Perspektif Islam Dan Barat Dalam Paradigma Aksiologi Pendidikan Islam

Authors

  • Rio Hidayat Magister Pendidikan Agama Islam, UIN Syekh Djamil Djambek Bukittinggi, Indonesia
  • Wedra Aprison Magister Pendidikan Agama Islam, UIN Syekh Djamil Djambek Bukittinggi, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/jptam.v9i1.26894

Keywords:

Paradigma Aksiologi, Pendidikan Islam, Pendidikan Barat

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penanaman nilai (aksiologi) sebagai fondasi pembentukan karakter dalam pendidikan, serta adanya perbedaan mendasar antara paradigma Islam yang menekankan nilai-nilai transendental dan pembentukan insan kamil dengan paradigma Barat yang mengutamakan rasionalitas, kebebasan individu, dan relativitas nilai. Dengan menggunakan metode kualitatif studi literatur—meliputi telaah pustaka terhadap buku filsafat pendidikan Islam dan Barat, jurnal ilmiah, serta artikel akademik—data dianalisis secara deskriptif-kritis untuk membandingkan konsep, sumber, dan tujuan nilai dalam kedua perspektif. Hasilnya menunjukkan bahwa pendidikan Islam mengintegrasikan nilai spiritual, moral, dan sosial dari wahyu dan tradisi ilmiah Islam untuk membentuk karakter berakhlak mulia, sedangkan paradigma Barat berorientasi pada pembentukan kemampuan berpikir kritis, adaptasi konteks sosial, dan inovasi metodologis melalui pendekatan humanisme, pragmatisme, eksistensialisme, dan liberalisme. Analisis komparatif mengungkap kelebihan dan kelemahan masing-masing pendekatan—kekuatan Islam dalam kohesi moral dan spiritual serta Barat dalam responsivitas terhadap dinamika modern—yang apabila diintegrasikan secara kontekstual dapat menghasilkan model pendidikan holistik dan relevan bagi tantangan global abad ke-21.

Downloads

Published

31-05-2025

How to Cite

Hidayat, R., & Aprison, W. (2025). Perspektif Islam Dan Barat Dalam Paradigma Aksiologi Pendidikan Islam. Jurnal Pendidikan Tambusai, 9(1), 4389–4399. https://doi.org/10.31004/jptam.v9i1.26894

Issue

Section

Articles of Research

Citation Check