Peran Pancasila dalam Menumbuhkan Rasa Empati Mahasiswa

Main Article Content

Iga Ghufrani Juniarti
Dinie Anggraeni Dewi

Abstract

Pendidikan dalam Pancasila adalah usaha sadar dan terencana untuk menciptakan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensinya untuk pengetahuan, karakter, dan keahlian mata pelajaran yang relevan dengan kurikulum masing-masing. Nilai-nilai Pancasila sudah lama ada dan berkembang di dalam kehidupan masyarakat Indonesia sedari jaman sebelum kemerdekaan. Nilai-nilai Pancasila sudah menjadi kebiasaan dan perilaku yang dilakukan masyarakat di bumi pertiwi ini. Pendidikan Pancasila adalah upaya sadar dan terencana untuk mengajarkan dan menyebarkan nilai-nilai Pancasila dalam  kehidupan masyarakat Indonesia. Pendidikan Pancasila harus bisa membangun kepekaan sosial maupun tanggung jawab sosialnya. Penelitian kualitatif non-interaktif mirip dengan metode tinjauan pustaka, dalam pelaksanaannya melibatkan analisis dan pengumpulan fakta dan informasi dari berbagai dokumen dan dokumen yang berhubungan langsung dengan penelitian, membahas dan menyatukannya untuk mencapai kesimpulan yang jelas dan tegas. Menumbuhkan sikap empati merupakan kewajiban untuk membangun kesatuan bangsa. Sebagai warga negara Indonesia khususnya mahasiswa yang memiliki pandangan hidup dari Pancasila, sudah sepatutnya memiliki rasa empati yang dapat diterapkan pada kehidupan. Mahasiswa yang pemikirannya bersumber dari Pancasila tentu akan dipastikan mahasiswa tersebut memiliki rasa empati yang tumbuh pada dirinya.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Juniarti, I. G., & Dewi, D. A. . (2022). Peran Pancasila dalam Menumbuhkan Rasa Empati Mahasiswa. Jurnal Pendidikan Tambusai, 6(2), 9920–9924. https://doi.org/10.31004/jptam.v6i2.3991
Section
Articles of Research

References

A. Kartini. D. A. Dewi. (2021). Implementasi Pendidikan Pancasila dalam Menumbuhkan Rasa Nasionalisme Generasi Muda di Era Digital

D. Angraini. (2014). Hubungan Kualitas Persahabatan dan Empati Pada Pemaafan Remaja Akhir

D. N. Rachmah. (2014). Empati Pada Pelaku Bullying

E. Fithriyana. (2019). Menumbuhkan Sikap Empati Melalui Pendidikan Karakter Berbasis Kearifan Lokal Pada Sekolah Berasrama

E. D. Inahasari. (2019). Peran Pancasila Dalam Kehidupan Sosial dan Budaya

G. Y. Asih. M. M. S. Pratiwi. (2012). Perilaku Prososial Ditinjau Dari Empati dan Kematangan Emosi

R. Ivan. (2015). Integrasi Nilai-Nilai Kecerdasan Emosional Dalam Kurikulum Pendidikan Agama Islam Di Sma: Perspektif Daniel Goleman?, HUNAFA: Jurnal Studia Islamika

I. Setyawan. (2011). Peran Keterampilan Belajar Kontekstual dan Kemampuan Empati Terhadap Adversty Intelligence pada Mahasiswa

M. S. Arumi. (2017). Empati Mahasiswa Psikologi

M. A. Adriansyah. T. A. Rama. A. Anggara. (2016). Pengaruh Pelatihan Meditasi dan Self Hypnosis Untuk Meningkatkan Empati

Nurwardani, P, Saksama, H.Y., Kuswanjono, A, Munir, M, Mustansyir, R, Nurdin, E.S., Mulyono, E., Prawatyani, S.J., Anwar,A.A., Evawany, Priyautama, F., Festanto,

A. (2016). Pendidikan Pancasila: Untuk Perguruan Tinggi. Jakarta: Kemristekdikti Ditjen Belmawa.

N. Fauziah. (2014). Empati, persahabatan, dan kecerdasan adversitas pada mahasiswa yang sedang skripsi

N. Gustini. (2017). Empati kultural pada mahasiswa

T. Sutanti. (2015). Efektivitas Teknik Modeling Untuk Meningkatkan Empati Mahasiswa Prodi BK Universitas Ahmad Dahlan

G. J. Iga. (2021). Implementasi Nilai-Nilai yang Terdapat pada Sila Kedua Pancasila Terhadap Kehidupan Bangsa

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >>