Mengembangkan Jiwa Nasionalisme di Era Globalisasi

Main Article Content

Zulfa Ishmah Rahadatul Aisy
Dinie Anggraeni Dewi
Yayang Furi Furnamasari

Abstract

Nasionalisme merupakan bentuk cinta tanah air dengan melakukan berbagai pembelaan terhadap  bangsa sendiri tanpa harus menjatuhkan bangsa lain dengan tujuan untuk mencapai kepentingan bersama dengan menerapkan nilai-nilai pancasila yang ada pada suatu negara. Sikap nasionalisme ini diterapkan dan dikembangkan sejak dini agar generasi di era globalisasi ini lebih baik dibandingkan gerasi sebelumnya. Sebagai bangsa dan negara di tengah bangsa-bangsa lain di dunia, maka diperlukan identitas nasionalisme yang tinggi dari warganya, terutama di kalangan anak muda generasi Indonesia. 

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Rahadatul Aisy , Z. I., Dewi, D. A. ., & Furnamasari, Y. F. . (2021). Mengembangkan Jiwa Nasionalisme di Era Globalisasi. Jurnal Pendidikan Tambusai, 5(3), 7968–7971. Retrieved from https://jptam.org/index.php/jptam/article/view/2287
Section
Articles of Research

References

G. H. (2015). Nasionalisme vs Globalisasi „Hilangnya? Semangat Kebangsaan dalam Peradaban Modern. DIMENSIA: Jurnal Kajian Sosiologi, 1(1), 1–11.

Affan, M., & Maksum, H. (2016). Membangun Kembali Sikap Nasionalisme Bangsa Indonesia Dalam Menangkal Budaya Asing Di Era Globalisasi. Jurnal Pesona Dasar, 3(4), 65–72.

Agustin, D. S. Y. (2011). The Decline of Love for Culture and Nationalism of the Young Generation Due to Globalization. Journal of Social Humanities, 4(2), 177–185.

Alfaqi, M. Z. (2016). Melihat Sejarah Nasionalisme Indonesia Untuk. Jurnal Civics, 13(2), 209–216. Azizy, A. Q. (2004). MelawanGlobalisasi Reinterpretasi AjaranIslam (Persiapan SDM dan terciptanya Masyarakat Mad ani). Yogyakarta:PustakaPelajar

Choliq, A. (2011). Nasionalisme ” Dalam Pespektif Islam ”. Citra Lekha, 15(2), 45–58.

Masroer. (2017). Gagasan Nasionalisme Indonesia Sebagai Negara Bangsa Dan Relevansi Dengan. Jurnal Ilmiah Sosiologi Agama Dan Perubahan Sosial, 11(2), 229–238.

Rachmadani Putri, H., Metiadini, A., Khairul Rahmat, H., & Uksan, A. (2020). Urgensi Pendidikan Bela Negara Guna Membangun Sikap Nasionalisme Pada Generasi Millenial di Indonesia. Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Dan Keislaman , 5(2), 257–271.

Retnasari, L., & Hidayah, Y. (2019). Menumbuhkan Sikap Nasionalisme Warga Negara Muda di Era Globalisasi melalui Pendidikan Kewarganegaraan di Perguruan Tinggi (Studi pada Mahasiswa PGSD UAD). Jurnal Basicedu, 4(1), 79–88.

Sari, E., & Ali, Y. (2018). PENGUATAN SIKAP NASIONALISME MELALUI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN PADA SEKOLAH

INTERNASIONAL (Studi pada Secondary School di Singapore Piaget Academy Solo Raya). PKn Progresif: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Kewarganegaraan, 13(1), 104.

Tilaar, H. A. R. (2014). MULTIKULTURALISME, BAHASA INDONESIA, DAN NASIONALISME DALAM SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL 1 H.A.R. Tilaar

Anggota, Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia. Dialektika, 1(2).

Umra, S. I. (2019). Penerapan Konsep Bela Negara, Nasionalisme Atau Militerisasi Warga Negara. Jurnal Lex Renaissance, 4(1), 164–178.

Widodo, S. (2011). Implementasi bela negara untuk mewujudkan nasionalisme. Jurnal Ilmiah Civis, I(1), 18–31.

Yudhanegara, H. F. (2016). Pancasila Sebagai Filter Pengaruh Globalisasi Terhadap NilaiNilai Nasionalisme. Jurnal Ilmu Administrasi CENDEKIA, 8(2), 165–180.

Smith Anthony, D. (2003). Nasionalismeteori,ideology,sejarah.

Jakarta:LP3LS.(2013).StatistikUntukPenelitian.Bandung:Alfabeta.

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >>