Studi Komparatif Kebijakan Luar Negeri Indonesia Bebas-Aktif dan Lebih Dekat ke Salah Satu Blok, Mana Yang Lebih Menguntungkan Kepentingan Nasional Indonesia?

Main Article Content

Syahdami Syahdami
Muhammad Sya’roni Rofii

Abstract

Kebijakan politik luar negeri Indonesia sejak merdeka selalu mengalami perubahan. Meskipun doktrin politik luar negeri bebas-aktif yang dicetuskan pertama kali oleh proklamator Mohammad Hatta tahun 1948 tidak pernah berubah, tetapi praktiknya tergantung dengan pendekatan dan tafsir yang diambil oleh para pemimpin yang berkuasa. Orde lama condong ke blok timur, orde baru condong ke blok barat, dan orde reformasi mengalami dilematis karena berbagai faktor domestik dan internasional. Dari berbagai pilihan politik yang pernah diambil oleh penguasa Indonesia, manakah yang lebih menguntungkan kepentingan nasional Indonesia itu sendiri. Hal ini yang menjadi konsen utama dari artikel ini.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Syahdami, S., & Rofii, M. S. . (2021). Studi Komparatif Kebijakan Luar Negeri Indonesia Bebas-Aktif dan Lebih Dekat ke Salah Satu Blok, Mana Yang Lebih Menguntungkan Kepentingan Nasional Indonesia?. Jurnal Pendidikan Tambusai, 5(3), 8141–8146. Retrieved from https://jptam.org/index.php/jptam/article/view/2311
Section
Articles of Research

References

Anwar, D.F. & Crouch, H. (2003). “Indonesia: Foreign Policy and Domestic Politics”. Trends in Southeast Asia Vol. 9.

Badan Pusat Statistik. (2015). “Statistik 70 Tahun Indonesia Merdeka”. Jakarta: Dharmaputra

Derkach, Nadia. “The Soviet Policy towards Indonesia in the West Irian and the Malaysian Disputes” Asian Survey, Vol. 5, (11)

Holsti, K.J. (1981). “International Politics: A Framework for Analysis”. New Jersey: Prentice Hall.

Kegley, C.W. & Wittkopf, E.R. (2006). “World Politics: Trends and Transformation”. Belmont: Thomson-Wadsworth.

Hatta, Mohammad. (2015). “Mendayung Di Antara Dua Karang”. Bandung: Sega Arsy.

Puspitasari, I. (2010). “Indonesia’s New Foreign Policy: Thousand Friends Zero Enemy” IDSA Issue Brief.

Robison, R (1986). “Indonesia: The Rise of Capital”. Singapore: Equinox.

Smith, A.L. (2000). “Indonesia's Foreign Policy under Abdurrahman Wahid: Radical or Status Quo State?” Contemporary Southeast Asia, Vol. 22 (3)

Sukma, R. (1995). “The Evolution of Indonesia's Foreign Policy: An Indonesian View” Asian Survey, Vol. 35 (3)

Petrik Matanasi. 2009 ” Sejarah Kejayaan AURI Hanya Tercatat di Zaman Omar Dani”, diakses dari https://tirto.id/sejarah-kejayaan-auri-hanya-tercatat-di-zaman-omar-dani-edtB, pada tanggal 23 November 2020 pukul 17.38.

https://id.wikipedia.org/wiki/Retno_Marsudi#Karier, diakses pada 24 Novermber 2020 pukul 21.30