Hubungan Antara Permainan Tradisional Bakiak dalam Melatih Motorik Kasar pada Anak Kelompok B di PAUD Anak Soleha Palembang

Main Article Content

Ana Ana
Leny Marlina
Ali Murtopo

Abstract

Pendidikan anak usia dini adalah suatu upaya pembinaan yang ditunjukan kepada anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun yang dilakukan melalui pemberi rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut. Hal ini tentu saja tidak terlepas dari peran guru, orang tua dan lingkungan sekitar dalam membantu menstimulasi perkembangan anak baik itu memberikan pendidikan non formal maupun formal. Adapun yang menjadi permasalahan dalam penelitian ini adalah tidak seluruhnya orang tua, guru mengetahui tentang perkembangan anak sehingga dalam praktiknya masih kurang maksimal. Melihat dari permasalahan tersebut, maka penulis mengambil perumusan masalah yaitu ‘’Apakah ada hubungan antara anak melakukan permainan tradisional bakiak dalam melatih perkembangan motorik kasar anak kelompok B di PAUD Anak Soleha Palembang’’. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara permainan tradisional bakiak dalam melatih motorik kasar anak kelompok B di PAUD Anak Soleha Palembang. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan teknik analisis data Kuantitatif dengan desain korelasi product moment, tekhnik pengumpulan data dengan menggunakan angket permainan tradisional, angket motorik kasar, dan Dokumentasi serta beberapa buku dan jurnal yang berkaitan dengan penelitian ini. Jumlah sampel yang digunakan pada penelitian ini berjumlah 14 anak yang terdiri dari 6 anak laki-laki dan 8 anak perempuan. Dari hasil penelitian dapat diketahui nilai koefisien korelasi antara Permainan Tradisional Bakiak Dalam Melatih Perkembangan Motorik Kasar Anak sebesar 0,986 maka angka indeks korelasi yang telah diperoleh tidak bertanda positif. Ini bearti korelasi antara variabel X (permainan tradisional bakiak) dan variabel Y (motorik kasar) terdapat hubungan yang signifikan atau dengan kata lain terdapat hubungan positif antara kedua variabel tersebut, hal ini dibuktikan dengan perhitungan hipotesis bahwa thitung (3,473) lebih besar dari ttabel(1,782), maka Ho ditolak dan kesimpulannya adalah H1 yaitu ada hubungan yang signifikan dan positif antara permainan tradisional bakiak dengan motorik kasar.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Ana, A., Marlina, L. ., & Murtopo, A. . (2022). Hubungan Antara Permainan Tradisional Bakiak dalam Melatih Motorik Kasar pada Anak Kelompok B di PAUD Anak Soleha Palembang. Jurnal Pendidikan Tambusai, 6(2), 9714–9718. https://doi.org/10.31004/jptam.v6i2.3962
Section
Articles of Research

References

Al-Qur’an dan Terjemahan

Amir Mohammad Faizal Amir dan Sartika Septi Budi, (2017) Buku Ajar Metodologi Penelitian Dasar Bidang Pendidikan. Jawa timur:Umsida Press

Anggita Gustiana Mega Dkk, (2018) Journal Of Sport Science And Education (Jossae) Vol: 3, No: 2 October

Arikunto Suharsimi, (2006) Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: PT Rineka Cipta

Bambang Sujiono, (2007) Metode Pengembangan Fisik (Edisi Revisi). (Jakarta: Universitas Terbuka

Fadillah, Dkk, (2014) Edutainment Pendidikan Anak Usia Dini Menciptaka Pembelajaran Menarik, Kreatif, dan Menyenangkan, Cet. 1 Prenandamedia Group: Jakarta

Fe Eci, (2017) Buku Pintar Olahraga & Permainan Tradisional. Cet. 1 (Bangunan Jogjakarta: Laksana

Handayani Fitri dan Fatimah, (2019) Peningkatan Kemampuan Motorik Kasar Melalui Permainan Bakiak Di Kelompok B TK Raudhatul Ilmi Tijue Kecamatan Pidie Kabupaten Pidie”, Jurnal Buah Hati, Vol. 6, No 1 Maret

Hidayanti Maria, (2013) Jurnal Pendidikan Usia Dini. Peningkatan Kemampuan Motorik Kasar Anak Melalui Permainan Bakiak. Vol. 7, Edisi 1 April

Laely Khusnul dan Dede Yudi,(2017) Pengaruh Permainan Bakiak Terhadap Peningkatan Kecerdasan Motorik Kasar Anak Usia Dini, ISSN 2407-9189 (PG-PAUD/FKIP, Universitas Muhammadiyah Magelang

Mansyur, (2009) Pendidikan Anak Usia Dini Dalam Islam, Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Mulyani Sri, (2018) 45 Permainan Tradisional anak Indonesia. Cet. 1 Yogyakarta: Langensari Publishing

Nasution S, (2006) Metode Rresearch (Penelitian Ilmiah), Cet. 6 Jakarta: Bumi Aksara

Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 137 Tahun 2014 Tentang Standar Nasional Pendidikan Anak Usia Dini

Prasetyo dan Jannah Lina Miftahul, (2006) Metode Penelitian Kuantitatif. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada

Santrock John W, (2002) Life-Span Development: Perkembangan Masa Hidup, Jakarta: Erlangga

Siregar Shofian, (2014) statistik parametrik untuk penelitian kuantitatif. Jakarta: Bumi Aksara

Soetjiningsih Christiana Hari, Seri Psikologi Perkembangan:Perkembangan Anak Dari Pembuahan Sampai Dengan Anak-anak Akhir, Cet. 3(Prenanda Group: Depok

Suhartini, (2005) Deteksi dini keterlambatan perkembangan motorik kasar pada anak, Vol. I, No. 2, Oktober

Suharsimi, (2014) Produser penelitian. Jakarta:Rineka Cipta

Sugiyono, (2014), Statistika untuk penelitian,edisi cet. 19. Bandung:Alfabeta

Sugiyono, (2012) Metode penelitian kuantitaif. Kualitaatif dan R & D. Bandung : Alfabeta

Sukardi, (2003) Metodologi Penelitian Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara

Suryana Dadan, (2016) Pendidikan Anak Usia Dini Stimulasi dan Aspek Perkembangan Anak, Jakarta: Kencana

Rahlda Ninda, (2021) Peningkatan Kemampuan Motorik Kasar Melalui Permainan Bakiak Di Kelompok B Taman Kanak-Kanak Berembang Jaya Desa Berembang Kecamatan Sekernan Kabupaten Muaro Jambi. (Jambi. Uin Sulthan Thaha Saifuddin Jambi)

Yosinta Septi Islinia Dkk, (2016) Meningkatkan Motorik Kasar Melalui Permainan Tradisional Lompat Kodok, Jurnal Ilmiah Potensia, Vol. 1

UU Sistem No. 20 tahun 2003, Tentang Sistem Pendidikan Nasional, bab2 pasal 3

Undang-undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 Sistem Pendidikan Nasional