Hubungan Intensitas Penggunaan Media Sosial terhadap Kecenderungan Narsisme Pada Remaja

Main Article Content

Novi Juita Sari

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk melihat apakah terdapat hubungan antara intensitas penggunaan media sosial terhadap kecenderungan narsisme pada anak remaja. Jenis dari penelitianoini adalah kuantitatif dengan metode korelasi. Pengambilan data yaitu kuesioner online dengan metode purposive sampling. Jumlah seluruh sampel pada penelitian ini adalah 100 anak remaja dengan kriteria usia 12 - 20 tahun yang mempunyai akun media sosial. Analisis data pada penelitian ini menggunakan uji normalitas, uji linearitas dan metode pearson dengan SPSS 16.0. Hasil dari analisis data menunjukkan  bahwa tidak terdapat korelasi atau hubungan pada intensitas penggunaan sosial media dengan kecenderungan narsistik. Bentuk hubungan antara kedua variabel tersebut  adalah positif. Jadi, jika intensitas penggunaan media sosial tinggi maka intensitas kecenderungan narsistik pada remaja juga akan tinggi dan jika intensitas penggunaan media sosial rendah maka kecenderungan narsistiknya juga rendah.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Juita Sari, N. (2022). Hubungan Intensitas Penggunaan Media Sosial terhadap Kecenderungan Narsisme Pada Remaja. Jurnal Pendidikan Tambusai, 5(3). Retrieved from https://jptam.org/index.php/jptam/article/view/2649
Section
Articles of Research

References

Ariefana, P. (2018, Maret). Selfie maut, siswa tewas setelah narsis dan jasadnya tenggelam. Suara.com. Diakses dari https://www.suara.com/news/2018/03/13/070100/selfie-maut-siswa-tewas-setelah-narsis-dan-jasadnya-tenggelam?utm_source=uzone&utm_medium=BT#!

Asiah, N., Taufik, & Firman. (2018). Hubungan self control dengan kecenderungan narsistik siswa pengguna jejaring sosial instagram di smp negeri 2 padang. Jurnal Neo Konseling, 1(1), 1–7. ISSN: 2541-5948. Diakses dari https://www.researchgate.net/publication/328828434_Hubungan_Self_Control_dengan_Kecenderungan_Narsistik_Siswa_Pengguna_Jejaring_Sosial_Instagram_di_SMP_Negeri_2_Padang

Buffardi,oL. E., &oCampbell, W. K. (2010). Narcissism and social networking web sites. Personality and Social Psychology Bulletin, 34, 1303 - 1314. doi: 10.1177/0146167208320061

Drestya, D. A. (2013). Motifomenggunakan sosial omedia opath opada remaja diSurabaya. Jurnal Commmonline Departemen Komunikasi, 3(3), 530-537. Diakses dari http://journal.unair.ac.id/download-fullpapers-commd0a54a042afull.pdf

Engkus,WHikmat, &WSaminnurahmat, iK. (2017). Perilaku narsis pada media sosial di kalangan remaja dan upaya penanggulanganya. Jurnal Penelitian Komunikasi, 20(2),i121 –k134. ISSN: 1410-8291. doi: 10.20422/Jpk.V20i2.220.m

Gentile,oB., Twenge,oJ.iM., Freeman,iE.iC., &wCampbell, W.wK. (2012).wThe effect of social networking websites on positive self-views: An experimental investigation. Computers in Human Behavior, 28(5), 1929–1933. doi:10.1016/j.chb.2012.05.012o

Hardika, J., Noviekayati,wI., &wSaragih, S. (2019). Hubunganwself-esteem dan kesepian dengan kecenderungan gangguan kepribadian narsistik padairemaja penggunaisosial media instagram. Psikosains, 13( 1), 1–13. doi: 10.30587/psikosains.v14i1.928

Hartono, I. (2016, Maret). Asyik selfie, pelajar sma situbondo ini terpeleset dan tewas di jurang sedalam 100 meter. SURYA.co.id. Diakses dari

Laeli,oA. N.,oSartika, E.,oRahman, F.iN., & Fatchurrahmi,iR. (2018). Hubungan kontrolodiri dan hargaidiri terhadap kecenderungan narsistik pada remaja semester awal pengguna instagram. Jurnal Pemikiran dan PenelitianiPsikologi,w23(1), 27-40. ISSN: 2579-6518. doi: 10.20885/psikologika.vol23.iss1.art3 27

Lam, Z. K. W. (2012). Narcissismwand Romantic Relationship: The Mediating Role of Perception Discrepancy. Discovery – SS Student E-Journal, 1(1), 1-20. Diakses dari http://ssweb.cityu.edu.hk/download /RS/E-Journal/journal1.pdf

Putri, W. S. R., Nurwati, R. N., & Budiarti, M. S. (2016). 7 pengaruh media sosial terhadap perilaku remaja. Prosiding Ks: Riset & Pkm, 3(1), 1–154. ISSN: 2442-4480. Diakses dari http://jurnal.unpad.ac.id/prosiding/article/download/13625/6455

Sabekti, R., Yusuf, A., & Pradanie, R. (2019). Aktualisasi Diri dan Kecenderungan Narsisme pada Remaja Akhir Pengguna Media Sosial. Psych. Nurs. J., 1(1), 7-13. ISSN: 2656-4637. Diakses dari https://e-journal.unair.ac.id/PNJk

Sembiring,WK. D.WR. (2017). Hubungan antaraekesepian danikecenderungan sosial media instagram. Jurnal Psikologi, 16(2), 147–154. doi: 10.14710/jp.16.2.147-1549

Sorokowski, P., Sorokowska, A., Oleszkiewicz, A., Frackowiak, T., Huk, A., & Pisanski, K. (2015). Selfie posting behaviors are associatedwwith narcissismoamong men. Personality and Individual Differences, 85, 123-127. Doi: 10.1016/j.paid.2015.05.004w

Tempo.co. (2016,iMaret). Selfie maut, ajang narsis yang berujung kematian. Diakses dari https://m.tempo.co/read/news/2016/03/30/108758354/selfie-maut-ajangnarsis-yang-berujung-kematian.w

Younes,oF., Halawi,0G., Jabbour,oH.,oOsta, N. E.,oKaram, L.,oHajj, A., & Khabbaz,wL. B.w(2016).wInternet addictionwand relationshipswwith insomnia, anxiety, depression, stress and self-esteem in university students:aocross-sectional designed study. PLoS ONE, 11(9), 161-126. Doi: 10.1371/journal.pone.0161126

Yulistara, A. (2014, Februari).oHati-hati! 5 dampakwburuk yangwbisa terjadi karena pamer foto selfie. Walipop.detok.com. Diakseswdari https://wolipop.detik.com/love/d-2490218/hati-hati-5-dampak-buruk-yang-bisa-terjadi-karena-pamer-foto-selfie