Perempuan dalam Budaya Adat Batak Toba

Main Article Content

Johanes B Simatupang

Abstract

Perjuangan perempuan untuk mencapai kesetaraan bukanlah sebuah perjuangan tanpa alasan. Perjuangan itu berawal dari para permpuan yang menyadari bagaimana subordinasi dan budaya-budya telah membuat peran mereka sangat terhimpit. Salah satu dari antaranya adalah kebudayaan Batak. Di mana ditemukan bahwa dalam kebudyaan Batak perempuan sering mendapat perlakuan yang tidak setara kibat dari konstruksi gender masyarakat terhadap perempuan. Sering sekali akibat dari konstruksi itu perempuan sulit untuk dapat mendapatkan hak-haknya. Penelitian ini menyajikan gambaran tentang posisi dan perempuan dalam budaya Batak yang patriarkhi Pasca Kekristenan hadir dan memengaruhi budaya Batak. Temuan memperlihatkan bahwa nilai-nilai kesetaraan dalam pranata Agama Kristen memengaruhi konstruksi dan posisi perempuan dalam masyarakat Kristen. Penelitian ini dikerjakan dengan pendekatan kualitatif.


 

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Simatupang, J. B. . (2021). Perempuan dalam Budaya Adat Batak Toba. Jurnal Pendidikan Tambusai, 5(3), 10288–10296. Retrieved from https://jptam.org/index.php/jptam/article/view/2612
Section
Articles of Research

References

A. G. Pringgodigdo, Ensiklopedi Umum, Yayasan Kanisius, Yogyakarta 1973

Andar Lumbantobing, Makna Wibawa Jabatan Dalam Gereja Batak, Jakarta: BPK-Gunung Mulia, 1996L. Scheiner, Tohonan Hapanditaon tu Angka boru boru (Perempuan)Sinode Sodang 1957, Pematangsiantar: Percetakan HKBP, 1958

Anto & Dina Lumbantobing, Cuplikan Sejarah Gerakan Perempuan Sumut; Perjalanan Panjang Politik Perempuan, Medan: PESADA, 2009

Aturan dan Peraturan Huria HKBP 1950 Pearaja Tarutung, 1960

Bonar Lumbantobing, “Peran Sosial Perempuan Kristen Batak” dalam buku Wilda Simanjuntak (Ed.), Merangkai Teologi Kehidupan Terkini; 25 tahun kependetaan Pdt. Darwin Lumbantobing, Pematangsiantar: L-SAPA, 2008

Darmawijaya Pr, Perempuan Dalam Perjanjian Baru, Kanisius, Yogyakarta 1991

Darwin Lumbantobing, Teologi di Pasar Bebas, L – SAPA Pematangsiantar 2007

Ensiklopedi Nasional Indonesia Vol. 3 B, Cipta Adi Pustaka, Jakarta 1989

J. C. Vergouwen, Masyarakat dan Hukum Adat Batak Toba, Pustaka azet , Jakarta 1986

J. Gultom Rajamarpodang, Dalihan Na Tolu – Nilai Budaya Suku Batak, CV Armada, Medan 1992

Jhon Hick & Paul F. Knitter (penyunting), Mitos Keunikan Agama Kristen, BPK-Gunung Mulia, Jakarta 2001

Kamus Besar Bahasa Indonesia, Balai Pustaka, Jakarta 1989

Nahum M. Sarna, Genesis, The Jewish Publication Society, Philadelphia 1989

Retnowati, Perempuan – Perempuan dalam Alkitab, BPK – GM, Jakarta 2008

Sulistyowati Irianto, Perempuan Di Antara Berbagai Pilihan Hukum, Yayasan Obor Indonesia, Jakarta 2005

T.M. Sihombing, Jambar Hata, C.V.Tulus Jaya, Medan 1989.

Wenham, Gordon J., Genesis 1-15, Waco WBC 1 1987

Yonky Karman, Bunga Rampai Teologi Perjanjian Lama, BPK-GM, Jakarta 2005.

Siburian, Donny. "Agama Kristen dan Hoax: Peran Agama Kristen dalam Menekan Hoax." BIA': Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen Kontekstual 4, no. 2 (2021): 226-237.

Siburian, Donny. “Menggugat Perceraian: Aspek-Aspek Kekerasan Gender Dalam Praktek Perceraian (Paulakhon) Pada Masyarakat Batak.” Sosiologi: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya 23, no. 2 (2021): 211–225.

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.