Analisis Kebutuhan Pengembangan Booklet Sebagai Suplemen Bahan Ajar Pada Materi Struktur dan Fungsi Jaringan Hewan Kelas XI SMA/MA

Main Article Content

Reza Gustiani
S Syamsurizal

Abstract

Biologi merupakan suatu cabang ilmu pengetahuan yang mengkaji tentang makhluk hidup, lingkungan, dan hubungan antara keduanya. Materi biologi berkaitan dengan fakta-fakta ilmiah tentang fenomena alam yang konkret serta obyek yang abstrak, sehingga tergolong sulit untuk dipelajari oleh peserta didik. Salah satu upaya yang dapat dilakukan guru untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan mengembangkan media pembelajaran. Ketersediaan media pembelajaran yang memadai, efektif, dan sesuai dengan materi yang sedang dipelajari dapat membantu peserta didik dalam memahami materi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan pengembangan booklet sebagai bahan ajar biologi kelas XI di MAN 2 Padang. Studi dilakukan dengan metode survei menggunakan angket yang disebarkan kepada 34 orang peserta didik kelas XI IPA dan satu orang guru Biologi MAN 2 Padang.Hasil angket menunjukkan bahwa peserta didik membutuhkan suplemen bahan ajar pada materi struktur dan fungsi jaringan hewan. Kriteria bahan ajar yang dibutuhkan yaitu materi yang disampaikan lengkap, singkat, padat, jelas, disertai gambar, serta terdapat penjelasan untuk istilah-istilah sulit. Pengembangan booklet sebagai bahan ajar biologi dapat menjadi solusi dari permasalahan yang dihadapi oleh guru dan peserta didik khususnya pada materi struktur dan fungsi jaringan hewan.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Gustiani, R., & Syamsurizal, S. (2021). Analisis Kebutuhan Pengembangan Booklet Sebagai Suplemen Bahan Ajar Pada Materi Struktur dan Fungsi Jaringan Hewan Kelas XI SMA/MA. Jurnal Pendidikan Tambusai, 5(3), 7242–7246. https://doi.org/10.31004/jptam.v5i3.2082
Section
Articles of Research

References

Mahendrani, K., dan Sudarmin. 2015. Pengembangan Booklet Etnosains Fotografi Tema Ekosistem untuk Meningkatkan Hasil Belajar pada Siswa SMP. Unnes Science Education Journal, 4(5), 865-872.

Muslih. 2016. Pemanfaatan Media Pembelajaran Berbasis ICT pada Lembaga Pendidikan Non-Formal TPQ. DIMAS: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan, 16(2), 215-234.

Pralisaputri, K.R., Soegiyanto, H., dan Muryani, C. 2016. Pengembangan Media Booklet Berbasis SETS pada Materi Pokok Mitigasi dan Adaptasi Bencana Alam untuk Kelas X SMA. Jurnal GeoEco, 2(2), 147-154.

Rahmatih, A.N., Yuniastuti, A., dan Susanti, R. 2018. Pengembangan Booklet Berdasarkan Kajian Potensi dan Masalah Lokal sebagai Suplemen Bahan Ajar SMK Pertanian. Journal of Innovative Science Education, 6(2), 474-481.

Sulaiman, M., Ngabekti, S., dan Widiatningrum, T. 2019. The Development of Booklet about the Variety of Macroscopic Fungi Species in Arboretum Sylva Western Borneo as the Supplement of Learning Material at High School. JISE:Journal of Innovative Science Education, 8(1), 99-107.

Suryanda, A., Azrai, E.P., dan Julita, A. 2020. Analisis Kebutuhan Pengembangan Buku Saku Biologi Berbasis Mind Map (BIOMAP). Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA, 11(1), 86-98.

Thiagarajan, S. 1974. Instructional Development for Training Teachers of Exceptional Children: A sourcebook. Blomington Indiana: IndianaUniversity.

Yusriya, A., Santosa, K., dan Priyono, B. 2014. Pengembangan Video Pembelajaran Materi Klasifikasi Hewan sebagai Suplemen Bahan Ajar Biologi SMP. Unnes Journal of Biology Education, 3(1), 26-34.