Metode Diskusi Guru Pendidikan Agama Islam dalam Meningkatkan Kepercayaan Diri Peserta Didik

Main Article Content

Wulan Sari
Fuady Anwar
Wirdati Wirdati
Engkizar Engkizar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui usaha guru Pendidikan Agama Islam dalam meningkatkan kepercayaan diri peserta didik melalui metode diskusi di Sekolah Menengah Pertama. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui pendekatan studi kasus. Sumber data penelitian diambil dari empat belas orang informan yang terdiri kepala sekolah, wakil kurikulum, guru Pendidikan Agama Islam, guru Ilmu Pengetahuan Alam dan Prakarya selaku wali kelas VII.1, dua orang tua peserta didik dari keluargabroken home, empat peserta didik yang berprestasi tinggi dengan nilai >80 dan empat peserta didik yang berprestasi tinggi dengan nilai <80 tersebut menggunakan teknik purposive sampling.Data penelitian diambil melalui wawancara kepada seluruh informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga indikator terkait ketidakpercayaan diri peserta didik yaitu ;1). kurangnya keberanian terdapat tiga indikator yaitu; a). kurangnya keberanian untuk bertanya, b). kurangnya keberanian mengemukakan pendapat, dan c). kurangnya keberanian mengerjakan soal di depan kelas. 2). tingginya rasa malu terdapat tiga indikator yaitu; a). malu ditertawakan teman sebaya, b). malu dikritik terkait pendapat yang dikeluarkan, c). malu jika terlanjur bersalah. 3). rendahnya motivasi penulis menyimpulkan peserta didik kurang motivasi belajar seperti peserta didik merasa enggan mengerjakan soal didepan kelas.


 

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Sari, W. ., Anwar, F. ., Wirdati, W., & Engkizar, E. (2021). Metode Diskusi Guru Pendidikan Agama Islam dalam Meningkatkan Kepercayaan Diri Peserta Didik. Jurnal Pendidikan Tambusai, 5(3), 8904–8909. Retrieved from https://jptam.org/index.php/jptam/article/view/2398
Section
Articles of Research

References

Andra, V. (2016). Pembelajaran Dengan Model Kuantum Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Siswa Kelas XII IPS 3 SMA Negeri 8 Kota Bengkulu Tahun Pelajaran 2016/2017. Scientia: Jurnal Hasil Penelitian, 1(1), 173–197.

Aristiani, R. (2016). Meningkatkan Percaya Diri Siswa Melalui Layanan Informasi Berbantuan Audiovisual. Konseling Gusjigang, Vol. 2 No.

Barlian, I. (2013). Begitu Pentingkah Strategi Belajar Mengajar Bagi Guru? Forum Sosial, 6(01), 241–246.

Dinata, N. S. S. (2015). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: PT. Remaja Rosda Karya

Hapsari, M. J. (2011). Upaya Meningkatkan Self-Confidence Siswa dalam Pembelajaran Matematika Melalui Model Inkuiri Terbimbing. Prosiding, seminar Nasional. Yogyakarta: FMIPA UNY.

Hayun, S. (2019). Penggunaan Metode Diskusi Mata Pelajaran PKN dalam Meningkatkan Kemampuan Mengeluarkan Pendapat pada Siswa Kelas V SD Inpres Daeo Kecamatan Morotai Selatan. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 5(3), 77–90.

Jannah, M., & Junaidi, J. (2020). Faktor Penghambat Guru sebagai Fasilitator dalam Pembelajaran Sosiologi di SMAN 2 Batusangkar. Jurnal Sikola: Jurnal Kajian Pendidikan Dan Pembelajaran, 1(3), 191–198.

Manizar, E. (2015). Peran guru sebagai motivator dalam belajar. Tadrib, 1(2), 204–222.

Murniyetti, M., Engkizar, E., & Anwar, F. (2016). Pola pelaksanaan pendidikan karakter terhadap siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Karakter, 6(2).

Nasution, M. K. (2018). Penggunaan metode pembelajaran dalam peningkatan hasil belajar siswa. Studia Didaktika, 11(01), 9–16.

Octavia, T. I. (2013). Peran Guru Musik Dalam Membangun Kepercayaan Diri Anak Penderita Cerebral Palsy (Studi Diskriptif Kualitatif Tentang Peran Guru Musik Dalam Membangun Kepercayaan Diri Anak Penderita Cerebral Palsy Di Sekoloh Luar Biasa Ypac Surakarta).

Satria, E. (2015). Peningkatan Kepercayaan Diri dan Hasil Belajar Siswa Melalui Pembelajaran Model Cooperative Learning Tipe Numbered Head Together di Kelas VIII SMP Al Hidayah Medan Tahun Ajaran 2014/2015. UNIMED.

Syaparuddin, S., Meldianus, M., & Elihami, E. (2020). Strategi pembelajaran aktif dalam meningkatkan motivasi belajar pkn peserta didik. Mahaguru: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 1(1), 30–41.