Penerapan Model Pembelajaran Radec dalam Merancang Kegiatan Pembelajaran Keberagaman Budaya di SD Kelas IV

Main Article Content

Indi Fuziani
Tuti Istianti
Muh. Husen Arifin

Abstract

Indonesia merupakan negara yang memiliki banyak keberagaman, salah satunya adalah keberagaman budaya. Pada masa pandemi Covid-19, kegiatan belajar mengajar dilaksanakan secara daring. Hal ini membuat guru perlu menerapkan model pembelajaran yang dapat mendukung pembelajaran jarak jauh. Dengan menggunakan model pembelajaran RADEC diharapkan siswa dan guru dapat membelajarkan keberagaman budaya di SD kelas IV dengan efektif. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur yang berasal dari sumber buku dan jurnal ilmiah terkait penerapan model pembelajaran RADEC untuk membelajarkan keberagaman budaya. Terdapat lima sintaks atau langkah-langkah yang perlu diperhatikan oleh guru dalam membuat perencanaan pembelajaran menggunakan model RADEC, yaitu Read, Answer, Discuss, Explain, dan Create. Dengan model RADEC, siswa dapat berkomunikasi dengan siswa lainnya untuk menyamakan persepsi sehingga timbul keterampilan berpikir kritis.


 

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Fuziani, I. ., Istianti, T. ., & Arifin, M. H. . (2021). Penerapan Model Pembelajaran Radec dalam Merancang Kegiatan Pembelajaran Keberagaman Budaya di SD Kelas IV. Jurnal Pendidikan Tambusai, 5(3). Retrieved from https://jptam.org/index.php/jptam/article/view/2335
Section
Articles of Research

References

Angi St. Anggari, Afriki, Dara Retno Wulan, N. P., & Hendriyeti., L. M. K. dan S. (2017). Indahnya Kebersamaan: Tema 1 Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013 (SD/MI Kelas IV). Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Gunawan, I., & Sulistyoningrum, R. T. (2013). Menggali Nilai-nilai Keunggulan Lokal Kesenian Reog Ponorogo Guna Mengembangkan Materi Keragaman Suku Bangsa dan Budaya pada Mata Pelajaran IPS Kelas IV Sekolah Dasar. Premiere Educandum: Jurnal Pendidikan Dasar Dan Pembelajaran, 3(1). http://doi.org/10.25273/pe.v3i01.59.

Kamus Besar Bahasa Indoensia Daring tentang kebudayaan. Tersedia: https://kbbi.kemdikbud.go.id/entri/kebudayaan.

Kamus Besar Bahasa Indonesia Daring tentang Keragaman. Tersedia: https://kbbi.kemdikbud.go.id/entri/keragaman.

Koentjaraningrat. (1990). Pengantar Ilmu Antropologi. Rineka Cipta.

Murphy, P., Meredith, R., Ramani, G., & Silverman, R. (2014). Promoting CriticalAnalytic Thinking in Children and Adolescents at Home and in School. Educ Psychol Rev, 26, 561–578. https://doi.org/10.1007/s10648-014-9281-3

Nourdad, N., Masoudi, S., & Rahimali, P. (2018). The Effect of Higher Order Thinking Skill Instruction on EFL Reading Ability. Journal of Applied Linguistics & English Literature, 7(3), 231–137. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.7575/aiac.ijalel.v.7n.3p.231

Nurul Akhmad. (2010). Ensiklipedia Keragaman Budaya. ALPRIN.

Pratama, Y. (2019). Pengaruh Model Pembelajaran RADEC dan Inkuiri Terhadap Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi Mahasiswa PGSD Pada Perkuliahan IPA. Universitas Pendidikan Indonesia.

Pratama, Y. A., Sopandi, W., Hidayah, Y., & Trihastuti, M. (2020). Pengaruh model pembelajaran RADEC terhadap keterampilan berpikir tingkat tinggi siswa sekolah dasar. JINoP (Jurnal Inovasi Pembelajaran) . 6(2), 191–203. https://doi.org/10.22219/jinop.v6i2.12653

Soemardi, S. S. dan S. (1964). Setangkai Bunga Sosiologi. Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.

Sopandi, W. (2017). . The Quality Improvement of Learning Processes and Achievements Through the Read-Answer-Discuss-Explain-and Create Learning Model Implementation. In Proceeding 8th Pedagogy International Seminar 2017, 8, 132–139.

Sumaatmadja, N. (2008). Konsep Dasar IPS. Universitas Terbuka.

Sutardi, T. (2007). Antropologi Mengungkap Keragaman Budaya. Setia Purna Inves.

Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan.

Most read articles by the same author(s)