ANALISIS DAMPAK ART THERAPY DAN BRAIN GYM TERHADAP PERKEMBANGAN SOSIAL ANAK

Main Article Content

Farida Mayar
Silvia Novi Yanti
Denny Rahmalia

Abstract

Abstrak


Perkembangan sosial emosi semakin dipahami sebagai sebuah krisis dalam perkembangan anak. Hal ini disebabkan karena anak terbentuk melalui sebuah perkembangan dalam proses belajar.  Dari beberapa penelitian sebelumnya, banyak peneliti dan tenaga pendidik mengembangkan kemampuan sosial anak dengan mempertimbangkan motovasi eksternal anak yaitu tentang bagaimana langsung berinterkasi dengan orang lain baik itu teman sebaya, yang lebih kecil maupun anak kecil, jarang sekali metode yang digunakan lebih memperhatikan motivasi internal anak. motivasi internal adalah bagaimana seseorang mampu menggerakkan keinginanya untuk melakukan kontak sosial. Kita jumpai di taman kanak-kanak ada beberapa anak yang memiliki kepribadian introvert maupun anak yang slow to warm up, sehingga mereka membutuhkan waktu yang lama untuk melakukan kontak atau berinteraksi dengan orang lain. Maka dari itu penelulis menelusuri berbagai metode seni yang bisa digunakan untuk meningkatkan kemampuan sosial anak yang berasal dari anak itu sendiri, yaitu dengan brain gym dan art therapy.


 

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Mayar, F., Yanti, S., & Rahmalia, D. (2019). ANALISIS DAMPAK ART THERAPY DAN BRAIN GYM TERHADAP PERKEMBANGAN SOSIAL ANAK. Jurnal Pendidikan Tambusai, 3(6), 1374-1379. https://doi.org/10.31004/jptam.v3i6.367

References

Daftar Pustaka
Agustin, Mubiar & Nurikhsan, Juntika, A. (2011).Dinamika Perkembangan AnakDan Remaja. Bandung: Refika ditama.
Ahmadi, Abu dan Munawar Sholeh. 2005. Psikologi Perkembangan. Jakarta: Rineka Cipta
Hartinah (2008).Perkembangan Peserta Didik. Bandung : Refika Aditama
Hurlock, E. B. (1996). Psikologi Perkembangan. Jakarta: Erlangga
Sugiyono. 2010. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R & D. Bandung: Alfabeta.
Suryana, D (2013). Pengetahuan dan strategi pembelajaran, Sikap, dan Motivasi Guru.Jurnal ilmu pendidikan.Vol. 19.No. 2.
Suryana, Dadan. 2013. Pendidikan Anak Usia Dini (Teori dan Praktik Pembelajaran). Padang: UNP Press.
Suyadi.2014. Teori Pembelajaran Anak Usia Dini dalam Kajian Neurosains. Bandung: Rosdakarya.
Stufflebeam, D. L., & Zhang, G. (2017). The CIPP Evaluation Model : How to Evaluate for Improvement and Accountability. New York: The Guillord Press.
Susanto, A. (2011). Perkembangan Anak Usia Dini. Jakarta: Kencana.
Suyanto, 2005. Konsep Dasar Anak Usia Dini : Jakarta : Departemen Pendidikan Nasional.
Solehudin. 1997. Konsep dasar Pendidikan Prasekolah.Bandung: Depdikbud.IKIP bandung
Saputra, Dian Exo. (2016). Metode Sosiodrama Dapat Mengembangkan Sikap SosialAnak Kkelompok B Tk Pertiwi Gunung Simo Boyolali
Upton, P. (2012). Psikologi Perkembangan. Jakarta: Erlangga.