Eksistensi Nilai-Nilai Kearifan Lokal Dalam Festival Pacu Sampan Leper Di Kecamatan Batang Tuaka Kabupaten Indragiri Hilir

Main Article Content

Rizki Ramadhan
Bunari Bunari
Asyrul Fikri

Abstract

Indonesia merupakan negara yang di dalamnya terdapat berbagai kebudayaan dan tradisi. Kebudayaan dan tradisi yang ada di Indonesia memiliki ciri khas yang berbeda-beda. Salah satu tradisi yang terdapat di Kabupaten Indragiri Hilir yang sampai saat ini masih eksis keberadaannya yakni Pacu Sampan Leper . Tradisi Pacu Sampan leper ini merupakan tradisi yang lahir dari tengah-tengah masyarakat yang sejak dahulu selalu memanfaatkan transportasi air. Dalam penelitian ini memiliki tujuan yakni adalah: Untuk mengetahui latar belakang festival pacu sampan leper di Kabupaten Indragiri Hilir, untuk mengetahui nilai-nilai kearifan lokal dalam festival pacu sampan leper serta mengetahui upaya pelestarian festival pacu sampan leper di Kabupaten Indragiri Hilir. Metode penelitian yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Berawal dari masyarakat Kabupaten Indragiri Hilir yang sejak dahulu selalu memanfaatkan transportasi sampan untuk kegiatan sehari-hari. Namun kondisi alam Inhil yang setiap tahunnya mengalami kondisi pasang surut mengakibatkan sungai-sungai yang ada di Inhil menjadi kering dan menyulitkan menggunakan sampan ketika kondisi surut. Masyarakat yang sudah terbiasa dengan kondisi alam seperti itu membuat suatu inovasi dengan menciptakan suatu transportasi yang dapat digunakan ketika kondisi surut yakni sampan leper.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Ramadhan, R. ., Bunari, B., & Fikri, A. . (2021). Eksistensi Nilai-Nilai Kearifan Lokal Dalam Festival Pacu Sampan Leper Di Kecamatan Batang Tuaka Kabupaten Indragiri Hilir. Jurnal Pendidikan Tambusai, 5(3), 7718–7725. https://doi.org/10.31004/jptam.v5i3.2229
Section
Articles of Research

References

Albi Anggito & Johan Setiawan. 2018. “Metodologi Penelitian Kualitatif”. Sukabumi: CV Jejak.

Edi Susrianto. “ Nilai-Nilai Budaya Melayu dalam Tradisi Pacu Sampan Leper di Kabupaten Indragiri Hilir”. Jurnal Pendidikan: EDUKASI. Vol. 8. No. 2 2020.

Edi Susrianto. “ Tradisi Pacu Jalur Masyarakat Rantau Kuantan (Studi Nilai-Nilai Budaya Melayu dalam Olahraga Tradisional di Kabupaten Kuantan Singingi)”. Jurnal Olahraga Indragiri (JOI). Vol. 4. No. 1 2019.

Estalita Kelly. “Kecerdasan Interpersonal Dan Kecerdasan Intrapersonal Dengan Sikap Multikultural Pada Mahasiswa Malang”. Jurnal Psikologi. Vol. 3. No. 1, September 2015.

Ismail Nurdin dan Sri Hartati. 2019. “ Metodologi Penelitian Sosial”. Surabaya: Media Sahabat Cendekia.

Milles, M. B., & Huberman, A. M. (2009). Analisis Data Kualitatif. Jakarta: Universitas Indonesia.

Muhammad Qoyim. “Strategi Pemasaran Urban Festival Di Kawasan Kabupaten Sukoharjo”. Jurnal Ikon Vol. 2. No. 4. Desember 2016.

M. Thohir. “ Etnografi Ideasional (Suatu Metodologi Penelitian Kebudayaan)”. Nusa: Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra. Vol. 14. No. 2, Mei 2019.

Natalina Nilamsari. “Memahami Studi Dokumentasi Dalam Penelitian Kualitatif”. WACANA: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi. Vol. 13. No. 2, Juni 2014.

Noor Yanti dkk. “Pelaksanaan Kegiatan Ekstrakurikuler Dalam Rangka Pengembangan Nilai-Nilai Karakter Siswa Untuk Menjadi Warga Negara Yang Baik Di SMA Korpro Banjarmasin”. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan. Vol. 6, No. 11, Mei 2016.

N. H. Kistanto. “Tentang Konsep Kebudayaan”. Jurnal Sabda: Jurnal Kajian Kabudayaan. Vol. 10. No. 2, Februari 2017.

Putri Riskiyah dkk. “Pengaruh Bauran Pemasaran Terhadap Keputusan Mengunjungi Festival Cap Go Meh Di Singkawang”. Jurnal Pariwisata. Vol. 5. No. 1, April 2018.

Sal Murgiyanto. 2017. “ Kritik Pertunjukan Dan Pengalaman Keindahan”. Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada.

Suwardi Endraswara. 2006. “Penelitian Kebudayaan”. Yogyakarta: Pustaka Widyatama.

Teuku, Muttaqin, Sulaiman, Adil, dan Hasbi. 2020. “Ilmu Sosial dan Budaya Dasar Bermuatan General Education”. Aceh: Syiah Kuala University Press.

Ujang Syarip Hidayat. 2019. “Penguatan Pendidikan Karakter Berbasis Kearifan Lokal Sunda”. Sukabumi: Budhi Mulia.