Model Pengembangan Bahan Ajar Tasawuf Berbasis Internalisasi Nilai-Nilai Karakter di Pondok Pesantren MTI Pasia

Main Article Content

Hafiz Azhari
Darul Ilmi

Abstract

Latar belakang dari penelitian ini adalah melihat tantangan yang dihadapi oleh pesantren saat ini baik eksternal maupun internal. Salah satu tantangan internal tersebut adalah perancangan dan penyusunan materi terhadap kebutuhan peseta didik. Materi yang tersusun belum menyentuh pada tingkatan internalisasi dan tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari, hal ini terbukti dengan susunan materi tersebut baru menyentuh pada tingkatan tahap pengenalan nilai-nilai dan norma. Berdasarkan hal tersebut peneliti memfokuskan penelitian pada kajian tentang pengembangan bahan ajar tasawuf yang dikembangkan dengan menginternalisasikan nilai-nilai karakter ke dalam materi tasawuf tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat validitas, praktikalitas dan efektifitas bahan ajar tasawuf yang telah dikembangkan melalui internalisasi nilai-nilai karakter yang terdapat pada bahan ajar yang di gunakan di pondok pesantren Madrasah Tarbiyah Islamiyah Pasia. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian reseach and development (R&D) dengan model 4-D yang terdiri dari 4 tahapan yaitu (1) pendefenisian (define), (2) perancangan (design), (3) pengembangan (develop) dan (4) uji coba (disseminate). Produk yang dihasilkan dalam penelitian ini adalah berupa bahan ajar tasawuf yang diinternalisasikan dengan nilai-nilai karakter. Produk yang dihasilkan dilakukan uji validasi, uji prkatikalitas dan uji efektifitas secara terstruktur dan bertahap. Bahan ajar tasawuf yang telah dikembangkan mempunyai validasi dengan nilai yang diperoleh dari rata-rata keseluruhan adalah 94,78% dan dinyatakan valid. Sedangkan uji praktikalitas dengan nilai yang diperoleh dari rata-rata keseluruhan adalah 88,55% dan dinyatakan sangat praktis. Adapun hasil uji efektifitas dair bahan ajar tassawuf yang telah dikembangkan dengan kategori sangat efektif dengan nilai regresi sebesar 13,10% dan memiliki pengaruh 88,20% terhadap peningkatan hasil belajar.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Azhari, H. ., & Ilmi, D. . (2022). Model Pengembangan Bahan Ajar Tasawuf Berbasis Internalisasi Nilai-Nilai Karakter di Pondok Pesantren MTI Pasia. Jurnal Pendidikan Tambusai, 6(3), 13513–13524. https://doi.org/10.31004/jptam.v6i3.4467
Section
Articles of Research

References

Alwi, Barjani. 2013. Lentera Pendidikan: Vol 6, No. 2, Desember 2013. Pondok Pesantren: Ciri Khas, Perkembangan, dan Sistem Pendidikannya

Chaplin, James P. 1993. Kamus Lengkap Psikologi. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada

Depdikbud. 1989. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka, 1989

Depdiknas. 2006 Pedoman Memilih dan Menyusun Bahan Ajar. Jakarta: t.p,

Dhofier, Zamakhsyari. 2011. Tradisi Pesantren: Studi Pandangan Hidup Kiai dan Visinya Mengenai Masa Depan Indonesia. Jakarta: LP3ES

Fattah, Munawir Abdul (penerjemah). 2004. Ahkamul Fuqaha, Solusi Problematika Aktual Hukum Islam, Keputusan Muktamar, Munas, dan Konbes Nahdlatul Ulama (1926-1999 M). Surabaya: LTN NU Jawa Timur dan Diantama

Ghufron. 2011. Pendekatan Penelitian dan Pengembangan (R&D). Bandung: Fakultas Ilmu Pendidikan UNY

Judiani, Sri. Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan,vol. 16 Edisi Khusus III, Oktober 2010. Implementasi Pendidikan Karakter Di Sekolah Dasar Melalui Penguatan Pelaksaan Kurikulum, dalam Jakarta: Balitbang Kemendiknas

Kemendiknas. 2010. Pembinaan Pendidikan Karakter di Sekolah Menengah Kejuruan. Jakarta

Kesuma, Dharma, Cepi Triatna, dan Johar Permana. 2011. Pendidikan Karakter Kajian Teori dan Praktek di Sekolah. Bandung: PT Remaja Rosdakarya

Koesoema, Doni. 2010. Pendidikan Karakter Strategi Mendidik Anak Di Zaman Global. Jakarta: Grasindo

Kurniawati, Fitri Erning. Jurnal Penelitian, Vol.9, No. 2, Agustus 2015 Pengembangan Bahan Ajar Aqidah Akhlak di Madrasah Ibtidaiyah.

Maarif, Syamsul. 2008. Pesantren Vs Kapitalisme Sekolah. Semarang: Need’s Press Rama, Bahaking. 2003. Jejak Pembaharuan: Pendidikan Pesantren: Kajian Pesantren As’adiyah Sengkang Sulawesi Selatan. Jakarta: Parodatama

Majid, Abdul dan Dian Andayani. 2011. Pendidikan Karakter Perspektif Islam, Bandung: PT Remaja Rosdakarya

Majid, Abdul dan Dian Andayani. 2011. Pendidikan Karakter Perspektif Islam, Bandung: PT Remaja Rosdakarya

Muhaimin. 1996. Srategi Belajar Mengajar. Surabaya: Citra Media

Mulyasa, E. 2011. Manajemen Pendidikan Karakter. Jakarta: PT Bumi Aksara

Putra, Nusa. 2012. Research and Development, Penelitian dan Pengembangan: Suatu Pengantar. Jakarta: PT. Raja Grasindo

Qomar, Mujamil. 2008. Pesantren: dari Transformasi Metodologi menuju Demokratisasi Institusi. Jakarta: Erlangga

Raharjo. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan. Vol. 16 No. 3 Mei 2010Pendidikan Karakter sebagai Upaya Menciptakan Akhlak Mulia, (Jakarta: Balitbang Kemendiknas

Sadiman, Arif dkk, 1993. Media Pendidikan, Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada

Samani, Muchlas dan Hariyanto. 2011. Konsep dan Model Pendidikan Karakter, Bandung: PT Remaja Rosda Karya

Sjarkawi. 2006. Pembentukan Kepribadian Anak Peran Moral, Intelektual, Emosional, dan Sosial sebagai Wujud Integritas Membangun Jati Diri, Jakarta: PT Bumi Aksara

Sugiono. 2010. Cet.10. Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R & D. Bandung: Alfabeta

Wahyuni, Sri dan Abd. Syukur Ibrahim. 2012. Perencanaan Pembelajaran Bahasa Berkarakter. Bandung: Refika Aditama

Zubaedi. 2011. Desain Pendidikan Karakter Konsepsi dan Aplikasinya dalam Lembaga Pendidikan. Jakarta: Kencana

Bahan Pelatihan Penguatan Metodologi Pembelajaran Berdasarkan Nilai-nilai Budaya untuk Membentuk Daya Saing dan Karakter Bangsa, oleh Pusat Kurikulum Departemen Pendidikan Nasional, 2010, diakses 30 Maret 2015