PENINGKATAN HASIL BELAJAR DAN BERPIKIR KRITIS DENGAN MENGGUNAKAN METODE PROBLEM SOLVING PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI MANGUNSARI 01

Main Article Content

Yohana Setiawan
Nathania Tri Asih Pattiasina

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan berpikir kritis dan hasil belajar Matematika untuk siswa kelas IV SD Negeri Mangunsari 01. Metode yang digunakan yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus, setiap siklusnya terdiri dari empat tahapan yaitu observasi, pelaksanaan dan pengamatan, observasi, dan refleksi. Dengan mengaplikasikan model pembelajaran pemecahan masalah dalam setiap pembelajaran dengan tujuan dapat mengasah kemampuan berpikir kritis siswa kelas IV. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpukan bahwa sebelum dilakukan tindakan aktivitas pembelajaran Matematika di kelas IV dari 32 siswa hanya 41% siswa yang sudah berhasil sedangkan dalam berpikir kritis siswa masih 49% tergolong rendah dan 25% sedang. Setelah pelaksanaan siklus I hasil belajar meningkat hingga 59% dan kemampuan berpikir kritis meningkat hingga 4% dari sebelumnya. Setelah pelaksanaan siklus II jumlah siswa yang tuntas mencapai 72% serta kemampuan berpikir kritis siswa mencapai 12% pada kriteria sangat kritis. Sehingga dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran pemecahan masalah dapat meningkatkan hasil belajar dan kemampuan berpikir kritis siswa

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Setiawan, Y., & Pattiasina, N. (2019). PENINGKATAN HASIL BELAJAR DAN BERPIKIR KRITIS DENGAN MENGGUNAKAN METODE PROBLEM SOLVING PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI MANGUNSARI 01. Jurnal Pendidikan Tambusai, 3(6), 1184-1193. Retrieved from https://jptam.org/index.php/jptam/article/view/339

References

Ahmadi. (2011). Srategi Pembelajaran Sekolah Terpadu. Jakarta: Prestasi Pustaka.
Ennis, R. H. (1985). Goals for A Critical Thiking Curriculum. Virgina: Assosiation for Supervisions and Curriculum Development.
Karso. (2007). Pendidikan Matematika. Jakarta: Universitas Terbuka.
Majid, A. (2009). Perencanaan Pembelajaran. Bandung: PT Remaja Rosda.
OECD. (2015). PISA 2015. In PISA RESULT IN FOCUS (p. 14). AOCD.
Rasyid, H., & Mansur. (2008). Penilaian Hasi Belajar. Bandung: CV Wacana Prima.
Ratumanan. (2002). Model Pembelajaran Menciptakan Proses Belajar Mengajar. Jakarta: Bumi Aksara.
Rusyana, A., & Setyawan, I. (2009). Prinsip-Prinsip Pembelajaraan Efektif. Jakata: Trans Mandiri Abadi.
Sanjaya, W. (2008). Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Sholihah, D. A., & Mahmudi, A. (2015). Keefektifan experiental learning pelajaran matematika mts materi bangun ruang sisi datar. Jurnal riset pendidikan matematika , 178.
Sholihah, D. A., & Muhamad, A. (2015). Keefektifan Experiental Learning Pembelajaran Matematika MTs Materi Bangun Ruang Sisi Datar. Jurnal reset pendidikan matematika , 93.
Suherman, E. (2003). Strategi Pembelajaran Matematika Kontemporer. In E. Suherman, Strategi Pembelajaran Matematika Kontemporer (p. 253). Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Sumarmo, U. (2010). Berpikir dan Disposisi Matematik: Apa, Mengapa, dan Bagaimana Dikembangkan Pada Peseta Didik. FPMIPA UPI Bandung .
Susanto, A. (2013). Teori Belajar dan Pembelajaran di Sekolah Dasar. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.