Peningkatan Kompetensi Guru dalam Menyusun Soal HOTS Melalui Teknik Dapat, Catat, Terap (DCT) di SD Negeri 13 Ranah Batahan Kabupaten Pasaman Barat

Main Article Content

Maulub Maulub

Abstract

Penelitian ini didorong oleh kenyataan bahwa hasil supervisi menunjukkan bahwa lebih 70% guru di SD Negeri 13 Ranah Batahan masih dominan belum mampu menyusun soal Higher Order Thinking Skill (HOTS). Bila ditelusuri lebih lanjut, faktor yang meyebabkan guru belum mampu menyusun soal Higher Order Thinking Skill (HOTS) karena belum mendapatkan pelatihan secara khusus tentang hal ini. Untuk meningkatkan kompetensi guru dalam Untuk mengatasi hal tersebut perlu diupayakan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam menyusun soal Higher Order Thinking Skill (HOTS) dilakukan penelitian tindakan sekolah dengan mengadakan pelatihan teknik Dapat-Catat-Terap (DCT) bagi guru-guru SD Negeri 13 Ranah Batahan Tahun Pelajaran 2019/2020 semester I. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Sekolah dengan subjek penelitian guru kelas SD Negeri 13 Ranah Batahan berjumlah 14 orang.  Berdasarkan data penilaian kompetensi guru dalam menyusun soal HOTS melalui pelaksanaan pelatihan teknik DCT, terdapat peningkatan nilai rata-rata kompetensi guru SD Negeri 13 Ranah Batahan siklus I  sebesar 79, dan kemudian pada sklus II naik menjadi 83. Hal ini juga membuktikan bahwa pelaksanaan pelatihan teknik DCT terbukti dapat meningkatkan kompetensi dalam menyusun soal HOTS dengan tepat. Kepada guru disarankan untuk dapat menyusun soal HOTS dengan pelatihan teknik DCT secara mandiri dan kolektif kologial.


 

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Maulub, M. (2021). Peningkatan Kompetensi Guru dalam Menyusun Soal HOTS Melalui Teknik Dapat, Catat, Terap (DCT) di SD Negeri 13 Ranah Batahan Kabupaten Pasaman Barat. Jurnal Pendidikan Tambusai, 5(3), 9884–9897. Retrieved from https://jptam.org/index.php/jptam/article/view/2551
Section
Articles of Research

References

Baderan, J. K. (2018). Pengembangan Soal High Order Thinking (HOT) Melalui Pembelajaran Berbasis Masalah untuk Melatih Keterampilan Berpikir Kritis Peserta Didik Kelas VI SD. PEDAGOGIKA, 9(2), 152–178. https://doi.org/10.37411/pedagogika.v9i2.63

Echols, John M. dan Shadily, Hassan. 2000. Kamus Inggris Indonesia. Jakarta : PT. Gramedia.

Fanani, A., & Kusmaharti, D. (2018). Pengembangan Pembelajaran Berbasis HOTS (Higher Order Thinking Skill) di Sekolah Dasar Kelas V. Jurnal Pendidikan Dasar, 9(1), 1–11. https://doi.org/10.21009/10.21009/JPD.081

Mardiana, N. (2017). Peningkatan Physics Hots Melalui Mobile Learning (Mobile Learning to Improve Physics HOTS). PASCAL (Journal of Physics and Science Learning), 1(2), 1–9.

Ningrum, R. T. L. (2016). Pengaruh Instrumen Penilaian Kognitif Berbasis Higher Order Thinking Skill Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SMA Kelas XI Materi Buffer dan Hidrolisis [Other, Universitas Negeri Semarang]. http://lib.unnes.ac.id/26809/

Prayitno. 2009. Pendidikan, Dasar Teori dan Praksis Jilid 1. Padang: UNP Press.

S Sagala 2009 Konsep dan Makna Pembelajaran (Bandung : CV. ALFABETA)

Usman 2002 Menjadi Guru Profesional (Bandung: PT. Remaja Rosda Karya)

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.