UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA MELALUI METODE PEMBELAJARAN DISCOVERY TERBIMBING

Main Article Content

Sri Handayani

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas I SD Negeri 2 Sei Pakningmenggunakan metode pembelajaran discovery terbimbing. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (classroom action research). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas I SD Negeri 2 Sei Pakningyang berjumlah 32 siswa, terdiri dari 14 siswa laki-laki dan 18 siswa perempuan. Peneliti menggunakan model penelitian tindakan dari Kemmis dan Taggart. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus tindakan. Pada siklus pertama dilakukan dalam dua kali pertemuan sdan pada siklus kedua juga dua kali pertemuan. Pada setiap siklus terdapat kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi dan tes. Data observasi dianalisis secara deskriptif kualitatif sementara hasil tes dianalisis secara deskriptif kuantitatif persentase. Hasil penelitian siklus I menunjukkan bahwa persentase siswa yang nilainya di atas KKM baru mencapai 67,2%, sehingga masih belum dapat mencapai kriteria keberhasilan penelitian. Pada siklus II, langkah-langkah penerapan metode pembelajaran discovery untuk meningkatkan keberhasilan siswa dilakukan dengan cara pemberian motivasi, pembagian jumlah anggota kelompok yang lebih kecil dan keheterogenan anggotanya, serta memberikan kesempatan melakukan presentasi kelompok atas hasil praktikumnya di depan kelas. Persentase nilai siswa yang di atas KKM pada siklus II meningkat menjadi 93,7%. Berdasarkan hasil penelitian, dapat diketahui bahwa metode discovey terbimbing mampu meningkatkan hasil belajar IPA.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Handayani, S. (2018). UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA MELALUI METODE PEMBELAJARAN DISCOVERY TERBIMBING. Jurnal Pendidikan Tambusai, 2(2), 727–741. https://doi.org/10.31004/jptam.v2i4.21
Section
Articles of Research

References

Abdullah Aly & Eny Rahma. (1998). Ilmu Alamiah Dasar. Jakarta:Bumi Aksara. Anni,
Arikunto S. (2007). Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.
Arikunto S, Suhardjono, Supardi. (2009). Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Bumi
Aksara.
Djamarah, Syaiful Bahri. (2006). Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Rineka Cipta.
Gulo. W. (2002). Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: PT. Grasindo.
Hadiningsih,Rahayu. (2009). Tesis: “Keefektifan Metode Penemuan Terbimbing dan Metode Pemberian Tugas terhadap Prestasi Belajar Matematika ditinjau dari Motivasi Belajar Siswa Kelas 8” Surakarta: Universitas Sebelas Maret
Hariyono, dkk. (2001). Common TexBook Strategi Pembelajaran Matematika Kontemporer. Bandung: Jurusan Pendidikan Matematika UPI Bandung.
Hudojo, Herman.(1988). Matematika - Studi Dan Pengajaran. Jakarta : Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. Proyek Pengembangan Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan
Iskandar, Srini M. 2001. Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam. Jakarta: Depdikbud.
Khulsum,Umi.(2005).Skripsi:“PenggunaanMetodePenemuanTerbimbing (GuidedDiscovery)dalamPembentukanPenguasaanKonsepLuasBanun Datar Kelas IV SDN Kambing Rejo Kec. Grati Kab. Pasuruan. Malang: Universitas Negeri Malang
Lestari, Eko Puji. (2002). Skripsi: “Pengaruh Strategi Pembelajaran Penemuan Terbimbing melalui Diskusi terhadap Peningkatan Pola Berpikir Kritis dan KreatifSiswauntukPokoBahasanDinamikaGerakLurus.Surabaya: Universitas Negeri Surabaya.
Miles, B.B., dan A.M. Huberman. (1992). Analisa Data Kualitatif. UI Press Jakarta. Moedjiono Moh. Dimyati. (1991). Strategi Belajar Mengajar. Jakata: Depdikbud.
Moh. Amien. (1987). Mengajarkan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dengan
Menggunakan Metode “Discovery” dan “Inquiry”. Jakarta: Depdikbud
Mulyasa. (2007). Manajemen Berbasis Sekolah. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya. Puspitasari. (2009). Skripsi: “Upaya Peningkatan Prestasi Belajar Ipa Siswa Kelas III
Melalui Penerapan Metode Guided Inquiry – Discovery”. Surakarta: Universitas
Sebelas Maret.
Purwaningsari. (2001). Skripsi; “Pengaruh Penenrapan Model Pembelajaran Penemuan Terbimbingmelalui Model Eksperimen terhadap PrestasiBelajar FisikapadaSiswaSMUMuhammadiyahINganjuk.Surabaya:Universitas Negeri Surabaya.
Poerwodarminto. 1991Strategi Belajar Mengajar. Pustaka Setia.
Ratu Monasari. 2002. Pengantar Pelaksanaan Program Bimbingan dan Konseling di Sekolah : Buku Panduan untuk GuruKonseling di SLTP.Penerbit. Rineka Cipta
Sardiman.(2009).InteraksidanMinatBelajarMengajar.Jakarta:RajaGrafindoPersada.
Siadari. (2006). The Ciputra Way. Jakarta: PT Elex. Media Komputindo. Arthur H, C. (1902).
Sudjana, Nana & Ibrahim. (1989). Penelitian dan Penilaian Pendidikan. Bandung : Sinar Baru.
Sudjana, Nana. (1990). Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Bandung:RemajaRosdakarya.
Sri Sulistyorini. (2007).Model Pembelajaran IPA Sekolah Dasar dan
Penerapannya dalam KTSP. Yogyakarta : Global Pustaka Ilmu.
Suryobroto, Sumadi. (1996). Discovery Belajar Pemecahan Masalah. Jakarta: Rajawali Grafindo Persada
______. (2002). Discovery Belajar Pemecahan Masalah. Jakarta: Rajawali Grafindo Persada
Suryabrata, Sumadi. (2004). Psikologi Pendidikan. Jakarta: Rajawali Grafindo Persada
Suyanto.(1997) Pedoman Pelaksaan Penelitian Kelas. Jakarta: Dirjen Dikti.
Suyoso. 1998. Pengembangan Pendidikan IPA SD. Jakarta : Dirjendikti