Analisis Masuknya Belt and Road Initiative Tiongkok ke Asean dan Identitas yang Dipromosikan Tiongkok

Main Article Content

Muhammad Rizki Agustian
Yusnarida Eka Nizmi
Tri Joko Waluyo

Abstract

Penelitian ini merupakan sebuah studi yang mendalami dan menelaah program global Belt and Road Initiative Tiongkok terkait masuknya ke wilayah ASEAN dan identitas yang ia tonjolkan; khususnya terkait keselarasan antara identitas tersebut dengan fakta yang ada dari negara yang terlibat secara langsung dalam program tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk memperdalam pemahaman mengenai potensi dari sebuah program global bernilai triliunan dollar setingkat Belt and Road Initiative dan keselarasan antara identitas dan nilai-nilai yang mereka promosikan melalui program tersebut dengan fakta yang terjadi. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif sementara teknik pengumpulan data yang digunakan adalah menggunakan studi kepustakaan yang mengutamakan data sekunder. Dari penelitian ini ditemukan bahwa identitas yang disodorkan Tiongkok ke ASEAN memilki dasar yang panjang dan komprehensif dalam bentuk Lima Jalur BRI dan Lima Jenis Konektifitas BRI. Mereka mempromosikan identitas Tiongkok yang ingin membangun masa depan bersama melalui BRI, dimana tidak akan ada eksploitasi dan ketimpangan baik itu secara ekonomi atau kekuatan politik. Kedaulatan tiap negara akan dihormati. Namun, terlihat bahwa respon ASEAN terkait identitas ini beragam dimana ada yang positif dan negatif. Melihat kenyataan yang dimnunculkan dari Laos dan proyek China-Laos Railway, ditemukan bahwa ada deviansi yang muncul dari praktek di lapangan dengan identitas yang dijual Tiongkok melalui BRI. Keuntungan akan lebih banyak dirasakan Tiongkok dimana Laos hanya dimanfaatkan untuk kepenginan strategis geopolitik. Deviansi dari identitas tersebut menunjukkan bahwa langkah yang lebih teliti dan hati-hati harus diambil dalam menyikapi BRI. Respon-respon khawatir dan ragu-ragu akan BRI dan manfaatnya adalah respon yang terjustifikasi.


 

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Agustian, M. R. ., Nizmi, Y. E. ., & Waluyo, T. J. . (2021). Analisis Masuknya Belt and Road Initiative Tiongkok ke Asean dan Identitas yang Dipromosikan Tiongkok. Jurnal Pendidikan Tambusai, 5(3), 9213–9221. Retrieved from https://jptam.org/index.php/jptam/article/view/2449
Section
Articles of Research

References

Acharya, A. 2017. The myth of ASEAN centrality? Contemporary Southeast Asia, 39(2), pp. 273 – 279.

Baviera, A. 2016. China’s strategic foreign initiatives under Xi Jinping: An ASEAN perspective. China Quarterly of International Strategic Studies, 2(1), 51 – 79.

Das, S. 2018. Do the economic ties between ASEAN and China affect their strategic partnership? ISEAS Perspective, 32. Singapore: Yusof-Ishak Institute.

Fang, C & Nolan, P. 2019. Routledge Handbook of the Belt and Road. London: Routledge.

Gong, X., 2019. “The belt & road initiative and China’s influence in Southeast Asia.” The Pacific Review, 32(4), pp.635-665.

He, K. 2008. Institutional balancing and international relations theory: Economic interdependence and balance of power strategies in Southeast Asia. European Journal of International Relations, 14(3), 489 – 518.

Jarabejo, J. 2019. Urbanization in Southeast Asia: Field Notes from Laos. datadrivenlab.org/data/urbanization-in-southeast-asia-field-notes-from-laos/

Kantor Informasi Dewan Negara, Republik Rakyat Tiongkok. 2015. Li Keqiang: Jadikan BRI bersinergi dengan MPAC 2025. [Diterjemahkan dari bahasa Mandarin] http://www.scio.gov.cn/.

Kelly, Ryan. 2017. How China’s Soft Power is Building a Neo-colonial System in Africa. Ketalag Media, October 9, http://www.ketagalanmedia.com/2017/10/09/how-chinas-soft-power-is-building-a-neo-colonial-system-in-africa/

Le, H. 2018. The Belt and Road Initiative in Vietnam: Challenges and prospects. ISEAS Perspective, 18. Singapore: Yusof-Ishak Institute.

Liu, W, Dunford, M, & Gao, B. 2018. “A Discursive Construction of the Belt and Road Initiative: From Neo-liberal to Inclusive Globalization.” Journal of Geographical Science 28 (9): 1199 – 1214.

Morris, S. 2019. The Kunming-Vientiane Railway: The Economic, Procurement, Labor, and Safeguards Dimensions of a Chinese Belt and Road Project. CGD Policy Paper 142. Washington DC: Center for Global Development.

Office of the Leading Group for the Belt and Road Initiative. 2017. Building the Belt and Road: Concept, practice and China’s contribution. Beijing: Foreign Language Press.

Radio Free Asia. 2012. “Ambitious Rail Plan Opposed.” https://www.rfa.org/english/news/laos/train-10262012140516.html

Rowedder, S., 2020. Railroading land-linked Laos: China’s regional profits, Laos’ domestic costs? Eurasian Geography and Economics, 61(2), pp.152-161.

Sun, Y. 2017. “Winning Projects and Hearts? Three Cases of Chinese Mega-Infrastructure Projects in Southeast Asia.” The Asan Forum Special Forum, September – October. http://www.theasanforum.org/category/special-forum/?dat=September%20%E2%80%93%20October,%202017

Tani, S. 2018. “Laos ‘Not Concerned’ about Debt from China’s Belt and Road.” Nikkei Asian Review, June 12. https://asia.nikkei.com/Spotlight/The-Future-of-Asia-2018/Laos-not-concerned-about-debt-from-China-s-Belt-and-Road

Ujvari, B., 2019. The Belt and Road Initiative–the ASEAN Perspective. Egmont Security Policy Brief No. 107,

Voros, Z. and Somsack, P., 2020. Laos and the Belt and Road Initiative: An Interconnector Helping the Chinese Needs? FOREIGN POLICY REVIEW, 13, pp.24-38.

Zhang, T, Hui, Y, & Rong, Z. 2018. Report on China-Laos Cooperation Opportunities under the Belt and Road Initiative in 2018. Beijing: China Economic Information Service, Xinhua Silk Road Department.

Zhao, H. 2016. Can China’s OBOR Initiative synergize with AEC Blueprint 2025? ISEAS Perspective, 62. Singapore: ISEAS: Yusof Ishak Institute.

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.