidikan Nasional. (2003). Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta:Depdiknas

Hidayat, Sucherli. (1986). Peningkatan Produktivitas Organisasi dan Pegawai Negeri Sipil: Kasus Indonesia, Jakarta:Prisma

Megawangi, Ratna. (2007). Membangun SDM Indonesia Melalui Pendidikan Holistik Berbasis Karakter. Jakarta:Indonesian Heritage Foundation

Sanjaya, W. (2008). Kurikulum dan Pembelajaran. Teori dan Praktik Pengembangan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Jakarta:Kencana Prenada Media Group.

Syamsul Hadi, (2009). Kepemimpinan Pembelajaran, Makalah Disampaikan pada Sosialisasi Akuntabilitas Kinerja Kepala Sekolah Dalam Inovasi Pembelajaran. Departemen Pendidikan Nasional, Direktorat Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan, Direktorat Tenaga Kependidikan.

Internet

Akhmad Sudrajat, (2010) Manfaat Prinsip dan Asas Pengembangan Budaya Sekolah. [On Line].Tersedia: http://akhmadsudrajat.wordpress.com/2010/03/04/manfaat- prinsip-dan-asas-pengembangan-budaya-sekolah/ [06 Oktober 2010].

Subagio. (2010) Kompetensi Guru dalam Meningkatkan Mutu Pembelajaran [On Line].Tersedia: http://subagio-subagio.blogspot.com/2010/03/kompetensi-guru-dalam- meningkatkan-mutu.html