Hubungan Labelling terhadap Konsep Diri Siswa di SMK Negeri 1 Ampek Angkek

Main Article Content

Fifi Hariandika

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya siswa yang mendapatkan label yang diberikan oleh guru atau teman-teman di sekolah. Label adalah identitas yang diberikan lingkungan berdasarkan ciri atau prilaku yang ditampilkan dalam hubungan sosilnya. Siswa atau siswi yang melakukan penyimpangan awal (primer) atau prilaku yang pantas untuk dilabeli seperti bodoh, pemalas, rajin, pintar, cantik, atau jelek di sekolah yang secara tidak langsung menjelaskan identitas diri seseorang, sehingga berhubungan dengan konsep diri siswa tersebut sehingga siswa yang mendapatkan label ini secara tidak langsung mendorong pada kesesuaian dengan label ataupun mengalihkan dirinya sesuai label yang diterimanya. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif korelasional yang bertujuan untuk mengetahui hubungan antar satu variabel dengan variabel lainnya. Populasi dalam penelitian ini yaitu siswa kelas X di SMK Negeri 1 Ampek Angek yang mendapatkan label yang berhubungan dengan konsep diri siswa tersebut. Teknik sampling yang digunakan adalah proportional random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 45 orang. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan kuesioner dengan skala likert. Metode analisis data yang digunakan adalah korelasi product moment yang mensyaratkan hipotesis diterima apabila r hitung lebih besar dari r tabel dengan bantuan (SPSS) versi 22.0. Hasil penelitian yang telah dilakukan diketahui bahwa hasil signifikansi correlation diperoleh sebesar 0,00 yang berati lebih kecil dari alpha (0,05). Maka dapat dikatakan bahwa Ha diterima, hal ini juga dibuktikan dengan rhitung yaitu 0,694 besar dari rtabel yaitu 0,301 pada taraf signifikansi 0.05. Maka dapat dikatakan Ha diterima artinya ada hubungan labelling terhadap konsep diri siswa di SMK Negeri 1 Ampek Angkek.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Hariandika, F. . (2022). Hubungan Labelling terhadap Konsep Diri Siswa di SMK Negeri 1 Ampek Angkek. Jurnal Pendidikan Tambusai, 6(3), 13501–13512. https://doi.org/10.31004/jptam.v6i3.4466
Section
Articles of Research

References

C, Timotius Febry & Teofilus. 2020. SPSS Aplikasi Pada Penelitian Manajemen Bisnis. Bandung: CV Media Sains Indonesia

Djaali. 2020. Metodologi Penelitian Kuantitatif. Jakarta: Bumi Aksara

Duli, Nikolaus. 2012. Metode Penelitian Kuantitatif: Beberapa Konsep Dasar untuk Penulisan Skripsi & Analisis Data Dengan SPSS. Yogyakarta: Cv Budi Utama

Ghufron, Nur & Rini Risnawati. 2010. Teori-Teori Psikologis. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media

Hamdi, Asep Saepul. 2012. Metode Penelitian Kuantitatif Aplikasi Dalam Pendidikan. Yogyakarta: Deepublish

Herlina. 2007. Labeling Dan Perkembangan Anak. Bandung: FOTA-Salman

Maba, Aprezo Pardodi. 2017. Bahaya label Negatif Terhadap Pembentukan Konsep Diri Anak Dengan Gangguan Belajar. Jurnal Nidhomul Haq. Vol. 2 No. 3

Meilanda , Angga Yuda. 2020 Bahaya Labelling Negatif Terhadap Pembentukan Konsep Diri Pada Anak Tunalaras Dengan Tipe Gangguan Prilaku (Conduct Disorder) Dalam Perspektif Konseling Lintas Budaya. Jurnal Bmbingan Dan Konseling Borneo. 2(1)

Mohd, Ainon. 2006. Kepercayaan Dari Dalam, Pahang: PTS Professional

Munadi, Imam. 2010. New Born Super Muslim. Jakarta: PT Elex Media Kompetindo

Rakhmat, Jalaludin. 2015. Psikologi Komunikasi. Cetakan Ketiga Puluh. Bandung: PT Remaja Rosdakarya

Syawaluddin. 2017. Konsep Diri Anak Ditinjau Dari Jenis Kelamin Di Panti Asuhan Kota Padang. Jurnal Of Gender Studies: Jurusan Bimbingan Dan Konseling Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan IAIN Bukittinggi. Vol. 1 No. 1

Tridonanto, Al. 2015. Jangan Katakan Bodoh (Buku Panduan Bagi Orang Tua Dan Guru). Jakarta: Elex Media Komputindo

Widyastuti, Yeni. 2014 Psikologi Sosial. Jakarta: Graha Ilmu

Yusuf, Musri. 2016. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif & Penelitian Gabungan. Jakarta, Kencana

Zulkarnain, Iskandar. dkk.2020. Membentuk Konsep Diri Melalui Budaya Tutur: Tinjauan Psikologi Komunikasi. Medan: Puspantara Publishing