Analisis Deteksi Laba Overstated Pada Laporan Keuangan PT Adaro Energy Tbk Periode 2015 – 2020

Main Article Content

Afriani Suriati
Fitri Ananda Viarna
Marzuliandra Kurniawan

Abstract

Tujuan penelitian ini mendeteksi kemungkinan laba overstated pada laporan keuangan PT. Adaro Energy Tbk. Laporan keuangan merupakan laporan yang dihasilkan pihak manajemen atas tanggung jawab seluruh penggunaan sumber daya. Data laporan keuangan dikaji dan diteliti untuk mencari kemungkinan laba overstated menggunakan indikator yang dikemukakan Tan & Robinson (2014). Hasil menunjukkan bahwa (1) Indikasi pengakuan pendapatan yang agresif pada PT. Adaro tidak ditemukan dan arus kas operasi perusahaan bernilai secara wajar. (2) Pada penangguhan beban pada PT. Adaro,  perbandingan periode amortisasi dengan perusahaan sejenis tidak lebih lama dan relatif sama, dan tidak terdapat biaya tangguhan selain pajak tangguhan pada posisi keuangan sebagai aset. (3) Untuk klasifikasi non-operasi pendapatan, deskripsi operasi PT. Adaro sesuai dengan hal yang semestinya, tidak terdapat item berulang yang termasuk dalam pendapatan. (4) Dan untuk klasifikasi biaya operasional pada PT. Adaro tidak terdapat biaya maupun margin yang luar biasa, semua tersaji secara wajar.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Suriati, A. ., Viarna, F. A. ., & Kurniawan, M. . (2022). Analisis Deteksi Laba Overstated Pada Laporan Keuangan PT Adaro Energy Tbk Periode 2015 – 2020. Jurnal Pendidikan Tambusai, 6(2), 12137–12143. https://doi.org/10.31004/jptam.v6i2.4381
Section
Articles of Research

References

Annual Report PT Adaro Energy Tbk 2015-2020

Anthony, R. N., & Govindarajan, V. (2009). Management Control System, Sistem pengendalian manajemen, Buku 2.

Arens, A. A. Elder, & Beasley. (2008). Auditing dan Jasa Assurance Pendekatan Terintegrasi Jilid 1. Edisi 12. Jakarta. Erlangga.

Azmi, Z., Nasution, A. A., Wardayani, I. M., Supriyanto, S. R., & Hidayat, R. (2019, November). Grounded Theory in Accounting Research. In ICASI 2019: Proceedings of The 2nd International Conference On Advance And Scientific Innovation, ICASI 2019, 18 July, Banda Aceh, Indonesia (p. 449).

Azmi, Z., Nisa, O. H., & Suci, R. G. (2021). Faktor yang mempengaruhi kecenderungan kecurangan akuntansi pada Rumah Sakit Kota Pekanbaru. Bilancia: Jurnal Ilmiah Akuntansi, 5(1), 1-14.

Herawaty, V. (2008). Peran praktek corporate governance sebagai moderating variable dari pengaruh earnings management terhadap nilai perusahaan. Jurnal akuntansi dan keuangan, 10(2), 97-108.

Indonesia, I. A. (2015). Dewan Standar Akuntansi Keuangan.

Jensen, M. C., & Meckling, W. H. (1976). Theory of the firm: Managerial behavior, agency costs and ownership structure. Journal of financial economics, 3(4), 305-360.

Larasati, A., Azmi, Z., & Agustiawan, A. (2022). Apakah Corporate Governance Berperan Menekan Manajemen Laba?. Jurnal Akuntansi STIE Muhammadiyah Palopo, 8(1), 59-76.

Ramadani, A., Aulia, F. W., & Putri, N. H. (2021). Analisis Deteksi Laba Overstated Untuk Menganalisis Laporan Keuangan Pt. Unilever Indonesia Tbk Periode 2016–2019. Jurnal Menara Ekonomi: Penelitian dan Kajian Ilmiah Bidang Ekonomi, 7(2).

Santana dan Wirakusuma. 2016. Pengaruh Perencanaan Pajak, Kepemilikan Manajerial, dan Ukuran Perusahaan terhadap Praktik Manajemen Laba. E-Jurnal Akuntansi Universitas Udayana. Vol 14. No. 3. Hal. 1555-1583.

Sayyid, A. (2013). Fraud dan Akuntansi Forensik (Upaya Minimalisasi Kecurangan dan Rekayasa Keuangan). At-Taradhi: Jurnal Studi Ekonomi, 4(1).

Schipper, K. (1989). Earnings management. Accounting horizons, 3(4), 91.

Tan, C., & Robinson, T. R. (2014). Asian Financial Statement Analysis: Detecting Financial Irregularities. John Wiley & Sons.

Wiryadi, A., & Sabrina, N. (2013). Pengaruh asimetri informasi, kualitas audit, dan struktur kepemilikan terhadap manajemen laba. Wahana Riset Akuntansi, 1(2), 155-180.