Berbicara Manja Sebagai Wujud Gangguan Berbahasa Psikogenik Terhadap Remaja “Putri”

Main Article Content

Desvita Natalia
Hendra Setiawan

Abstract

Perilaku berbicara manja merupakan salah satu wujud dari gangguan psikogenik. Gangguan Psikogenik adalah satu penyakit fungsional yang tidak diketahui basis organiknya, karena itu kondisi seperti ini bukan berasal dari organ tetapi penyebab dari kondisi ini ialah mental seseorang Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskripstif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah melalui teknik observasi dan wawancara, lalu mengamati tuturan dan menyimak penggunaan bahasa untuk memperoleh data melalui rekaman suara. Hasil penelitian membahas tentang perilaku berbicara menjadi sebagai wujud gangguan psikogenik pada seorang remaja wanita. Kesimpulan dari penelitian ini ialah perilaku berbahasa manja cenderung mengubah bentuk atau tatanan kata dari yang sebenarnya.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Natalia, D. ., & Setiawan, H. . (2022). Berbicara Manja Sebagai Wujud Gangguan Berbahasa Psikogenik Terhadap Remaja “Putri”. Jurnal Pendidikan Tambusai, 6(3), 13605–13608. https://doi.org/10.31004/jptam.v6i3.4481
Section
Articles of Research

References

Yunita, Galuh. 2019. Perilaku Berbicara Manja sebagai Wujud Gangguan Psikogenik.

Jurnal Vol. 3 No.2, diakses pada 12 Mei 2022.

Riskiani, Alvina. 2021. Metode Terapi Wicara untuk Gangguan Berbicara pada Anak dan Dewasa. Jurnal Metamorfosis Vol. 14 No.2, diakses pada 12 Mei 2022.

Indah, Rohmani Nur. 2017. Gangguan Berbahasa. Malang: UIN-MALIKI Press.

Rahmat, Pupu Saeful. Penelitian Kualitatif.

Equilibrium, Vol. 5, No. 9, diakses pada 12 Mei 2022.

Wildan, M. dan Dian Effendi. Gangguan Berbicara Psikogenik Pada Penderita Latah.

Jurnal Sasindo Vol. 7 No. 2, diakses pada 12 Mei 2022.

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 > >>