Motivasi Siswa Dalam Pembelajaran PJOK di Masa Pandemi Covid-19 pada Siswa SMPN 2 Tembelang Tahun Ajaran 2020/2021

Main Article Content

Umi Ayu
Arsika Yunarta

Abstract

Motivasi merupakan salah satu faktor penting yang mempengaruhi belajar dan Hasil belajar. Seseorang yang memiliki motivasi mempunyai kecenderungan untuk mencurahkan segala kemampuannya untuk mendapatkan hasil belajar yang optimal sesuai dengan tujuan yang diharapkan. Semakin tinggi motivasi yang dimiliki siswa akan mendorong siswa belajar lebih giat lagi dan frekuensi belajarnya menjadi semakin meningkat, sehingga hasil belajarnyapun meningkat. Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah motivasi siswa dalam pembelajaran PJOK dimasa pandemic COVD-19 dan pengaruh motivasi belajar terhadap hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana motivasi siswa dalam pembelajaran PJOK dimasa pandemic COVD-19 pada siswa SMPN 2 Tembelang dan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh motivasi belajar terhadap hasil belajar siswa. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan survey Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMPN 2 Tembelang Tahun ajaran 2020/2021 sebanyak 128 siswa. Pengambilan sampel melalui teknik Simple Random Sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket (kuesioner), dokumentasi dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi belajar pada siswa SMPN 2 Tembelang dalam kategori tinggi. Berdasarkan hasil penelitian di atas, dapat diambil kesimpulan bahwa ada pengaruh yang signifikan motivasi siswa pembelajaran PJOK dimasa pandemi COVID-19 pada siswa SMPN 2 Tembelang.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Ayu, U. ., & Yunarta, A. . (2022). Motivasi Siswa Dalam Pembelajaran PJOK di Masa Pandemi Covid-19 pada Siswa SMPN 2 Tembelang Tahun Ajaran 2020/2021. Jurnal Pendidikan Tambusai, 5(3), 11018–11033. Retrieved from https://jptam.org/index.php/jptam/article/view/2752
Section
Articles of Research

References

A.M, Sardiman. 1990. Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar, Jakarta : C.V. Rajawali.

A.M. Sardiman. 2011. Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. PT Rajagrafindo: Jakarta

Agus S.Suryobroto. (2004). Sarana dan Prasarana Pendidikan Jasmani. Yogyakarta: Fakultas Ilmu Keolahragaan UNY.

Amaludin, A. (2013). Survei Motivasi Belajar Siswa Dalam Mengikuti Pendidikan Jasmani Melalui Aktivitas Permainan Kecil Di Smplb Manunggalslawi Kab. Tegal Tahun 2012. Active: Journal of Physical Education, Sport, Health and Recreation, 2(5).

B. Uno, Hamzah. 2008. Teori Motivasi dan Pengukurannya, Jakarta : Bumi Aksara.

D Padli , Rahmiaty. (2018). Survei Motivasi Belajar Siswa Terhadap Mata Pelajaran Pendidikan Jasmani Di Kelas Xi IPA SMA Negeri 3 Enrekang Kabupaten Enrekang. Makassar

Hasan, M. Iqbal, Pokok-pokok Materi Metodologi Penelitian dan Aplikasinya, Ghalia Indonesia, Bogor, 2002.

Husdarta, H.J.S. 2011. Manajemen Pendidikan Jasmani. Bandung: Alfabeta

Matondang, Z. (2009). Validitas dan reliabilitas suatu instrumen penelitian. Jurnal Tabularasa, 6(1), 87-97.

Nazhar. (2004). Peranan Motivasi dan Kemampuan Awal dalam Kegiatan Pembelajaran. Jakarta:

Notoatmodjo. 2010. Promosi kesehatan dan prilaku kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta

Oemar. 2005. Proses Belajar Mengajar. Jakarta. Bumi Aksara.

Pujadi, A. (2007). Faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi belajar mahasiswa: studi kasus pada fakultas ekonomi universitas bunda mulia. Business Management Journal, 3(2).

Ridwan. 2013. Dasar-Dasar Statistika. Bandung : Alfabeta.

Sadirman. (2004). Interaksi dan Motivasi Belajar. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Samsudin (2008). Pembelajaran Pendidikan Jasmani Olah Raga dan Kesehatan SMA/ MA. PT. Fajar Interpratama. Jakarta.

Sanjaya, Wina. (2010). Kurikulum dan pembelajaran, Teori dan praktek Pengembangan Kurikulum KTSP. Jakarta: Kencana.

Sugihartono, dkk (2007) psikologi pendidikan, Yogyakarta : UNY press

Sugiyono 2001, Metode Penelitian Administrasi, Penerbit Alfabeta Bandung

Sugiyono. (2009). Metode Penelitian Kualitatif Kuantitatif dan R&D. Bandung : Alfabeta

Sugiyono. 2011. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Afabeta

Sugiyono.2013. Metode Penelitian Pendidikan. Pebdekatan kuantitatif/ kualitatif, dan R & D, cetakan ke-16, Bandung : Alfabeta

Suharsimi, Arikunto. 2002. Metodologi Penelitian. Jakarta: Penerbit PT. Rineka Cipta.

Sukintaka. (2001). Teori Pendidikan Jasmani [Physical Education Theory]. Solo: Esa Grafika Apriyanto.

Thorikunnafi , Muhammad Kholik. (2018). Survei Motivasi Belajar Terhadap Pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga Dan Kesehatan Pada Siswa Kelas VII SMPN Kediri Tahun Ajaran 2017/2018. Kediri : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Umar, H. 2000, Metode Penelitian. Jakarta : Salemba Empat.

Uno B. Hamzah, 2011. Teori Motivasi dan Pengukurannya Analisis di Bidang Pendidikan, Jakarta: PT. Bumi Aksara

Winarsih, Varia. (2009) Psikologi Pendidikan. Medan: Latansa Pers.

Winkel, WS. 1983. Psikologi Pendidikan dan Evaluasi Belajar (terjemahan). Jakarta : PT. Gramedia.