ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH RUTIN DAN NON-RUTIN PADA MATERI ATURAN PENCACAHAN

Main Article Content

Ade Putri

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan perbedaan kemampuam pemecahan  masalah peserta didik pada soal rutin dan non-rutin pada materi aturan pencacahan di kelas XI IPA SMA Mutiara Harapan. Penelitian ini dilaksanakan pada semester genap tahun ajaran 2017-2018. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Metode pengumpulan data berupa tes tertulis mengenai soal aturan pencacahan, dan wawancara tidak terstruktur mengenai kemampuan pemecahan masalah peserta didik. Teknis analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan verifikasi (kesimpulan). Dari hasil analisis data dan wawancara menunjukkan adanya perbedaan kemampuan pemecahan masalah rutin dan non-rutin. Peserta didik dapat menyelesaikan soal rutin dengan baik, namun pada soal non-rutin proses yang digunakan masih belum sistematis. Tingkat kemampuan pemecahan masalah pada soal non-rutin lebih tinggi dibanding pada soal rutin. 90% peserta didik mampu menyelesaikan soal rutin dengan baik, namun untuk soal non-rutin 40% peserta didik masih belum menggunakan proses yang sistematis dalam pengerjaannya.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Putri, A. (2018). ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH RUTIN DAN NON-RUTIN PADA MATERI ATURAN PENCACAHAN. Jurnal Pendidikan Tambusai, 2(4), 890-896. https://doi.org/10.31004/jptam.v2i4.38

References

Adebola,S.& Sakiru, I. 2012. A Problem Solving Model as a Strategy for Improving Secondary School Students’ Achievement and Retention in Further Mathematics. ARPN Journal of Science and Technology, 2 (2) : 122-130.
Bennett, A. B., Burton, L. J., dan Nelson, L.T. 2011. Mathematics for Elementary Teachers: A Conceptual Approach. Ninth Edition. USA : McGraw-Hill Companies.
Gordon, S. 2006. Counting Techniques. Sidney : Mathematics Learning Centre University of Sydney
Hartono, Yusuf. 2014. Matematika : Strategi Pemecahan Masalah. Yogyakarta : Graha Ilmu.
Kemdikbud. 2013. Permendikbud No. 64 Tahun 2013 tentang Standar Isi Pendidikan Dasar dan Menengah. Jakarta : Kemdikbud
Le Corre, M. & Carey, S. 2008. Why the verbal counting principles are constructed out of representations of small sets of individuals: A reply to Gallistel. Cognition. 107: 650– 662.
Moleong, L. J. 2007. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Mulholland, J. 2010. Permutations: An Introduction. Kanada: Department of Mathematics of Simon Fraser University.
NCTM. 2000. Principles and Standards for School Mathematics. Amerika: NCTM. Inc
Polya, G. 1973. How to Solve It. New York: Doubleday.
Rofiqoh, Zeni. 2015. Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Kelas X dalam Pembelajaran Discovery Learning Berdasarkan Gaya Belajar Siswa. Skripsi. Semarang: Universitas Negeri Semarang.
Van De Walle, J. A. 2008. Matematika Sekolah Dasar dan Menengah. Edisi ke Enam. (Diterjemahkan oleh Dr. Suyono, M.Si.). Jakarta: Erlangga.