Upaya Meningkatkan Kemampuan Adversity Quotient Siswa Melalui Bimbingan Kelompok dengan Teknik Problem Solving

Main Article Content

Okta Nila Yanda
Sri , Hartini
Agungbudiprabowo Agungbudiprabowo
Rini Siswanti

Abstract

Adanya fenomena rendahnya tingkat Adversity Quotient (AQ) di sekolah yang dilihat dari gejala siswa tidak mengerjakan pekerjaan rumah karena merasa tidak perlu menyelesaikan tugas, siswa meninggalkan kelas saat proses belajar mengajar dan hanya mengisi daftar hadir saja secara online, siswa tidak memperhatikan guru saat pembelajaran bahkan kehadiran siswa pun hanya 50% di dalam kelas online. AQ dapat ditingkatkan melalui layanan bimbingan kelompok dengan teknik Problem Solving diharapkan Adversity Quotient (AQ). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran Adversity Quotient (AQ) siswa sebelum dan sesudah mendapatkan layanan bimbingan kelompok dengan teknik Problem Solving, dan untuk mengetahui apakah Adversity Quotient (AQ) dapat ditingkatkan melalui layanan bimbingan kelompok dengan teknik Problem Solving. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Bimbingan dan Konseling dengan melaksanakan dua siklus. Subyek penelitian ini yaitu 6 siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Sentolo yang terdiri atas 4 siswa Adversity Quotient (AQ) rendah dan 2 siswa yang memiliki Adversity Quotient (AQ) sedang, agar terjadi dinamika kelompok. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, skala Adversity Quotient (AQ) dan observasi. Sedangkan teknik analisis datanya menggunakan analisis deskriptif persentase dan kualitatif.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa Adversity Quotient (AQ) siswa sebelum memperoleh perlakuan berupa bimbingan kelompok dengan teknik Problem Solving, sebesar 66% kategori rendah. Setelah diberi layanan bimbingan kelompok dengan teknik Problem Solving pada sikus I, Adversity Quotient (AQ) siswa meningkat menjadi kategori sedang sebesar 50%. Sedangkan pada siklus II Adversity Quotient (AQ) siswa terus meningkat menjadi kategori tinggi dengan perolehan sebesar 66%. Hal ini menunjukkan layanan bimbingan kelompok dengan teknik Problem Solving dapat meningkatkan Adversity Quotient (AQ) pada siswa kelas VIII di SMP Negeri 3 Sentolo. Sehingga terjadi peningkatan Adversity Quotient (AQ) yang signifikan setelah diadakan layanan bimbingan kelompok dengan teknik Problem Solving

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Yanda, O. N. ., Hartini, S. , ., Agungbudiprabowo, A., & Siswanti, R. . (2022). Upaya Meningkatkan Kemampuan Adversity Quotient Siswa Melalui Bimbingan Kelompok dengan Teknik Problem Solving . Jurnal Pendidikan Tambusai, 6(2), 11885–11895. https://doi.org/10.31004/jptam.v6i2.4334
Section
Articles of Research

References

Hartosujono, Hartosujono. 2015. “PERILAKU ADVERSITY QUOTIENT MAHASISWA DITINJAU DARI LOCUS OF CONTROL.” SOSIOHUMANIORA: Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Dan Humaniora 1(1). doi: 10.30738/sosio.v1i1.519.

Nurhayati, Nurhayati, dan Noram Fajrianti. 2013. “Pengaruh Adversity Quotient (Aq) dan Motivasi Berprestasi terhadap Prestasi Belajar Matematika.” Formatif 3(1):234891. doi: 10.30998/formatif.v3i1.110.

REED, JAMES. 2013. “PUT YOUR MINDSET TO WORK ?: Mendapatkan dan mepertahankan pekerjaan impian dengan menetapkan pola pikir yang tepat.”

Setiawan, Adib Rifqi. 2020. “Lembar Kegiatan Literasi Saintifik untuk Pembelajaran Jarak Jauh Topik Penyakit Coronavirus 2019 (COVID-19).” EDUKATIF?: JURNAL ILMU PENDIDIKAN 2(1):28–37. doi: 10.31004/edukatif.v2i1.80.

Stoltz, Paul Gordon. 2000. Mengubah Hambatan Mjd Peluang. Grasindo.

Sugiarti, Rini, Annisa Nurlaili, dan Umi Farida Febriani. 2020. “Pengaruh Adversity Quotient terhadap Motivasi Berprestasi pada Siswa Cerdas Istimewa.” PHILANTHROPY: Journal of Psychology 4(1):82–92. doi: 10.26623/philanthropy.v4i1.2141.

Sugiyono. 2019. Metodologi Penelitian Pendidikan: Kuantitatif, Kualitatif, R&D. Bandung: Alfabeta

Umamah, Chairatul, Maisyatul Azkiyah, Herman Jufri Andi, dan Suprianto Suprianto. 2021. “Pengaruh Model Pembelajaran Problem Solving Laboratory Terhadap Hasil Belajar Fisika SMA Pada Materi Penerapan Persamaan Gerak Harmonis Sederhana.” Jurnal Pendidikan Fisika Dan Teknologi 7(2):202–9. doi: 10.29303/jpft.v7i2.3165.

Most read articles by the same author(s)