Analisis Biaya Transaksi pada Siklus Usahatani Jagung di Kabupaten Dompu Provinsi Nusa Tenggara Barat

Main Article Content

Dodo Kurniawan

Abstract

Karakteristik pasar tidak sempurna ditandai dengan adanya biaya transaksi. Salah satu sektor yang merupakan pasar tidak sempurna adalah sektor pertanian. Biaya transaksi pada usahatani jagung hibrida akan mempengaruhi tinggi rendahnya keuntungan usahatani jagung hibrida. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis struktur biaya transaksi dan implikasi biaya transaksi terhadap manfaat usahatani jagung hibrida. Metode penelitian menggunakan analisis biaya transaksi dan regresi linier berganda. Penelitian dilakukan di Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat dengan 120 responden sebagai petani jagung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat enam siklus pada usahatani jagung di Kabupaten Dompu. Adapun enam siklus tersebut yakni; (1) siklus pratanam; (2) siklus tanam; (3) siklus pemeliharaan; (4) pengawasan; (5) siklus panen; dan (6) siklus pascapanen. Dari enam siklus tersebut siklus pascapanen merupakan siklus yang memiliki persentase tertinggi sebesar 23,17%, kemudian siklus pemeliharaan sebesar 18,53%, siklus panen sebesar 17,65%, siklus tanam sebesar 17,28% dan siklus pengwasan sebesar 13,99%.   

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Kurniawan , D. . (2021). Analisis Biaya Transaksi pada Siklus Usahatani Jagung di Kabupaten Dompu Provinsi Nusa Tenggara Barat. Jurnal Pendidikan Tambusai, 5(3), 8030–8036. Retrieved from https://jptam.org/index.php/jptam/article/view/2295
Section
Articles of Research

References

Angraini, E. (2005). Analisis Biaya Transaksi dan Penerimaan Nelayan dan Petani di Palabuhan Ratu Kabupaten Sukabumi. Institut Pertanian Bogor. Retrieved from https://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/8047

Arsyad, L. (2010). Ekonomi Pembangunan (5th ed.). Yogyakarta: STIM YKPN.

Bambang. (2017). Agribisnis Jagung Sebagai Lokomotif Penanggulangan Kemiskinan di Kabupaten Dompu. Dompu.

Benham, A., & Benham, L. (2001). The Costs of Exhange. Ronald Coase Institute Working Papers, 1. Retrieved from http://www.coase.org/workingpapers/wp-1.pdf

Budiman. (2014). Analisis komparatif biaya transaksi petani rumput laut dalam kontrak lembaga keuangan formal-informal dan pengaruhnya terhadap kesejahteraan. Universitas Brawijaya.

Coase, R. H. (1992). The Institutional Structure of Production. The American Economic Review, 82(4), 713–719. https://doi.org/10.1007/978-3-540-69305-5_3

Collinson, C., Kleih, U., Burnett, D., Muganga, A., Jagwe, J., & Ferris, R. S. B. (2002). Transaction cost analysis for selected crops with export potential in Uganda. ASARECA/IITA Monograph, (October).

Dwiastuti, R. (2017). Metodologi Penelitian “ Sosial Ekonomi Pertanian”: Dilengkapi Pengenalan berbagai Perspektif Pendekatan Metode Penelitian. Malang: UB Press.

Furubotn and Richter. (1999). Agricultural Economics & Economics. Agricultural Economics & Economics, (1996), 149–152.

Leonardo, A., & Robert, E. (1997). The Effect of Trnsaction Costs on Labor Market Participation and Earnings: Evidence From Rural Philippine Markets. Econstor.

Mburu, J. and R. B. (2002). Wildlife Co-mangement in Kenya: An Empirical Analysis of Landowners’ Incentives for Participation. Conference on International Agricultural Research for Development, (Gurung 1995), 1995–1999.

Menard, C. (2000). Institutions, Contracts and Organizations “Perspectives from New Institutional Economics.”

Mishkin, S. F. (2008). Buku Ekonomi Uang, Perbankan dan Pasar Keuangan Buku 1 (8th ed.). Jakarta: Salemba Empat.

Mmbando, F. E., Wale, E. Z., Baiyegunhi, L. J. S., Mmbando, F. E., Wale, E. Z., The, L. J. S. B., … Baiyegunhi, L. J. S. (2017). Development in Practice The welfare impacts of market channel choice by smallholder farmers in Tanzania The welfare impacts of market channel choice by smallholder. Development in Practice, 27(7), 981–993. https://doi.org/10.1080/09614524.2017.1353066

Montalbano, P., Pietrelli, R. &, & Salvatici, L. (2018). Participation in the market chain and food security?: The case of the Ugandan maize farmers. Food Policy, 76(March), 81–98. https://doi.org/10.1016/j.foodpol.2018.03.008

Narayan, D. (1999). Bonds and Bridges?: Social Capital And Poverty.

North, D. C. (1990). Institutions, Institutional Change and Economic Performance. Institutions, Institutional Change and Economic Performance. North, Douglass C. https://doi.org/10.1017/CBO9780511606892.012

Rudi, H. Peru & Trias, Q. D. (2017). Rudi, H. Peru & Trias, Qurnia Dewi. (2017). Panduan Praktis Budidaya Jagung, Jakarta, Penebar Swadaya. (F. A. Nurrohman, Ed.). Jakarta: Penebar Swadaya.

Sultan, H., & Rachmina, D. (2016). Pengaruh Biaya Transaksi terhadap Keuntungan Usahatani Kedelai Di Kabupaten Lamongan , Jawa Timur. Forum Agribisnis, 6(2), 161–178. Retrieved from http://journal.ipb.ac.id/index.php/fagb/article/view/17242

Supratikno, H. (2010). Ekonomi Nurani Vs Ekonomi Naluri.pdf. (M. dan J. Am, Ed.) (Pertama). Jakarta: Pustaka Obor Indonesia.

Tefera, D. A. J. B. and M. A. S. (2016). Agricultural Co-Operatives In Ethiopia: Evolution, Functions and Impact. Journal of International Development, 96(1), 10–14. https://doi.org/10.1002/jid

Turvani, M. (1996). The Core of the Firm: The Issue of the Employoyer-Employee Relationship.

Voors, M. J., & Haese, M. D. (2010). Smallholder dairy sheep production and market channel development?: An institutional perspective of rural Former Yugoslav Republic of Macedonia. Journal of Dairy Science, 93(8), 3869–3879. https://doi.org/10.3168/jds.2009-2685

Williamson, O. E. (1981). The Economics of Organization: The Transaction Cost Approach. American Journal of Sociology, 87(3), 548–577. https://doi.org/10.1086/227496

Williamson, O. E. (1989). Chapter 3 Transaction cost economics. Handbook of Industrial Organization, 1, 135–182. https://doi.org/10.1016/S1573-448X(89)01006-X

Williamson, O. E. (1998). Transaction Cost Economics: How It Works; Where It is Headed. De Economist, 146(1), 23–58. https://doi.org/10.1023/a:1003263908567

Yustika & Rukavina. (2015). Konsep Ekonomi Kelembagaan Perdesaan Pertanian dan Kedaulatan Pangan. Malang: Empat Dua.

Yustika, A. E. (2012). Ekonomi Kelembagaan “ Paradigma, Teori dan Kebijakan”. (Novietha I. Sallama, Ed.). Jakarta: Erlangga.