Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas metode pembelajaran dengan pendekatan kontekstual (CTL) untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar pada Materi Reaksi Redoks di kelas XII TKJ di SMKN 1 Bungaraya. Pada Pra Siklus, guru masih menggunakan metode pembelajaran konvensonal rata-rata nilai tes adalah 63,61 dan hasil ketuntasan belajar siswa masih 51,61% dari 31 siswa yang mengikuti tes hanya 16 siswa yang tuntas. Aktivitas siswa pada Pra Siklus masih 40,65% dengan kategori kurang aktif. Pada Siklus I, guru sudah melaksanakan pembelajaran Pendekatan Kontekstual (CTL) yang didapatkan hasil belajar siswa mendapatkan nilai rata-rata 68,39% dan ketuntasan belajar siswa masih 67,74% dari 31 siswa yang mengikuti tes ada 21 siswa yang tuntas belajar. Adapun aktivitas siswa pada Siklus I sudah meningkat dari Pra Siklus yaitu 56,69 atau kategori cukup aktif. Walaupun aktivitas dan hasil belajar siswa dari Pra Siklus ke Siklus I mulai ada peningkatan, tapi belum mencapai indikator yang diharapkan. Oleh karena itu tindakan dilanjutkan ke Siklus II, di mana hasil belajar siswa rata-rata 75,10 dan ketuntasan belajar klasikal mencapai 87,10%. Begitu juga aktivitas siswa pada Siklus II juga meningkat yaitu 71,53% atau berkategori aktif. Dengan demikian pembelajaran yang berlangsung pada Siklus II ini sudah dianggap berhasil karena sudah mencapai indikator. Hasil penelitian membuktikan bahwa penggunaan metode pembelajaran dengan Pendekatan Kontekstual (CTL) dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa pada Materi Reaksi Redoks.