Digitalisasi Branding dan Pembayaran Pada UMKM Warung Lesehan Syadan Melalui Media Sosial dan Qris
DOI:
https://doi.org/10.31004/jptam.v9i2.30339Keywords:
Digitalisaasi, Branding, UMKM, QRIS, Media SosialAbstract
Sejalan dengan perkembangan UMKM di era digital ini mengharuskan pelaku UMKM untuk lebih ekstensif dalam mengadopsi teknologi digital. Pertumbuhan media sosial serta penggunaan E-Wallet terus berkembang dengan fitur terbaru yang berpengaruh terhadap cara berkomunikasi, dan melakukan transaksi. Tujuan pengabdian ini adalah untuk mengoptimalkan pengguanaan media sosial sebagai branding usaha serta digitalisasi sistem pembayaran dengan QRIS sehingga memberikan kemudahan bagi pelaku usaha Lesehan Syadan. Pengabdian ini diawali dengan observasi lokasi usaha, sosialisasi, pendampingan penerapan penggunaan media sosial dan QRIS serta tahapan evalusi dan monitoring. Hasil dari pengabdian ini menunjukan bahwa pelaku usaha mampu memanfaatkan media sosial secara optimal dalam meningkatkan branding usaha di kalangan masyarakat luas serta digitalisasi pembayaran dengan QRIS untuk mempermudah transaksi dan meningkatkan efisiensi pelayanan bagi pelaku usaha UMKM Lesehan Syadan.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2025 Vinsensius Engelbertus Lado

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).


