Kendala Tata Kelola Pasar Tradisional Berbasis Nagari Studi Kasus Pasar Nagari Padang Sibusuk

Main Article Content

Fegi Juanda
Rinel Fitlayeni
Ikhsan Muharma Putra

Abstract

Tata kelola pasar yang harus dilakukan dengan baik akan menjadi potensi besar bagi Pendapatan Asli Desa (PAN/D). Namun, saat ini para pedagang di Pasar Nagari Padang Sibusuk tidak semuanya berjualan di tempat yang telah ditentukan. Sehingga perlu diteliti lebih lanjut bagaimana pengelolaan pasar tradisional berbasis nagari di pasar nagari Padang Sibusuk. Penelitian ini bertujuan untuk: menganalisis Bagaimana Hambatan Tata Kelola Pasar Tradisional Nagari Berdasarkan Studi Kasus Pasar Nagari Padang Sibusuk. Penelitian ini menggunakan teori yang dikemukakan oleh Robert K. Merton. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan tipe deskriptif. Informan penelitian ini adalah pengelola pasar, tokoh masyarakat, pedagang dan pembeli dengan jumlah informan 13 orang. Metode pemilihan informan penelitian adalah dengan purposive sampling. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Dengan menggunakan metode pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan studi dokumen. Unit analisis dalam penelitian ini adalah kelompok dengan analisis data menggunakan model interaktif Miles Huberman. Berdasarkan hasil dan kesimpulan serta pembahasan penelitian terkait mengenai kendala tata kelola pasar tradisional berbasis desa, studi kasus pasar desa Padang Sibusuk adalah 1) Keterbatasan anggaran. 2) Belum memiliki rencana yang baik.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Juanda, F. ., Fitlayeni, R. ., & Putra, I. M. . (2021). Kendala Tata Kelola Pasar Tradisional Berbasis Nagari Studi Kasus Pasar Nagari Padang Sibusuk. Jurnal Pendidikan Tambusai, 5(3), 7104–7113. Retrieved from https://jptam.org/index.php/jptam/article/view/2097
Section
Articles of Research

References

Bungin, Burhan. 2007. Penelitian Kualitatif Edisi Ke2. Jakarta: Kencana.

Damsar. 2011.Pengantar Sosiologi Ekonomi. Jakarta: Kencana

Fitlayeni, Rinel dkk. 2019. Sosiologi Pasar .Padang: STKIP PGRISumbar Press

George, Ritzer. 2012.Teori Sosiologi Modern. Jakarta: Rajawali Pers.

Lufri.2007. Kiat Memahami & Melakukan Penelitian. Padang: UNP Press.

MoleongJLexy.2010.Metode Penelitian Kualitatif.Bandung:Remaja Rosdakarya.

Muyadi. 2012. Model Pengelolaan Pasar Tradisional Dalam Perspektif

Arianty, N. (2013). Analisis Perbedaan Pasar Modern Dan Pasar Tradisional Ditinjau Dari Strategi Tata Letak (Lay Out) Dan Kualitas Pelayanan Untuk Meningkatkan Posisi Tawar Pasar Tradisional. Jurnal Manajemen & Bisnis, 13(01), 12. Pasar modern, pasar tradisional, tata letak, kualitas pelayanan.

Choerudin, A., Dewi, S. N., Haryanto, A. T., Latifah, I., & Tradisional, P. (2018). Model Pengelolaan Pasar Tradisional Berbasis Partisipasi Masyarakat?: Studi Empiris Di Indonesia. 978–979. Model pengelolaan, pasar tradisional, partisipasi masyarakat 1.

Field, J. R., & Jeffcott, L. B. (1989). Equine laminits – Another hypothesis for pathogenesis. Me dical Hypotheses, 30(3), 203–210. https://doi.org/10.1016/0306-9877(89)90062-5

Kosasi, S. (2015). Perancangan Sistem E-Commerce Untuk Memperluas Pasar Produk Oleh-Oleh Khas Pontianak. 110–119.