Pengalaman Komunikasi Korban Trauma KDRT (Studi Fenomenologi Java Institute Hypnotherapy Bandung)

Main Article Content

Holy Handayani Syarief
Ernita Arif
Sarmiati Sarmiati

Abstract

Kekerasan Dalam Rumah Tangga merupakan fenomena sosial yang selalu mengalami peningkatan setiap tahunnya. Ibarat sebuah gunung es yang permukaannya terlihat sedikit, tetapi apabila ditelusuri lebih dalam, maka terlihat bahwa tindak kekerasan banyak terjadi tidak hanya secara fisik, psikis, seksual tetapi juga ekonomi. Dan semua bentuk kekerasan terhadap perempuan dapat meninggalkan trauma bagi korban, dan berpengaruh terhadap kualitas hidup korban di masa depan. Oleh karena itu, penelitian ini melihat  bagaimana pengalaman komunikasi korban trauma KDRT sebelum, saat hypno dan setelah dilakukan hypnotherapy. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis pengalaman komunikasi dari korban trauma KDRT. Subyek penelitian diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling. Dalam pengumpulan data, peneliti menggunakan teknik observasi dan wawancara mendalam. Berdasarkan hasil penelitian, menunjukkan bahwa pengalaman komunikasi korban trauma KDRT sebelum dilakukan hypnotherapy yaitu adanya perasaan sakit hati, tidak dihargai, direndahkan, dan merasa sering di bohongi oleh pasangan. Sementara perubahan dari pengalaman korban KDRT pasca hypnotherapy  yang dirasakan oleh korban adalah timbulnya perasaan nyaman, lebih ringan, lebih rileks dan merasa lebih bahagia, sehingga muncul perubahan dalam sikap dan emosi menjadi lebih positif dibandingkan sebelum dilakukan hypnotherapy.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Handayani Syarief, H., Arif, E., & Sarmiati, S. (2022). Pengalaman Komunikasi Korban Trauma KDRT (Studi Fenomenologi Java Institute Hypnotherapy Bandung). Jurnal Pendidikan Tambusai, 6(2), 11186–11192. https://doi.org/10.31004/jptam.v6i2.4216
Section
Articles of Research

References

Afrizal, M. A. (2014). Metode Penelitian Kualitatif .Bandung :PT.Raja Grafindo Persada.

Aldily.Ridho.(2017). The Power Of Social And Emotional Intelligence (Menggali Kekuatan Pada Kecerdasan Sosial dan Kecerdasan Emosional Yang Membantu Kamu Menggapai Impian).Yogyakarta .Anak Hebat Indonesia

Bungin,Burhan. Sosiologi. (2008). Sosiologi Komunikasi (Teori, Paradigma Dan Diskursus Teknologi Komunikasi di Masyarakat). Jakarta: Kencana Prenada Media Group

Farid.Muhammad&Adib. (2020). Fenomenologi Dalam Penelitian Ilmu Sosial.Jakarta: Kencana Prenada Media Group

Fourianalistyawati, E. (2017). Efektifitas Hipnoterapi Klinis Untuk Mengatasi Depresi Pada Pecandu Narkoba di UPT.P dan BNN. Hasil dari penelitian tersebut menunjukkan bahwa hypnotherapy klinis efektif untuk menurunkan depresi pada pecandu atau residen di UPT&R BNN.

Hatta,Kusmawati. (2016). Trauma dan Pemulihannya (Sebuah Kajian Berdasarkan Kasus Pasca Konflik dan Tsunami).Banda Aceh :Dakwah Ar- Raniry Press

Ibrahim, I. (2018). Kesehatan Ala Hipnoterapi Islam. Jurnal Ilmiah Syi’ar, 18(2), 103. https://doi.org/10.29300/s

Kamaetoe, H. A. (2016). Jurnal pengalaman dan komunikasi konsep diri indigo. Ilmu Komunikasi Dan Fakultas Fisip, 3(2), 1–13.

Kuswara.Engkus.(2009). Metodologi Penelitian Komunikasi Fenomenologi. Bandung.Widya Padjadjaran.

Muhajarah, K. (2016). Kekerasan Terhadap Perempuan dalam Rumah Tangga. Sawwa, 11(2), 127–146.

Rahmi,Siti.Komunikasi Interpersonal Dan Hubungannya Dalam Konseling.Aceh.Syiah Kuala University Press.

Sudaryono. (2019). Motode Penelitian (Kuantitatif, Kualitatif Dan Mix Method). Depok : Raja Grafindo Persada

Westland,Gill. (2015). Verbal and Non-Verbal Communication in Psychotherapy.W. W. Norton.

Yudistira,Yuan.2019.Kekuatan pikiran Bawah Sadar. Jakarta : PT.Elex Media Komputindo

Most read articles by the same author(s)

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.