Penggunaan Konjungsi Subordinatif dalam Novel Dia Adalah Kakakku Karya Tere Liye

Main Article Content

Shinta Shinta
Auzar Auzar
Charlina Charlina

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan dan makna konjungsi subordinatif pada novel Dia Adalah Kakakku karya Tere Liye. Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini adalah data murni yang terdapat dalam novel Dia Adalah Kakakku karya Tere Liye. Data-data tersebut dikumpulkan dengan menggunakan teknik dokumentasi dengan teknik baca dan teknik catat. Hasil penelitian dalam penggunaan konjungsi subordinatif pada novel Dia Adalah Kakakku karya Tere Liye banyak digunakan pada awal kalimat dan tengah kalimat, sedangkan di akhir kalimat tidak ada yang menggunakan konjungsi subordinatif. Berdasarkan teori Charlina, makna konjungsi subordinatif ada sepuluh. Makna konjungsi subordinatif yang terdapat dalam novel Dia Adalah Kakakku karya Tere Liye yang ditemukan hanya sembilan makna, satu makna tidak ditemukan.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Shinta, S., Auzar, A., & Charlina, C. (2022). Penggunaan Konjungsi Subordinatif dalam Novel Dia Adalah Kakakku Karya Tere Liye. Jurnal Pendidikan Tambusai, 6(3), 13609–13615. https://doi.org/10.31004/jptam.v6i3.4482
Section
Articles of Research

References

Alwi, H., Soenjono, D ., Hnas, L ., Anton, M., & Moelino. (2003). Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia (Edisi Ketiga). Jakarta: Pusat Bahasa dan Balai Pustaka.

Chaer, A. (2009). Pengantar Semantik Bahasa Indonesia. Jakarta: Rineka Cipta.

Charlina. (2017). Analisis Wacana Bahasa Indonesia. Pekanbaru: Cendikia Insani.

Hidayanti, S., & Markhamah, M. (2019). Analisis Penggunaan Konjungsi Subordinatif pada Karangan Hasil Observasi Siswa Kelas X SMK Negeri 9 Surakarta (Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Surakarta).

Kridalaksana, H. (2007). Kelas Kata dalam Bahasa Indonesia (Edisi Kedua). Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Lubis, A., & Hamid, H . (2010). Analisis Wacana Pragmatik. Bandung: Angkasa.

Mafrukhi, W., Prasetyo, U., Rumiyanto, & Imam, T. (2008). TOPSSiap Ujian Nasional (UN) Bahasa Indonesia SMA. Jakarta: Erlangga.

Mutiadi, A. D., & Syamsudin, D. (2014). Analisis Konjungsi Koordinatif Dan Konjungsi Subordinatif Pada Novel Gurita David Karya Willy W. Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. 4(1).

Rahardi, K. (2009). Bahasa Indonesia Untuk Perguruan Tinggi. Jakarta: Erlangga.

Satori, D., & Aan, K. (2012). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.

Setiowati, Y., & Nasucha, Y. (2013). Konjungsi Subordinatif Dalam Tajuk Rencana Pada Surat Kabar SOLOPOS Edisi Desember 2012 (Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Surakarta).

Sinaga, M., Muhammad, N. M., Charlina., Anah, M., & IlhaM, H. (2015). Ketepatan Penggunaan Konjungsi Subordinatif Dalam Media Cetak. Jurnal Bahas. 10(2), 176-184.

Sudaryat, Y. (2009). Makna dan Wacana (Prinsip-Prinsip Semantik dan Pragmatik). Bandung: Yrama Widya.

Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta CV.

Yuefni, Y. (2021). Penggunaan Konjungsi Subordinatif Pada Tugas Teks Negosiasi Siswa Kelas X SMK Cersa Pasaman (Doctoral dissertation, STKIP PGRI Sumatera Barat).

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >> 

Similar Articles

1 2 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.